Senin, 22 Mei 2017

Kampung Kumuh Semarang Di Sulap Menjadi Kampung Pelangi Menjadi Destinasi Wisata Baru

Foto:Anomharya,Arieprahman
Kabarjateng.com, Semarang- Kampung Gunung Brintik yang letaknya persis di pinggir kali semarang, kurang lebih ada sekitar 325 rumah sebelumnya adalah kampung kumuh yang tak tertata, dengan rimbunan tanaman liar dan tembok-tembok merah tak berplester.

Namun sejak beberapa pekan terakhir, kampung ini berubah rupa, dan juga berganti nama menjadi Kampung Pelangi yang indah dan penuhi warna-warni.

 Keindahan kampung pelangi banyak menarik perhatian, sehingga banyak yang unggah di media social, bahkan beberapa media asing ikut memberitakan keindahan kampung pelangi yang ada di Semarang.

Kampung pelangi bukanlah kampung bercat warna-warni pertama di Indonesia. Sejumlah daerah seperti Malang, Balikpapan, dan Lubuklinggau juga memiliki konsep kampung tematik yang serupa.Tapi foto-foto yang banyak diunggah di media sosial, media asing ramai membicarakannya, sehingga kampung yang dulunya kumuh sekarang menjadi destinasi wisata baru di Semarang.

 “Dari perumahan reyot di sulap menjadi kampung pelangi”

“ Tempat wisata populer berkat polesan cat,” tulis Mirror.co.uk.

 Proyek ini bermula dari rencana perbaikan Pasar Bunga Kalisari yang diinisiasi pemerintah kota tahun lalu. Pasar bunga yang berada persis di depannya itu diharapkan menjadi destinasi wisata baru dengan renovasi sekitar Rp 9,6 milyar. “(Tapi) setelah perbaikan itu selesai pada Desember lalu, kita lihat keindahan pasar tidak didukung oleh perkampungan di belakangnya yang merupakan kawasan kumuh,” kata Wali kota Semarang Hendrar Prihadi.( seperti di kutip dari P*wermag, Author:zzmh26xqcwh2ttagb)

Dari situlah muncul ide untuk melakukan renovasi kampung dengan proyeksi anggaran sekitar Rp 3 miliar. Namun proyek ini tidak bisa didukung oleh anggaran pemerintah, karena tidak semua rumah di sana tergolong miskin, sehingga pendanaan akhirnya dikumpulkan dari sumbangan, dana CSR perusahaan, hingga uang pribadi.

 Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan bahwa perbaikan di Kampung Pelangi ini diharapkan tak hanya sekedar luarnya saja. “Kami ingin mengubah sebuah wilayah yang terlihat kumuh dan sebagian warganya hidup di bawah garis kemiskinan, bisa menjadi perkampungan yang nyaman ditinggali, dihuni dan kesejahteraan mereka menjadi lebih baik. Harapannya ini bisa menjadi role model pengentasan kampung miskin yang lain di Semarang,” jelasnya.

 Salah satu warga kampung pelangi mengatakan, Perubahan ini menguntungkan bagi ekonomi keluarganya, kampungnya jadi ramai, "dulunya saya tidak jualan, sekarang jadi jualan, sudah tiga minggu,” katanya sambil menawarkan berbagai minuman dingin.[RN]

0 komentar:

Posting Komentar