Sabtu, 30 September 2017

Pembukaan TMMD, 15 Club Sepak Bola Terima Bantuan 75 Bola Kaki


Kabarjateng.com,Brebes, Masih dalam suasana upacara pembukaan TMMD Reguler Ke-100 Kodim 0713/Brebes, Danrem 071/Wijaya Kusuma Kolonel Inf Suhardi dan Mayor Inf Agus Haryono Pasi Bhakti TNI Korem 071/WIjaya Kusuma membagi-bagikan puluhan bola kaki kepada 15 Klub Sepakbola Desa Cikuya yang tampil diberbagai turnamen. Banjarharjo (27/9).

 Dalam disela sela pemberian sumbangan Danrem 071/WK Kolonel Inf Suhardi menyampaikan bahwa dengan sumbangan bola kaki ini diharap warga Desa Cikuya bisa berolahraga sepak bola, terutama untuk memajukan Klub-klub sepakbolanya Cikuya.

Dengan mengolahragakan Cikuya ini, harapan lainnya adalah munculnya bibit-bibit atlit yang berprestasi untuk mengharumkan Cikuya dan Kab. Brebes pada umunya.

“Mari sehat dengan sepakbola” pungkas Suhardi.

 Bantuan 75 bola kaki ini dibagikan kepada 15 Klub di 5 dukuh Desa Cikuya sebagai wujud kemanunggalan TNI-rakyat dalam wadah TMMD Reg-100 Kodim 0713/Brebes.[Roni]

Ribuan Warga Brebes Nonton Bareng Film Penghianatan PKI


Brebes, Alun-alun Kabupaten Brebes pada Jum’at 30 September 2017 menjadi saksi kemanunggalan TNI-Rakyat Brebes dalam satu tujuan yaitu memupuk jiwa nasionalisme dan patriotisme untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan korban kudeta PKI, yang ingin menggulingkan Pancasila pada saat itu.

Ribuan masyarakat Brebes  berbondong-bondong nonton bareng Film G 30 S/PKI dengan menggunakan layar lebar.

Nobar ini diselenggarakan oleh Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Brebes yang bekerja sama dengan Kodim 0713/Brebes.

 Rizky ketua penyelenggara acara mengatakan bahwa pemutaran film dokumenter ini untuk mengingatkan dan memperlihatkan kepada generasi muda terhadap tragedi 1965.

 "Anak anak remaja saat ini mungkin tidak banyak yang tahu soal sejarah pemberontakan PKI, sebab film ini sudah satu decade lebih tidak lagi tayang di televisi, jadi kemungkinan besar generasi muda tidak atau belum mengetahui kejadian ini", pungkas Rizki.

 Dalam kesempatannya Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono yang juga didampingi Ketua Persit KCK Cab. XXIII Dim 0713/Brebes Ny. Febriyanti Ahmad Hadi Hariono mengungkapkan bahwa film ini diputar secara utuh dengan durasi 3 jam lebih, menggunakan layar lebar ukuran 4x6 meter dan diiringi sound system dari Kodim 0713/Brebes.

Hadi berharap generasi muda khususnya para pelajar lebih waspada terhadap kebangkitan komunis di Indonesia, mereka harus tahu sejarah bangsa ini. PKI mencoba menghilangkan ingatan kita akan pemberontakannya dalam mengulingkan Pancasila dengan menghalalkan segala cara termasuk membunuh para penghalang demi meraih tujuannya.

 “Mereka Jangan sampai melupakan sejarah, untuk itu mari bersama-sama kita saksikan film sejarah ini".jelas Hadi.

Selain itu Nobar ini mensukseskan kegiatan Non-Fisik TMMD Reguler Ke-100 Kodim 0713/Brebes dalam pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada gererasi penerus.[Roni]

Guna Sukses Dan Lancarnya Giat TMMD, Satgas Gelar Doa Dan Tahlil Bersama Warga



Kabarjateng.com,Brebes, Dalam rangka menjalin silaturahmi dan kebersamaan serta meningkatkan komunikasi sosial dengan masyarakat. Tim Satgas TMMD Reg 100 Kodim 0713/Brebes gelar Yasinan dan Tahlil bersama warga masyarakat bertempat di Masjid Jami An Nur Dukuh Kopi. Kamis (28/9). di Dukuh Kopi dan Dukuh Cikuya Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes.

