Minggu, 10 Desember 2017

Penyakit Difteri Mewabah, Apa Sebenarnya Penyakit Difteri

Koloni Corynebacterium diphtheriae (Wikimedia)

Kesehatan-kabarjateng.com-Menurut data Kemenkes, ada 20 provinsi di Indonesia yang melaporkan kasus difteri. Apa sebenarnya faktor penyebab penyakit yang sedang mewabah ini?

Difteri adalah infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium. Gejala yang muncul bila kita terkena difteri adalah sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan pada amandel dan tenggorokan. Dalam kasus yang sudah lanjut, infeksi dapat menyebar ke organ tubuh lain seperti jantung dan sistem saraf. Infeksi kulit juga ditemukan pada beberapa pasien. Racun yang dihasilkan oleh Corynebacterium dapat berbahaya bila tersebar ke bagian tubuh yang lain. [Seperti dikutip dari klicsehat.com]
Kasus difteri banyak ditemui di negara-negara berkembang seperti Indonesia, di mana kesadaran akan pentingnya vaksinasi masih rendah. Difteri dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko.

Tanda dan gejala

Walaupun gejala yang paling mudah terlihat adalah pada mulut dan tenggorokan, namun difteri juga dapat dikenali dari beberapa tanda berikut:
·                     tenggorokan seperti dilapisi selaput tebal keabu-abuan
·                     radang tenggorokan dan suara menjadi serak
·                     pembengkakan pada kelenjar leher
·                     masalah pernapasan dan kesulitan menelan
·                     hidung berlendir
·                     demam dan menggigil
·                     batuk
·                     perasaan tidak nyaman
·                     gangguan penglihatan
·                     bicara yang melantur
·                     kulit pucat, berkeringat dan jantung berdebar.



Sumber referensi=http://www.klicsehat.com/2017/12/penting-mengenal-lebih-jauh-tentang.html?spref=fb

0 komentar:

Posting Komentar