Sabtu, 07 Oktober 2017

Bak Ular Meliuk, Ratusan Warga Dan TNI Bahu Membahu Mengangkut Batu


Kabarjateng.com, Brebes, Ular manusia ditengah hutan jati Desa Cikuya, itulah kata perumpamaan dari semangat gotong-royong yang ditunjukkan warga Dukuh Kopi dan Dukuh Cikuya yang secara estafet mengantarkan batu gunung dan bahan bangunan lainnya guna mempercepat pengerasan jalan Makadam sekaligus menghemat tenaga. Banjarharjo, Sabtu (7/10). Sekitar 130 orang warga dan 45 orang Satgas TMMD Reguler 100 Kodim 0713/Brebes bekerja sama bahu membahu secara berantai bergulat dengan batu dan pasir.

 Ada yang bertugas mengisi ember dengan pasir dan ada yang bertugas menyusun batu gunung di jalan.

Masyarakat dibantu TNI ini Nampak solid dan sengkuyung dibawah terik matahari untuk membangun jalan baru yang selama ini diimpikan masyarakat.


 Perkuatan Satgas TMMD dari Batalyon Infanteri 407/Phadma Kusuma yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler 100 Kodim 0713/Brebes terlihat kompak bekerjasama dengan warga Desa Cikuya dalam menaikan batu gunung kedalam bak truk guna diangkut kelokasi Makadam di hutan jati tempat yang lebih tinggi dari lokasi mereka menaikkan batu gunung tersebut. Banjarharjo, Sabtu (07/10). 

Mengingat medan yang cukup berat, truk sangat diperlukan untuk mendekatkan batu gunung yang telah dipecah warga dan TINI kelokasi pengerjaan Makadam.

 Truk dengan muatan batu gunung tersebut dipaksa naik tanjakan yang berkelok-kelok naik turun dan jalan licin akibat diguyut hujan pada Jum’at (6/10). Namun itu semua tidak jadi penghalang atau meruntuhkan semangat kami dengan sopir, kami bekerja atas panggilan hati nurani membangun Cikuya dalam TMMD kali ini, walaupun harus jauh dan meninggalkan anak istri.

 “Semoga warga Desa Cikuya bukan hanya melihat kedatangan kami, namun merasakan bukti hasil kedatangan kami (Satgas TMMD), sehingga kami selalu dihati rakyat Cikuya” ucap Serda Jhony.Roni]

0 komentar:

Posting Komentar