Senin, 17 April 2017

Pertahankan NKRI, Kader Penggerak Nahdlatul Ulama Nyatakan Sikap Bersama

 Ribuan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama Nyatakan Sikap Bersama (foto antara jateng.com)


Kabarjateng.com - Kondisi negara yang semakin terkikis jiwa semangat persatuan dan kesatuanya, ancaman radikalisme yang cukup parah. Paham-paham garis keras yang terus menghantui dan sangat mengancam kerukunan umat beragama. Oleh karena itulah, Nahdlatul Ulama (NU), organisasi terbesar di Indonesia, melalui Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (KPNU) menyatakan sikap bersama mempertahankan NKRI.

Sekitar 15.000 kader KPNU yang telah dinyatakan lulus pendidikan kader NU di seluruh Jawa Tengah sejak 2013, menggelar apel dan sumpah setia mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila di Pantai Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Dengan menyatakan siap sedia berkorban jiwa dan raga demi mempertahankan NKRI.

Acara ini didahului dengan istighosah atau doa bersama pada Sabtu (15/4) malam di tepi Pantai Petanahan. dengan maksud, do'a bersama untuk memohon keselamatan untuk bangsa dan negara. 

Dikatakan Ketua Panitia Istighosah dan Apel Akbar Kesetiaan untuk NKRI dan Pancasila, KH.Muzzamil" Kami merasa sudah saatnya bergerak menyelamatkan negara Indonesia dari segala ancaman yang akan memecah belah bangsa dan kesatuan NKRI, hal itu timbul karena kami merasa adanya ancaman radikalisme yang semakin terlihat" terangnya.

Rois Syuriah Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah KH Ubaidilah Shodaqoh menegaskan NKRI bentuk negara yang sudah final di Indonesia. Menurut dia, bentuk negara ini cocok untuk melindungi segenap warga bangsa yang terdapat banyak perbedaan di dalamnya. maka NKRI harga mati yang sudah tidak bisa ditawar lagi dan seluruh kader NU di Indonesia sudah telah bersumpah dan berkomitmen untuk tetap mempertahankannya sampai titik darah penghabisan.

Ia menuturkan ada kelompok yang terus meneriakkan berdirinya khilafah islamiyah atau negara Islam, hal ini tidak boleh dibiarkan. "NU siap berada di garis paling depan untuk menghadangnya," katanya. (Di lansir dari antara jateng.com)

0 komentar:

Posting Komentar