Yasin dan Tahlil ini dilaksanakan seusai Sholat Isya berjamaah, dipimpin oleh Serda Sagiman dan Ustadz Oji Sahroji seorang tokoh agama Dukuh Kopi yang diikuti puluhan warga masyarakat dilokasi berlangsungnya TMMD.

Kegiatan keagamaan ini dilaksanakan oleh Satgas TMMD Reg 100 setiap malam Jum’at sampai dengan berakhirnya TMMD Reguler. dengan maksud dan tujuan untuk mendoakan keselamatan dan keberhasilan kegiatan program TMMD.

Salah satu Tim Satgas Serda Sagiman mengharapkan warga dapat mengikuti dan melaksanakan ibadah baik sholat berjamaah, yasinan maupun tahlilan di Masjid Jami An Nur dengan maksimal.

Puluhan Masyarakat mulai dari Bapak, Ibu-ibu maupun Anak-anak bersama Satgas TMMD tampak khusuk berdoa demi kelancaran pembangunan didesanya. (Roni)

Jumat, 29 September 2017

Puluhan Tahun Terisolir,Dua Dusun Di Brebes Kini Memilik Akses Jalan

Kabarjateng.com,Brebes: Melalui program TMMD Regional ke 100, TNI Kodim 0713 Brebes membuka dan membangun jembatan jalur dua Dusun yang terisolir di Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes. 

Dua Dusun yang terisolir puluhan tahun dengan jumlah penduduk sekitar 1.500 jiwa yaitu dusun Cikuya dan Dusun Kopi yang masuk wilayah Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes.

Sebelumya masyarakat di kedua dukuh tersebut menjalani aktivitas harus dengan memutar melalui Desa tetangga, yaitu Desa Cikeusal Lor yang masuk wilayah Kecamatan Ketanggunan. 

Masyarakat yang terisolir puluhan tahun tersebut kini merasa bangga dan senang atas di bangunya jembatan dan jalan penghubung dua dusun di Desa Cikuya tersebut. hal itu seperti di ungkapkan oleh Sekod, Kepala Desa Cikuya.

 “kami sangat bangga dan senang atas di bangunya akses dusun kami yang telah puluhan tahun terisolir, mewakili masyarakat, kami mengapresiasi program TNI melalui TMMD, dan rasa terimakasih atas kepedulian TNI” ungkap Sekod. 

Lebih lanjut Sekod menyampaikan, Cikuya dari pusat kota Brebes berjarak 40 Km dan Dukuh Kopi (625 KK) dan Dukuh Cikuya (750 KK) masih terisolir. 

Selama ini warga di kedua dukuh tersebut dalam menjalani rutinitas berkebunnya, apalagi jika jalan licin harus memutar melalui Desa Cikeusal Lor Kec. Ketanggungan. 

Sementara Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono dalam persiapan pembukaan TMMD menyampaikan. Pelaksanaan TMMD Reg Ke-100 Kodim 0713/Brebes salah satunya membangun infrastruktur jembatan, pengaspalan jalan dan pengerasan jalan (Makadam) yang akan menjadi akses menuju ke areal perkebunan yang baru bagi masyarakat Dukuh Kopi dan Cikuya. Banjarharjo.

 “sebelumnya masyarakat Dukuh Kopi dan Cikuya harus menyeberangi sungai jika akan beraktivitas. Jika kondisi cuaca cerah, maka jalan yang menanjak dilokasi dapat dilalui, namun jika hujan turun, jalan tanjakan susah dilalui dikarenakan sangat licin, terlebih kendaraan harus masuk ke sungai dahulu sebelum menanjak.” Kata Ahmad Hadi Hariono. 

Dengan mengacu ketertinggalan kedua dusun tersebut maka Pemkab. Brebes melalui TMMD Reguler Kodim 0713/Brebes memilih Desa Cikuya sebagai target TMMD Reguler kali ini, 

TNI akan memperbaiki jalur di kedua dusun yang terisolir tersebut. Dan Alhamdulillah jembatan yang dibangun saat Pra TMMD sudah dapat dilalui warga tinggal finishing, Para Tekhnisi kami yang dibantu warga sedang sengkuyung mengerjakan Talut jalan, Lanjut Hariono.[RN]

Rabu, 27 September 2017

Heru Sudjatmiko: IPM Di Kabupaten Brebes Masih Menduduki Peringkat Terakhir Di Jateng

Kabarjateng.com,Brebes:Indeks Pembangunan Manusia [IPM] adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan dan standar hidup untuk semua negara atau wilayah seluruh dunia. IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup.

