Senin, 18 September 2017

Kenal Lewat Media Sosial, Janda Muda Tertipu Lelaki Yang Mengaku Pegawai Pertamina

poto(kanan/korban-kiri/diduga pelaku)

Kabarjateng.com.Brebes:Tak bisa di pungkiri media social saat ini seperti jamur di musim hujan, manfaat media social tentu membawa berbagai dampak positif dan negatif, sehingga pengguna harus cerdas dalam menggunakanya.

Sayang, tidak jarang bagi para pelaku kejahatan memanfaatkan media social untuk memperdaya korbanya. salah satunya adalah Sututi [42] warga RT.6/8 Kelurahan Pasarbatang Brebes, dirinya harus kehilangan hartanya hanya karena terperdaya oleh sesorang lelaki yang mengaku pegawai Pertamina yang baru di kenalnya lewat media social.

“saya tertipu lelaki yang mengaku duda dan bekerja di perusahaan pengeboran pertamina yang baru saya kenal melalui facebook hingga 8 juta rupiah” beber Tuti.

“Sebelumya saya percaya karena apa yang dia sampaikan sangat meyakinkan. dari poto potonya, KTP yang dikirimkanya, hingga surat penurunan upah/gaji yang di jaminkan atasnama saya” lanjutnya.

Di ceritakanya, perkenalan dirinya bersama lelaki yang bernama Arya Permana bermula melalui media social facebook.

Dalam perkenalanya yang belum lama akhirnya saling bertukar nomor Whatshap. dirinya tertarik kepada lelaki yang mengaku bernama Arya Permana yang telah memasang perangkap janji janji manisnya.

Hingga pada suatu waktu pelaku yang mengaku bekerja di perusahaan pengeboran/migas pertamina di Sorong Papua menyampaikan niatnya untuk cuti agar dapat menemui korban.

Untuk dapat mengeruk harta korban pelaku beralasan minta uang ke korban untuk biaya transpotasi, dengan jaminan akan di kembalikan uang tersebut bersama gajinya , bahkan untuk meyakinkan korban, pelaku menunjukan surat persetujuan penurunan upah/gaji atas nama Arya Permana yang di berikan kepada Sututi [korban] sebesar Rp.903.000.000.

Namun setelah korban terperdaya dan telah mengirim uang, pelaku telah menutup semua yang bisa di hubungi dengan telah menggondol uang korban.
Korban baru sadar ketika semua nomor yang bisa dihubungi hingga saat ini tidak aktif.[RN]

0 komentar:

Posting Komentar