Rabu, 12 April 2017

RSUD Brebes Miliki Layanan Kesehatan Unggulan Poli Jantung Dengan Alat Medis Canggih









Kabarjateng.com, Brebes - Rumah Sakit adalah institusi pemberi pelayanan kesehatan, sebagai wujud dari pelayanan kesehatan yang mampu memberikan pelayanan maksimal pada pasien, RSUD Brebes berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.

RSUD Brebes tipe B ini mampu memberikan pelayanan kedoktetan spesialis luas dan subspesialis terbatas, juga mampu menampung pelayanan rujukan dari rumah sakit kabupaten.

RSUD Brebes tergolong besar, dengan memiliki tempat tidur inap 167, termasuk 7 kamar tidur inap VIP, lebih banyak dari rumah sakit di Jawa Tengah yang rata 56 tempat tidur. Bahkan sebagai rumah sakit tipe B, tak hanya fasilitas gedung yang tingkatkan, peralatan medis juga terus dimodernisasi.

Selama satu tahun terakhir ini RSUD Brebes terus menambah alat-alat medis dan kebutuhan dokter spesialis, di antaranya peralatan USG empat dimensi, Fentilator, Laeroskopi dan monitor di runag ICU serta ruang operasi.

Khusus peralatan medis jantung, kini RSUD Brebes mempunyai alat medis yang terbilang paling canggih di wilayah eks karsidenan Pekalongan, yakni Echo Cardiography yang berfungsi sebagai alat untuk memberikan gambaran fungsi kerja jantung, alat ini mampu mendeteksi pembesaran jantung, kebocoran sekat-sekat jantung, kondisi otot jantung yang lemah dan adanya tumor. ujar Wakil Direktur RSUD Brebes, Slamet Harjono di ruang kerjanya.

"Selain itu, kami juga memiliki alat treadmill dan CT scan 16 slice,” terangnya. Lebih lanjut dijelaskan, poli jantung dengan alat medis yang modern itu menjadi layanan unggulan di RSUD Brebes. untuk itu, dokter spesialis juga dilakukan penambahan personel.

Di tahun 2016 ada penambahan 4 dokter spesialis, yang meliputi dokter spesialis jantung, bedah, ortopedi dan dokter spesialis laboratorium.

"Kami melakukan penambahan dokter spesialis, pembangunan gedung hingga peralatan medis ini karena memang menjadi kebutuhan mendesak bagi layanan kesehatan masyarakat. Bahkan, akibat kekurangan ruang rawat inap para pasien harus rela menunggu sampai dua hari agar bisa mendapatkan ruangan inap. Ini yang menjadi kami prihatin dan harus terus berbenah,” paparnya.

"RSUD Brebes sudah menjadi rujukan pasien regional" imbuhnya.


EmoticonEmoticon