Namun seperti di sampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmiko dalam sambutanya pada acara pembukaan TMMD Reguler ke 100 Kodim 0713/Brebes di Desa Cikuya Banjarharjo Brebes,Rabu [27/9], Kabupaten Brebes masih menduduki peringkat terakhir dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

” Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kab. Brebes masih menduduki peringkat terakhir di Jawa Tengah. Persoalan kemiskinan di Kab. Brebes yang masih tinggi diharapkan menjadi pekerjaan rumah bagi Bupati dan semua komponen terkait” Terang Heru.

Dari data yang diterima angka putus sekolah yang tersebar di desa/kelurahan ini harus segera ditangani dengan mengembalikan mereka kesekolah, inilah salah satu upaya mengatasi IPM di Brebes, untuk itu mari bersama-sama kita carikan solusinya secara bertahap, kuatkan gotong-rotong termasuk kearifan lokal juga harus di lestarikan. Desa/Kelurahan biar maju pembangunannya, rakyate pinter, keluarganya sehat-sehat, Jateng harus terbaik disegala bidang, imbuh Heru.

Ia juga berharap agar semua pihak bersinergi dan membantu agar TMMD Reguler ke 100 di Desa Cikuya Banjarharjo Brebes, dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Wakil Gubernur Jateng Drs. Heru Sudjatmoko secara simbolis membuka TMMD Reguler Ke-100 Kodim 0713/Brebes dengan pemukulan gong, dan menyerahkan peralatan TMMD [Cangkul dan sekop] kepada perwakilan penerima secara simbolis.

Sementara Dandim 0713/Brebes,Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono menyampaikan,bahwa dengan TMMD ini, TNI siap memberikan yang terbaik demi terwujudnya kesejahteraan rakyat Brebes.

Pembukaan TMMD ini dihadiri oleh ribuan tamu undangan dan masyarakat Kecamatan Banjarharjo 

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jateng yang diwakili Wakil Gubernur Jateng Drs. Heru Sudjatmoko, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Suhardi, Danbrigif 4/Dewaratna Kolonel Inf Hartono, Asops Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Anggit Exton Yustiawan, Kakesdam IV/Diponegoro Kolonel Ckm dr.Nana Sarnadi,Sp.OG,

Bupati Brebes Idza Priyanti,S.E, Kapolres Brebes AKBP Sugiarto, SH, SIK, M.Si, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono, Wakil Bupati Brebes Narjo,S.H, Waasistel Kasdam IV/Diponegoro Letkol Inf Priyanto, Kapenrem 071/Wijayakusuma Mayor Cba (K) Roro Sri Hardjanti, S.Sos,

Para SKPD Pemprov Jateng, Forkopimda dan SKPD Kab. Brebes, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 071/WK Ny. Suhardi, Ketua Persit KCK Cabang XXIII Dim 0713/Brebes Ny. Febriyanti Ahmad Hadi Hariono, Pasoops Lanal Tegal Kapten Laut (P) Agus P, Jajaran TNI Kodim 0713/Brebes dan Jajaran Polres Brebes, Muspika Kec. Banjarharjo, Kepala Desa Se-Kecamatam Banjarharjo, Para Organisasi dan tokoh Masyarakat.[Roni]

Senin, 25 September 2017

Kodim Brebes: Nobar G30S/PKI Adalah Untuk Menumbuhkan Jiwa Patriotisme

kabarjateng.com,Brebes, Dalam pencapaian sasaran Non Fisik TMMD Reguler Ke-100 Kodim 0713/Brebes, jajaran Kodim 0713/Brebes akan menggelar Nobar (Nonton Bareng) Film G 30 S PKI.

Danramil 14/Banjarharjo Kapten Inf Hartoyo bersama dengan warga Cikuya  gelar Nobar yang disaksikan kurang lebih 250 orang. Cikuya Banjarharjo, Jum’at (22/9/2017).

Tujuan Nobar ini adalah untuk menanamkan dan menumbuhkan jiwa nasionalisme maupun patriotisme khususnya masyarakat Cikuya.

Para generasi muda Cikuya juga harus tau tentang sejarah bangsa Indonesia yaitu peristiwa yang dikenal dengan nama G 30 S PKI (Gerakan 30 September 1965 PKI) sehingga diharapkan akan lebih mencintai lagi Idiologi Pancasila.

