Sabtu, 08 Juli 2017

Kayu Jati Rakyat Dari Cikuya Banjarharjo Memiliki Karakteristik Tersendiri

Kabarjateng.com, Brebes: Popularitas kayu jati yang memiliki ciri khas berkualitas atau bermutu tinggi dengan tekstur seratnya, memang tidak di ragukan lagi.

Pohon kayu jati yang tumbuh menyebar hampir di seluruh dataran pulau jawa, sebagai tumbuhan yang memiliki karakteristik memang sudah di kenal ratusan tahun silam,namun dari itu setiap daerah penghasil kayu jati memiliki sisi kualitas dan tekstur yang berbeda, hal itu di dasari dari unsur tanah yang di kandung.

Dataran tinggi di Kabupaten Brebes yang memiliki kandungan tanah zat kapur sangat ideal sebagai lahan penghasil kayu jati terbaik,kususnya di wilayah kecamatan Banjarharjo.

Kayu jati yang di hasilkan dari daerah tersebut memiliki warna kayu yang cenderung hidup,kadar air yang rendah, tidak mudah pecah, berminyak dan memiliki pori pori yang padat.

Wilayah Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes, selain pohon kayu jati yang di kelola Perhutani, sebagian juga di kelola oleh rakyat.

Pemasaran kayu jati yang harus melewati beberapa aturan maupun dengan harga yang relatif tinggi, memaksa hanya beberapa orang yang mampu bergelut dalam bidang pemasaran kayu jati.

Ruskam SPd warga RT.05/01 Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes, yang merupakan PNS di lingkungan Pendidikan Kabupaten Brebes, di sela sela kesibukanya sebagai Kepala sekolah SDN Cikuya 03 Banjarharjo, selama 10 tahun dirinya mencoba menggeluti bisnis pemasaran kayu jati rakyat.

Dikatakanya selain sebagai ajang bisnis, dirinya tergerak sebagai pengepul dan memasarkan kayu jati rakyat mengingat banyak warga di lingkunganya menanam pohon jati rakyat, serta untuk turut membantu memasarkan hasil olahan petani kayu jati rakyat.

“Desa Cikuya merupakan titik tumpu penanaman pohon jati rakyat, ada lebih 500 hektar perkebunan jati rakyat. Dengan modal surat surat ijin resmi dari pihak terkait, kami ingin membantu memasarkan kayu jati yang di tanam oleh masyarakat, dan kami hanya menjual kayu jati rakyat” tandas Ruskam.

“Kayu jati rakyat dari wilayah Kecamatan Banjarharo memiliki kelebihan tersendiri, dengan kondisi alamnya yang memiliki unsur zat kapur, kayu jati rakyat selain berkualiatas memiliki pori pori yang padat juga tidak mudah pecah” terangnya.

Selama ini menurutnya pemasaran kayu jati rakyat selain di pasarkan di wilayah Balapulang dan Pegirikan Tegal, beberapa pemesan juga datang dari daerah lain.

“Saat ini pemasaran kami ke Balapulang dan Pegirikan tegal, Beberapa klasifikasi harga kayu jati rakyat glonggongan kami jual ke pembeli dengan OP/Mendeling[ukuran] 10-19 perkubik Rp.2.300.000-Rp.2.500.000, kemudian ada OD/Mandeling[ukuran] 25-28 dengan harga sekitar Rp.3.500.000-Rp.4.000.000, kemudian ada OD/mandeling[ukuran]30-40 keatas sekitar Rp. 4.500.000 dan seterusnya tergantung dari mutu kayu, sehingga harga kayu jati rakyat itu bervariatif”beber Ruskam.

Selain jual jenis Glonggongan, ruskam juga sering menerima order pesanan kayu jati belah.[RN]


EmoticonEmoticon