Selasa, 02 Mei 2017

Lingkungan Tercemar Limbah , Warga Desa Bangsri Lakukan Protes

sejumlah pendemo sempatkan duduk duduk di halaman gedung DPRD Brebes menunggu hasil audiensi (Foto dokumen kabarjateng.com)

Kabarjateng.com,Brebes-Ratusan warga dari Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Jawa tengah, Selasa (2/5/17) gerudug kantor DPRD Brebes, Mereka memprotes pencemaran yang di timbulkan dari pabrik pakan dan penetesan ayam, PT. Charoen Pohphand yang telah beroperasi sekitar dua tahun silam.

Pencemaran yang ditimbulkan oleh pabrik pakan dan penetasan ayam tersebut, warga menuntut untuk ditutup, karena dianggap mengganggu kesehatan warga.

Ratusan warga datang menggunakan puluhan mobil dan ratusan sepeda motor berusaha masuk untuk menemui wakil rakyat di gedung DPRD Brebes.

Dalam orasinya, warga menuntut PT Charoen Pokphand segera ditutup, karena dianggap mengganggu kesehatan lingkungan.  sejak beroperasinya pabrik , udara dan air di sekitar pabrik tercemar dan mengganggu kesehatan warga.

Salah seorang pendemo mengatakan, pabrik penetasan dan pakan ayam yang berdiri sejak dua tahun lalu selalu dikeluhkan masyarakat. Warga selalu merasakan polusi udara berupa bau bangkai ayam yang menyengat. Warga sudah berulangkali memprotes baik kepada pabrik maupun Pemerintah Kabupaten Brebes. Namun hingga kini, pabrik penetasan dan pakan ayam ini tidak memperbaiki pengelolaan limbah hingga terus mencemari lingkungan.

Padahal menurut warga, sesuai surat rekomendasi dari Ditjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup nomor S.260/PPKL/PPU/PKL-3/12/2016, PT. Cahroen Pokphand harus merevisi dokumen lingkungan.

Antara lain mengajukan perizinan terkait pembuangan air limbah ke sungai, pengelolaan pembakaran limbah dan penanganan ayam yang mati. Namun hingga kini, pihak pabrik tidak mengindahkan surat rekomendasi.

Sementara audiensi di terima oleh Komisi 3 DPRD Brebes Bidang Pembangunan, dalam keteranganya Ketua Komisi 3 Bidang Pimbangunan, Charudin menegaskan, pihaknya akan memperjuangkan tuntutan warga Desa Bangsri, bahkan pihaknya mendorong Pemkab Brebes bersama pihak terkait untuk melihat langsung ke lapangan. namun pihaknya berharap dapat menemukan solusi untuk memecahkan permasalahan.

Sementara belum di dapat keterangan apapun dari pihak PT.Cahroen Pokhand.


EmoticonEmoticon