Sementara Danramil 14/Banjarharjo Kapten Inf Hartoyo mengungkapkan dengan pemutaran film ini dimaksudkan agar para generasi muda dan juga masyarakat luas pada umumnya dapat mengetahui sejarah sebenarnya tentang pergerakan PKI yang berusaha merongrong keutuhan NKRI pada Tahun 1948 dan 1965.

Tujuan lainnya adalah mengingatkan kembali, terutama generasi muda akan sejarah kelam yang pernah dialami bangsa Indonesia, karena dikhianati bangsa sendiri dengan tragedi penculikan/pembantaian sejumlah Jendral TNI AD, Para Tokoh Agama, Alim Ulama' dan para santri.

Mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang kembali dimasa sekarang dan masa datang.

Kudeta yang dilakukan oleh PKI terhadap pemerintahan indonesia yaitu berusaha merubah dasar negara Indonesia Pancasila dengan paham komunis.

PKI sekarang berusaha memutar balikkan fakta sejarah dengan dalih PKI menjadi korban. Marilah kita menyimak dan menyaksikan pemutaran Film G 30 S/PKI ini agar masyarakat mendapatkan edukasi dan tidak terprovokasi oleh propaganda PKI yang ingin merongrong keutuhan NKRI, pungkas Hartoyo.(RN)

Sabtu, 23 September 2017

Perpanjangan Ijin Tak Direkomendasi, Bidan Adukan Nasibnya Ke Dewan

Kabarjateng.com, Brebes: Lis Maria Ulfa bidan yang bertugas di Puskesmas Karangmalang Ketanggungan akhirnya mengadukan nasibnya ke Komisi IV DPRD Brebes, dengan surat bernomor 027/LSM/GEMPITA/IX/2017, perihal pengaduan permohonan bantuan, tertanggal 6 September 2017.

 Lis Maria Ulfa mengaku sejak sebelum masa berlaku Surat Ijin Praktek Bidan habis, dengan telah memenuhi persyaratan, dirinya telah beberapa kali minta rekomendasi ketua IBI Brebes,Hj.Mahmudah.

 Di akuinya dirinya pernah beda pendapat dengan ketua IBI brebes, namun dikatakanya ia telah beberapa kali pula memohon maaf, namun sepertinya belum ada legowo dari ketua IBI.

 " jika ini akibat dari beda pendapat, kami juga pernah beberapa kali meminta maaf, namun ada hal lain mohon kejelasanya, sehingga hak kami tidak di gantungkan" beber Ulfa.

 Dalam surat tertera bahwa Lis Maria Ulfa yang berpraktek sebagai bidan di desa Karangmalang Ketanggungan sejak 1996, sejak pertanggal 30 Maret 2016 masa berlaku Surat Ijin Praktek Bidan (SIPB), guna memperpanjang SIPB salah satu sarat adalah mendapatkan rekomendasi dari Ketua katan Bidan Indonesia (IBI) cabang Brebes, Hj.Mahmudah.

 Namun hingga saat ini Ketua IBI Cabang Brebes belum bersedia memberikan rekomendasi, Sehingga Lis Maria Ulfa dengan di dampingi LSM Gempita melayangkan surat aduan ke DPRD Brebes.

" Atas nama Lis Maria Ulfa melalui pendampingan LSM GEMPITA telah melayangkan surat aduan, melalui wakil rakyat kami berharap ada jalan keluar atas permasalahan Lis Maria Ulfa" terang Olam, Ketua LSM Gempita Brebes.

Surat kami juga telah mendapat respon positif dari para wakil rakyat dengan mengagendakan dilakukan audiensi, namun kami menyayangkan dari pihak pihak terkait yang justru tidak mengindahkan surat resmi dari DPRD Brebes.

Anggota Komisi IV, Maskiyah menyayangkan sikap dari organisai IBI Brebes, menurutnya hal seperti ini mestnya bisa di selesaikan secara internal.

" kalaupun ada hal persyaratan yang belum lengkap mestinya bisa di bicarakan jangan mencampuradukan profesi dan kepentingan pribadi" terang Maskiyah.

Sementara pihak Hj. Mahmudah melalui suaminya menerangkan, ketidak hadiran pihaknya di karenakan jadwal audiensi berbarengan dengan pihaknya memeriksakan kesehatanya di daerah lain, sehingga minta di tunda, namun pihaknya siap menghadapi permintaan audiensi.

