Minggu, 17 Desember 2017

Akibat Gempa,Warga Slatri Tertimbun Reruntuhan Bangunan


Brebes-kabarjateng.com-sepanjang Jumat malam, 15 Desember 2017 hingga Sabtu pagi, 16 Desember 2017. Gempa terjadi di beberapa titik di wilayah Indonesia, di antaranya di Jawa Barat dan Aceh

1. Gempa berkekuatan 4.8 skala richter pada Jumat, 15 Desember 2017 pukul 21:49:27 terjadi di laut, 123 kilometer barat daya Kabupaten Aceh Besar pada kedalaman 10 kilometer.

2. Gempa berkekuatan 4.5 skala richter pada Jumat, 15 Desember 2017 pukul 23:04:39 terjadi di 48 kilometer barat daya Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 50 kilometer.
3. Gempa berkekuatan 7.3 skala richter pada Jumat, 15 Desember 2017 pukul 23:47:57 terjadi di laut, 74 kilometer barat daya Kawalu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada kedalaman 105 kilometer.
4. Gempa berkekuatan 6.9 skala richter pada Jumat, 15 Desember 2017 pukul 23:47:58 terjadi di laut, 11 kilometer barat daya dari Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat pada kedalaman 107 kilometer.
5. Gempa berkekuatan 5.1 skala richter pada Sabtu, 16 Desember 2017 pukul 04:27:31 terjadi di darat, 13 kilometer tenggara Boalemo, Gorontalo pada kedalaman 63 kilometer
Akibat gempa Tasikmalaya,Sebuah bangunan di desa Slatri Kecamatan Larangan Brebes roboh menimpa Ikmah, 50, penghuni rumah yang tidak sempat menyelamatkan diri,Ikmah langsung di bawa ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka di bagian kepala.
“Saat terjadi gempa’ warga segera berhamburan keluar, di saat yang sama ada terdengar suara reruntuhan bangunan, yang di ketahui runtuhan bangunan tua di samping rumah Ikmah,dan reruntuhan menimpa dan menjebol tembok rumah korban yang saat itu masih tertidur”Kata Amin,tetangga korban
Saat ini korban masih dalam perawatan intensif di RS Bhakti Asih, Brebes. Korban mengalami luka kulit terkelupas dibagian kepala.

segera para anggota Koramil 16/ Larangan Kodim 0713/Brebes  bersama warga melaksanakan perbantuan kepada BPBD Kabupaten Brebes melaksanakan bhakti sosial pembersihan reruntuhan bangunan.

Sementara ditempat terpisah, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono, memerintahkan seluruh jajarannya di wilayah Kabupaten Brebes untuk mengambil langkah pertama, tanggap bencana melalui temu cepat, lapor cepat, atasi kilat,“ perintahnya.

“Segera berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk merespon bencana yang menimpa rakyat Brebes dan sekitarnya. Saya juga berharap, bagi siapa saja/instansi mana saja yang mempunyai Breaker pemecah beton atau alat berat lainnya, mohon bantuannya dalam membantu para korban bencana, dan anggaplah itu semua sebagai amal ibadah,” kata Hadi.

Para relawan TNI, Polri, Linmas dan seluruh elemen di Kecamatan Larangan serta masyarakat setempat ini, begitu cekatan dalam mengangkut dan membersihkan puing-puing bangunan, serta mencari jika ada korban dalam reruntuhan gempa tersebut.


“Bangunan yang sudah rusak parah dan tak layak lagi, akan kita robohkan kemudian kita bersihkan, sehingga ketika nantinya dibangun kembali akan kokoh dan lebih mudah dalam pengerjaannya. Hal ini juga dilakukan di seluruh wilayah Brebes yang terkena dampaknya seperti di Salem dan beberapa tempat lainnya,” terangnya [Roni]

0 komentar:

Posting Komentar