Kamis, 28 Desember 2017

Aliansi Aktivis Brebes Bersatu Peduli Kesehatan Brebes Kembali Turun Kejalan Tuntut Tuntas Kematian Icha


Brebes-kabarjateng.com-Sejumlah masa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Kesehatan Brebes kembali turun kejalan,Kamis [28/12/2017]. mereka menggruduk kantor Bupati Brebes menuntut  Pemerintah Kabupaten Brebes untuk mengusut tuntas atas meninggalnya Icha bayi 7 bulan beberapa waktu lalu.

Dalam orasinya, mereka menuntut Kepala Puskesmas yang di anggap bertanggung jawab untuk segera di copot, selain itu masa juga menuntut Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melakukan evaluasi, rombak sistem birokrasi dan membasmi mafia kesehatan di Kabupaten Brebes.
Melalui audiensi, beberapa perwakilan dari pengunjuk rasa di berikan kesempatan untuk menyampaikan tuntunya, yang di terima Pemkab brebes melalui perwakilan dari Dinas Kesehatan, Badan Kepegawean Daerah [BKD] dan Kesehatan Rakyat [Kesra].

Bambang Sumitro,kordinator aksi kepada kabarjateng mengatakan”kami warga brebes yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Brebes Bersatu Peduli Kesehatan  menuntut kepada pemerintah atas meninggalnya Icha bayi 7 bula. jelas ini ada pelanggaran yang di lakukan kepala Puskesmas Sidamulya, baik pelanggaran kebijakan yang menyebabkan kematian maupun pelanggaran sebagai Aparatur Sipil Negara [ASN], oleh karena itu kami menuntut Kepala Puskesmas Sidamulya untuk segara di copot dan mengevaluasi sistem birokrasi di dinas kesehatan brebes” kata bambag.

Maski Kecewa tuntutan masa tidak langsung  tersampaikan kepada Bupati Brebes sebagai pengambil kebijakan, Bambang yakin suara masa akan tetap di dengar oleh Bupati brebes,

”kami memang sedikit kecewa suara kami tidak langsung kepada pengambil kebijakan, namun kami yakin pemerintah mendengar suara kami, namun jika tetap tidak ada perubahan kami akan turun ke jalan dengan membawa masa lebih besar”Ungkapnya.

Sementara Pemkab Brebes melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menjelaskan “Pemkab sangat mengapresiasi dari kepedulian para aktivis, kepedulian para aktivis ini semoga bisa mengevaluasi dan lebih baik lagi kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat” kata Dewi dari Dinas Kesehatan Brebes.

Terkait tuntutan pencopotan jabatan tentu kebijakanya ada pada Bupati, namun kami akan menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh dan nantinya hasil pemeriksaan akan kami laporkan kepada Bupati.

“Selain itu evaluasi akan segera kami lakukan dengan menekankan kepada seluruh pelayanan kesehatan di brebes untuk memprioritaskan pelayanan daripada kelengkapan admistrasi”. tambah Dewi.[Red]




0 komentar:

Posting Komentar