" kayaknya ibu tetap akan siap melakukan audiensi dan ini adalah kewenangan profesi dan organisasi" terangnya.(RN)

Jumat, 22 September 2017

Warga Desa Wanasari Antusias Nonton Film G30S/PKI

Kabarjateng.com,Brebes:Ratusan warga, Jumat malam [22/9/2017], memadati lapangan sepak bola Desa Wanasari Kecamatan Wanasari Kabupaten brebes, nonton bareng film pengkhianatan G-30-S/PKI.[Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia].

Melalui layar lebar berukuran 3X6 meter, sebuah film maha karya sejarah karya Arifin C.Noer yang sejak tahun 1998 tidak di putar, kini kembali diputar dan di tonton ratusan warga desa Wanasari dan sekitarnya.

Di tengah lapang, orang tua, remaja dan anak anak antusias nonton bareng film G30S/PKI hanya dengan hanya  beralasan rumput tanah lapang.

Adanya film sejarah yang beberapa puluh tahun tak di pertontonkan,beberapa warga terutama kalangan remaja bahkan mengatakan tidak tahu kapan terjadinya gerakan pemberontakan PKI, sehingga adanya acara nonton bareng sangat di apresiasi.

Dimas Prayogi [19] salah satu mahasiswa sebuah perguruan tinggi yang hadir pada acara nonton bareng film G30 S/PKI mengatakan “ Kami sangat mengapresiasi di putarnya kembali film G30 S/PKI, selain kami ingin melihat langsung film tersebut, pemutaran film ini juga bisa mengingatkan kembali akan sejarah bangsa ini” kata Dimas.

Selain itu beberapa orang tua juga turut antusias menonton hingga usai.” Sekitar 19 tahun lalu Film ini tidak di tayangkan lagi di Televisi, sehingga adanya pemutaran kembali film pemberontakan PKI akan mengingatkan kembali tentang sejarah, bahkan kami ajak anak cucu kami untuk ikut nonton ” terang Sayid [60].

Namun di katakanya ketika adegan yang di rasa kurang pas untuk di tonton anak anak, Sayid akan menutup mata cucunya untuk menghindari rasa takut pada anak anak.

Sementara di tempat terpisah,Komandan Kodim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono, mengatakan “ Sesuai dengan instruksi Panglima TNI,Jendral Gatot Nurmantyo, kami siap memutar kembali film G-30-S/PKI di setiap desa,"Ujar A Hadi Hariono.Jum’at 22 september 2017.

Hadi mengatakan pemutaran film tersebut untuk mengingat kembali aksi kekejaman yang dilakukan PKI. Sebab, sejak reformasi pada 1998, film garapan Arfin C. Noer tersebut tak lagi rutin diputar. " ujarnya.

Selain di desa-desa, pemutaran film akan digelar di sekolah-sekolah. Pertimbangannya, banyak generasi muda yang lahir setelah 1998, yang tidak pernah menonton film tersebut. "Sejarah ini jangan sampai terputus. Masyarakat perlu mempelajari sejarah yang sesungguhnya," ujarnya.[RN]

Ibu Muda Ditemukan Tewas Gantung Diri


Kabarjateng.com,Brebes: Lia Herlina [20] seorang Ibu muda, di temukan telah tewas gantung diri pada seutas tali jemuran di rumah kontrakan. Di jalan tantara pelajar Kota Baru VI Rt.03/20 Kelurahan Brebes,Kamis [21/9/2017].

Saat di temukan, korban yang menggenakan gaun warna hitam dan bertato bunga di dadanya menggantung pada seutas tali jemuran setinggi sekitar 2,5 meter dari atas lantai terikat dengan kayu penyekat ruangan atas.

Di perkirakan jasad korban meninggal dunia sekitar pukul 18.30 WIB.

Saat ini jasad korban telah di bawa ke Rumah sakit Umum Daerah [RSUD]Brebes.

Berdasarkan keterangan saksi, Rendra Irawan Aji Nugroho [20] yang merupakan suaminya mengatakan, sekitar pukul 20.00 WIB setelah ia baru pulang kerja, sesampainya di rumah kemudian membuka pintu dan didapati istrinya telah tewas tergantung pada seutas tali yang terikat pada kayu penyekat atas ruangan.

Kemudian ia minta tolong kepada tetangganya, Sakila [40] Ibu rumah tangga,dan tak berapa lama warga sekitarpun berdatangan,

Selanjutnya kejadian tersebut segera di laporkan ke Polres Brebes.

