wisata pulau cemara

wisata pulau cemara

wisata pulau cemara

wisata pulau cemara

wisata pulau cemara

wisata pulau cemara

Rabu, 08 November 2017

Potensi Terbuka, Karang Taruna Kusuma Samudra II Pandansari Kembangkan Budidaya Kepiting Soka

Budidaya Kepiting Soka Di Desa Pandansari [Poto:Roni/kabarjateng.com]

Brebes,kabarjateng.com-Kepiting soka atau kepiting bakau saat ini belum banyak yang membudidayakan, padahal  permintaan kepiting soka terus meningkat, restoran café café dan rumah makan penggemar kepiting soka terus menjamur. Potensi pemasaran ke luar negeri  juga masih terbuka lebar.

Harga pemasaran kepiting soka yang dua kali lipat dari harga kepiting biasa, serta potensi pemasaran yang masih terbuka lebar dan situasi alam yang mendukung dengan memiliki lahan tambak dan hutan bakau.  Karang Taruna Kusuma Samudra II Dukuh Pandansari Desa Kaliwelingi Kabupaten Brebes termotivasi budidaya kepiting soka
Kepiting soka adalah ketika ganti kulit, karena sedang berganti kulit maka kepiting soka berkulit dan bercangkang lembut, untuk di makan tak perlu bersusah payah mengambil daging di sela sela kulitnya.

Budidaya kepiting soka tidak bisa asal asalan, perlu proses tehnik yang tidak mudah, ini mengingat dari sifat kepiting sendiri yang cenderung liar.

Karang Taruna Kusuma Samudra sendiri saat ini proses pembudidayaanya masih  mengandalkan tangkapan dari alam, sehingga kesinambungan produksinya sangat di tentukan dengan kemampuan mengembangkan dan menjaga kelestarian alam.

Seperti yang di sampaikan Marda [30], Ketua Pokja [Kelompok Kerja] Karang Taruna Kusuma Samudra II Pandansari Brebes, “Proses pembudidayaan kepiting soka di Pandansari masih mengandalkan tangkapan dari alam, sehingga produksinya di tentukan dengan kemampuan” kata Marda.

Marda Menambahkan, kendala saat ini adalah dari pembibitan, mengingat hanya mengandalkan tangkapan dari alam, perlu sebuah tehnik pembibitan secara budidaya, namun sayangnya hingga saat ini belum menemukan metode pembibitan yang benar, hal itu selain membutuhkan pembelajaran dan pendanaan, sekaligus perlu adanya dukungan pihak pihak terkait.

Nurkholik [27] Ketua Karang Taruna Kusuma Samudra II mengatakan, program budidaya kepiting soka ini sendiri telah mendapat dukungan dari pihak swasta, salah satunya dari MAI [Mandiri Amal Insani] bekerjasama dengan CSR Bank Mandiri dan LAZNAS BSM.

Dirinya berharap usaha budidaya kepiting soka di desanya akan mampu memberikan lapangan pekerjaan, sehingga berdampak pada menguatnya ekonomi rakyat dan cenderung lebih menarik warga untuk tidak melakukan urbanisasi.

Sementara Abdul Khamid [48], salah satu tokoh masyarakat Dukuh tersebut sangat mengapresiasi program Karang Taruna Kusuma Samudra II, di sampaikanya Dukuh Pandansari yang telah merintis desa wisata hutan mangrove, dengan adanya budidaya kepiting soka akan semakin menambah destinasi wisata hutan mangrove dengan di satu paketkan sebagai wisata edukasi dan program program wisata lainya di Pandansari.


Selain itu dikatakanya Kepiting Soka nantinya bisa di jadikan oleh oleh ciri tersendiri dari Desa Wisata Hutan Mangrove di Dukuh Pandansari Desa Kaliwelingi Kecamatan Brebes kabupaten Brebes. [Roni]

0 komentar:

Posting Komentar