Minggu, 01 Oktober 2017

Sosiodrama "Sejarah Tanah Kersana Brebes" Turut Meriahkan Upacara Pembukaan TMMD Reg 100 Kodim 0713/Brebes

Kabarjateng.com,Brebes, Upacar Pembukaan TMMD Reg 100 Kodim 0713/Brebes turut dimeriahkan dengan penampilan Sosiodrama Sejarah Kersana oleh para pelajar dari SMK Bisma Kersana. binaan Kodim 0713/Brebes dibawah arahan Serma Ujang Bati Bhakti TNI Kodim 0713/Brebes dengan penanggung jawab Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono (27/9). 

 Secara singkat sosiodrama sejarah Kersana ini menceritakan tentang tiga orang lelaki bersaudara berasal dari Cikeusal (R. Safii, R. Wangsanangga dan R. Singawinata) yang membuat sumpah Sapapait Samamanis (sama-sama pahit sama sama-manis), pahit atau manis dipikul bersama dalam satu perjuangan melawan penjajah Belanda.

 Banyak rakyat maupun petani yang ditindas oleh penjajah pada waktu itu, para masyarakat yang umumnya petani tebu ditindas dan dijajah oleh Belanda untuk kerja paksa di areal perkebunan tebu Belanda dan Pabrik Gula Belanda (PG. Kersana), penjajah inilah yang membuat ketiga bersaudara ini memberontak melawan pemerintah Belanda.

R. Wangsanangga ditugaskan oleh kedua saudaranya untuk melakukan kekacauan/pemberontakan terhadap pemerintah Belanda di daerah Brebes sampai ke daerah Kuningan.

Karena tidak ada yang bisa mengalahkan R. Wangsanangga tersebut maka Belanda membuat sayembara untuk memadamkan pemberontakan dan menangkap R. Wangsanangga dengan hadiah apapun.

Sedangkan yang dapat mengalahkan R. Wangsanangga hanyalah kedua saudaranya sendiri R.Safii dan R.Singawinata.

Dengan bujuk rayu dan hadiah menggiurkan dari Belanda membuat R. Safii dan R. Singawinata mengkhianati saudaranya dan berhasil mengalahkan R. Wangsanangga.

Untuk itu mereka berdua meminta hadiah kepada Belanda sebidang tanah seluas 41/3 pal persegi daerah Ketanggungan Barat dan sekarang dikenal bernama Kersana yang diserahkan oleh Gubernur Jenderal Raffles Nopember 1813.

Karena sumpah Sapapait Samamanis, maka Putra R.Safii (R. Singosari Sayidina Panatagama) dinikahkan dengan putri dari R. Wangsanangga (R.A. Dumeling) pada tahun 1809.

 R. Singosari Sayidina Panatagama berganti nama menjadi Kanjeng Adipati Aria Singosari Panatayuda I dan R. Singawinata diangkat menjadi Demang di Kersana dan rakyatpun hidup dalam damai.

Itulah sejarah singkat tanah Kersana yang didapatkan dari Belanda dengan polemik 3 bersaudara. Pementasan Sosiodrama SMK Bisma Kersana ini mendapatkan apresiasi dan tepuk tangan dari para hadirin maupun warga sekitar,

Sementara Kepala Sekolah SMK Bisma Kersana sangat bangga dan berterimakasih kepada Bpk. Dandim atas kehormatan tersebut.[Roni]


EmoticonEmoticon