Sementara belum di ketahui motif bunuh diri tersebut dan saat ini kasusnya masih di tangani oleh pihak berwajib.[RN]

Kamis, 21 September 2017

Mayat Bayi Prematur Ditemukan Di Samping Ruang IGD RSUD Brebes


Kabarjateng.com, Brebes:Pengunjung Rumah Sakit Umum Daerah [RSUD] Brebes mendadak heboh, ketika salah seorang pekerja bangunan menemukan sesosok mayat bayi yang masih lengkap dengan ari ari dan tali pusar tergeletak di samping ruang IGD RSUD Brebes.[19/9/2017].

Sesosok mayat bayi berjenis perempuan yang tergeletak di samping ruang IGD RSUD Brebes, saat di temukan tanpa sehelai benang dan bersimbah darah dengan masih lengkap dengan ari ari dan tali pusar telah di kerubungi semut.

Jasad bayi mungil yang berjenis perempuan merupakan bayi premature, pasalnya dengan berat badan 1,2 kilogram, bayi tersebut di bawah normal pada umumnya atau usia kandungan Sembilan bulan

Dari informasi yang di peroleh,di duga pelaku pembuang mayat bayi hasil aborsi itu dari balik tembok, dengan cara melemparkanya,

hal itu dari olah TKP [Tempat Kejadian Perkara] sementara, Polisi menemukan bercak darah di sekitar ruang IGD sampai  di balik tembok sebelah.

Sementara Pihak RSUD Brebes memastikan bahwa jasad bayi malang yang di temukan tidak di lahirkan dari pasien yang di tangani RSUD Brebes.

“saya sudah cek ke semua petugas perawat dan mayat bayi tersebut tidak di lahirkan di sini” ungkap Direktur RSUD Brebes, Oo Suprana.

Hingga kini jasad bayi tersebut masih dalam proses visum, untuk sementara menjalani proses visum, jasadnya masih di simpan di ruang jenasah.

“Untuk membantu mengungkap pelaku pembuang jenasah bayi, rekaman CCTV yang ada di ruang IGD akan kami lihat, barangkali bisa di temukan bukti bukti rekaman siapa pelaku pembuang mayat bayi sebenarnya” ujar Oo Suprana.[RN]

Rabu, 20 September 2017

Jelang Pilgub Jateng 2018, Kolaborasi PDIP Bidik PPP


Kabarjateng.com:SEMARANG – Menjelang bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018, para petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai berancang-ancang mencari teman kolaborasi dengan parpol lainnya.

Sasaran yang dibidik adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ketua PPP Jawa Tengah, Masyruhan Samsurie, mengatakan sempat diminta pengurus PDIP untuk menyodorkan kader potensialnya.

PPP, kata Masyruhan kemudian menyodorkan dua kader terbaiknya. Yang satu Ketua Majelis Pertimbangan PPP Jepara, Marzuki yang tak lain Bupati Jepara dan yang kedua Ketua PPP Blora, Abu Nafis.

“Karena kami punya hubungan baik dengan PDIP, maka diminta menyodorkan nama, kami hadirkan untuk posisi wakil gubernur,” ungkapnya, Senin (18/9). (Seperti yang di lansir dari metrojateng.com),

Ia pun menyebut kedua kadernya sudah ikut mendaftar sebagai calon wakil gubernur di markas DPD PDIP Jateng belum lama ini.

Saat ditawari maju Pilgub, tanpa diduga anggota DPP PPP, Akhmad Muqowam juga berminat.

Muqowam lalu mencoba berkomunikasi langsung dengan DPP PDIP di Jakarta Pusat.

“Kami dapat tembusan Pak Muqowam melakukan pendekatan dengan DPP PDIP yang ada keinginan untuk bisa dipasangkan dengan Pak Ganjar,” ujarnya.

Ahmad Muqowam memang masuk dalam radar PPP Jateng untuk maju di Pilkada 2018. Namun, selain Muqowam, PPP Juga membidik Wakil Ketua Majelis Pakar PPP jateng, Subroto, untuk maju dalam Pilkada Jateng sebagai wakil.

“Kami akan mengeluarkan nama-nama potensial setelah koalisi mendekati final. Saya menjalin koalisi dulu, baru kami akan mengeluarkan figurnya karena kami tidak bisa mengusung sendirian,” tukasnya.(RN)

(Sumber:metrojateng.com)

Sejumlah ASN Kota Tegal Yang Terkena Non Job Akan Dikembalikan Pekan Ini


Kabarjateng.com,TEGAL - Pengembalian jabatan sejumlah ASN yang terkena non job diperkirakan akan dilakukan pekan ini.

