Minggu, 26 November 2017

Peran Sertakan Masyarakat, Ombusdman Jawa Tengah Gelar Pelatihan Pelayanan Publik



 Semarang-kabarjateng.com-Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah melakukan pelatihan kepada masyarakat dengan tema ‘Peran Masyarakat dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik’di Hotel Horison.
Ketua Ombudsman Jawa Tengah Sabahrudin Hulu mengatakan pengawasan publik ada pengawasan internal dan eksternal. Ombudsman kemudian masyarakat, LSM dan media itu adalah bagian dari pengawasan eksternal untuk mengawasi penyelenggara negara dan pemerintahan.

''Pada kesempatan ini kami menyelenggarakan kegiatan ini adalah bagian dari Ombudsman Pusat yang telah terprogam, bagaimana kemudian partisipasi masyarakat benar-benar diakomodir oleh penyelenggara kemudian dilibatkan, baik itu dalam penyusunan maupun program kebijakan dan evaluasi sampai diberikan penghargaan,''ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan komunitas, dalam Training of Trainers (ToT) untuk melatih para komunitas atau masyarakat bagaimana cara melapor ke Ombudsman dan bagaimana menyampaikan keluhan-keluhan pada saat pendampingan, sehingga ada pemahaman kepada masyarakat apa tugas dari Ombudsman dan apa tugas-tugas dari penyelenggara negara.
Dengan demikian, lanjutnya, Ombusman mengundang Inspektorat Provinsi Jateng untuk dapat memberikan contoh kepada masyarakat sebagai pengawasan internal penyelenggara, dan juga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lembaga negara yang melakukan pengawasan disektor keuangan.
''Masyarakat masih minim sekali informasi terkait tugas OJK dan apa itu tugas Bank Indonesia (BI), perbedaannya sangat tipis sehingga ini perlu pemahaman,''tuturnya.
Pelatihan ini, dia menambahkan diharapkan baik masyarakat dan komunitas lebih paham tugas Ombudsman, OJK, dan Inspektorat, sehingga bisa berkoordinasi dan bersinergi untuk mewujudkan pelayanan publik di Jawa Tengah yang baik.
''Semua yang hadir dalam kegiatan ini sudah menjadi Konco (sahabat) Ombudsman,''ujarnya.
Sementara itu, Heri Susanto mewakili Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jateng, salah satu peserta yang ikut dalam pelatihan menuturkan pelatihan yang dilakukan oleh Ombudsman ini sangat bagus, yang diharapkan para peserta komunitas lebih dapat memhami dengan tugas-tugas Ombudsman, OJK, Inspektorat.
''Pelatihan ini sangat bermanfaat, bagi komunitas, karena kami bisa lebih paham dengan lembaga-lembaga yang mengawasi pelayanan publik. Kami siap menjadi Konco Ombudsman dan akan mendukung program-program dari Ombudsman,''tuturnya.
Dalam acara tersebut juga diadakan diskusi publik antar peserta yang dibagi menjadi empat kelompok dan diberi waktu 15 menit untuk mengangkat isu yang berkembang dimasyarakat, setelah itu diberi kesempatan untuk mempresentasikan isu tersebut.
Hadir dalam acara itu seluruh anggota Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah dan sebagai pemateri oleh Ketua Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah Sabarudin Hulu, Drs. Suharsono, M.Si., Inpektur Pembantu Khusus Provinsi Jawa Tengah dan Hans Ori Lewi Naryo Kepala Sub Bagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Jateng dan DIY.
Selain itu, juga dihadiri dari Komunitas sebagai peserta, terdiri Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Perwakilan Jateng, Komunitas Sahabat difable Semarang, tim penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Pattiro Semarang, HIMPI Jawa Tengah, Ikatan Wartawan Online (IWO), LBH Semarang, Komunitas IIDN, Drarma Wanita persatuan Provinsi Jateng, Aliansi badan penyidik, PSGA UIN Walisongo Semarang, Gerakan masyararakat perangi korupsi, Koalisi pemuda hijau Indonesia, Kwartir daerah gerakan pramuka Jateng, Pusat studi rekayasa kebijakan publik UNISSULA, LBH APIK Semarang, Komunitas Lopen Semarang, PGRI Provinsi Jateng dan Kajian otonomi daerah dan kebijakan publik dari UNDIP. (Suparman)

0 komentar:

Posting Komentar