Itu menyusul pengarahan yang dilakukan Plt Wali Kota Tegal Nursholeh terhadap mereka, Sabtu (16/9) malam. Usai menghadiri reuni emas angkatan 67.

Nursoleh mengatakan kepada sejumlah media akan segera melaksanakan amar putusan PTUN yang sudah inkracht.

Rencananya pelantikan akan dilakukan, Senin (25/9) mendatang.

"Insya Allah pelantikan ASN nonjob akan dilakukan Senin," katanya melalui pesan singkat, Senin (18/9) siang.

Sebelumnya, dalam beberapa kali kesempatan Nursoleh menyatakan siap mengembalikan jabatan ASN nonjob. Itu setelah dirinya berkonsultasi dengan Menteri Dalam Negeri dan Bawaslu.

"Karena itu sudah incract, maka saya siap melaksanakan itu. Tentunya setelah berkonsultasi dengan Mendagri dan Bawaslu," ujarnya.

Selain itu, kata Nursoleh, dirinya juga akan melibatkan perwakilan ASN dan tim dari provinsi dalam proses pengembalian. Sehingga nantinya tidak ada yang dipermasalahkan.(RN)

(Sumber:radartegal.com)

Senin, 18 September 2017

Kenal Lewat Media Sosial, Janda Muda Tertipu Lelaki Yang Mengaku Pegawai Pertamina

poto(kanan/korban-kiri/diduga pelaku)

Kabarjateng.com.Brebes:Tak bisa di pungkiri media social saat ini seperti jamur di musim hujan, manfaat media social tentu membawa berbagai dampak positif dan negatif, sehingga pengguna harus cerdas dalam menggunakanya.

Sayang, tidak jarang bagi para pelaku kejahatan memanfaatkan media social untuk memperdaya korbanya. salah satunya adalah Sututi [42] warga RT.6/8 Kelurahan Pasarbatang Brebes, dirinya harus kehilangan hartanya hanya karena terperdaya oleh sesorang lelaki yang mengaku pegawai Pertamina yang baru di kenalnya lewat media social.

“saya tertipu lelaki yang mengaku duda dan bekerja di perusahaan pengeboran pertamina yang baru saya kenal melalui facebook hingga 8 juta rupiah” beber Tuti.

“Sebelumya saya percaya karena apa yang dia sampaikan sangat meyakinkan. dari poto potonya, KTP yang dikirimkanya, hingga surat penurunan upah/gaji yang di jaminkan atasnama saya” lanjutnya.

Di ceritakanya, perkenalan dirinya bersama lelaki yang bernama Arya Permana bermula melalui media social facebook.

Dalam perkenalanya yang belum lama akhirnya saling bertukar nomor Whatshap. dirinya tertarik kepada lelaki yang mengaku bernama Arya Permana yang telah memasang perangkap janji janji manisnya.

Hingga pada suatu waktu pelaku yang mengaku bekerja di perusahaan pengeboran/migas pertamina di Sorong Papua menyampaikan niatnya untuk cuti agar dapat menemui korban.

Untuk dapat mengeruk harta korban pelaku beralasan minta uang ke korban untuk biaya transpotasi, dengan jaminan akan di kembalikan uang tersebut bersama gajinya , bahkan untuk meyakinkan korban, pelaku menunjukan surat persetujuan penurunan upah/gaji atas nama Arya Permana yang di berikan kepada Sututi [korban] sebesar Rp.903.000.000.

Namun setelah korban terperdaya dan telah mengirim uang, pelaku telah menutup semua yang bisa di hubungi dengan telah menggondol uang korban.
Korban baru sadar ketika semua nomor yang bisa dihubungi hingga saat ini tidak aktif.[RN]

Selasa, 05 September 2017

Melalui Bhakti Sosial TMKK, TNI Memotivasi Masyarakat Menuju Keluarga Berkualitas

Kabarjateng.com,Brebes:Guna mensukseskan program Keluarga Berencana (KB) Tahun 2017, Kodim 0713/Brebes bekerjasama dengan BKKBN Brebes, gelar Bhakti Sosial yang di kemas dalam Bhakti Sosial TNI Manunggal KB-Kesehatan (TMKK).Selasa [5/9].

Bhakti Sosial TMKK merupakan salah satu bentuk kontribusi TNI dan BKKBN dalam membangun kependudukan Indonesia agar tumbuh seimbang dengan daya dukung yang tersedia.

Di kesempatan tersebut, TNI Kodim 0713/Brebes yang bekerjasama dengan BKKBN Brebes menerima kunjungan dari Tim Penilai Lomba TNI Manunggal KB-Kesehatan Tingkat Propinsi Jawa Tengah.

Dalam sambutanya Kasdim 0713/Brebes Mayor Inf Ustadi Rahmad menyampaikan bahwa Program TMKK ini merupakan salah satu bentuk upaya TNI dalam mendorong dan memotivasi masyarakat dalam ber-KB guna mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, berkualitas dan tangguh.

Lebih lanjut Ustadi mengatakan bahwa program ini diselenggarakan diseluruh  daerah di Indonesia yang secara lintas sektoral melibatkan TNI didalamnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE, Danrem 071/WK yang diwakili Mayor Inf A. Haryono Kasdim 0713/Brebes Mayor Inf Ustadi Rahmad yang mewakili Dandim, Anggota DPRD, Kajari Brebes yang diwakili Setia Budi B Jaksa Fungsional , Rombongan Tim Penilai KB-Kes dari Semarang yang diketuai oleh Mayor Inf May Ertanto, Ketua Persit KCK Cab. XXIII Dim 0713/Brebes Ny. Febriyanti Ahmad Hadi Hariono, dan Muspika Kecamatan Brebes.

Dalam sambutannya Bupati Brebes memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kodim 0713/Brebes karena telah menjadi inspirator dalam percepatan pencapaian target KB-Kes diwilayah Kabupaten Brebes.

Brebes dengan jumlah penduduk yang mencapai 2 juta jiwa lebih, di katakanya pemerintah sudah maksimal berupaya dalam menekan laju pertumbuhan penduduk melalui Safari KB, Sosialisasi-sosialisasi, Posyandu maupun program KB-Kes dari TNI Kodim 0713/Brebes.

Idza juga mengatakan bahwa animo masyarakat yang mengikuti KB-Kes TNI diwilayah utara Brebes saja mencapai 500 lebih Aseptor KB, belum wilayah tengah maupun selatan, dalam hal ini masyarakat perlu kita berikan acungan jempol.

Dengan 2 anak maka keluarga akan bahagia dan perekonomian keluarga otomatis akan terdongkrak tutur Idza.

Giat Bhakti Sosial TNI Manunggal KB Kes Tahun 2017 di Brebes meliputi Pelayanan KB gratis (Pemasangan MOW, IUD dan Implant), Sunat Massal, Donor Darah maupun pameran produk kerajinan/makanan khas Brebes.

Acara di akhiri dengan memberikan bantuan sosial kepada anak-anak yang disunat massal berupa baju koko, sarung maupun bantuan lainnya.[Roni]

Jumat, 01 September 2017

Kakorlantas Bagikan Hewan Kurban Di Hari Idul Adha Saat Pantau Jalur Mudik Brebes

Poto(Dokumen Korlantas/detik news)
Kabarjateng.com, Brebes:Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa mengecek arus lalu lintas di Brebes, Jawa Tengah.

Saat mengecek jalur yang dilalui pemudik sepeda motor di Brebes, Royke menyerahkan sapi kurban ke warga.

Selain memantau jalur motor, Royke juga memantau tol Brebes Timur (Brexit), Pejagan, Dermoleng, hingga Karangsawah.

Selama pantauan, Royke mengatakan, situasi lalin di Brebes masih normal.

Setelah menyisir sejumlah lokasi yang menjadi titik kemacetan saat libur Idul Fitri kemarin tersebut, Royke singgah di Desa Mandala Tonjong, Brebes, Jawa Tengah.

"Terima kasih pada warga yang telah menyambut kami dengan hangat. Kami di sini sedang melaksanakan pengamanan libur panjang hari raya Idul Adha. Kami ditugaskan mengawasi semua tol dan kebetulan hari ini bertepatan kami ada di daerah Brebes," kata Royke dalam sambutannya seperti dalam keterangan tertulisnya.
Royke lalu menuju Masjid Al-Falah untuk menyerahkan hewan kurban. Satu ekor sapi berjenis Brahmana diserahkan dalam kesempatan itu.

 "Semoga kurban ini dapat membawa berkah di desa yang cukup indah ini. Semoga dengan kehadiran kami membawa semangat warga desa dan dapat diberi berkah dan damai sejahtera selalu," ujar Royke. Seperti di lansir dari detik news.com, Sabtu 1/9/2017.(RN)