Selasa, 11 April 2017

Edarkan Narkoba, ES Terancam Hukuman 2 Tahun Penjara


Kabarjateng.com, Brebes – ES (24) warga jalan Sultan Agung Kampung Saditan RT o1 RW 07, Kelurahan Brebes Kecamatan Brebes berhasil di tangkap di rumahnya oleh Satnarkoba Polres Brebes karena diduga sebagai pengedar obat berbahaya. 


ES, ditangkap Minggu dini hari (9/4/2017) dirumahnya dengan barang bukti beberapa obat obat keras yang masuk daftar narkoba, yaitu sejenis Tramadol dan Hexsimer yang sudah di kemas perpaket berikut uang 400 ribu rupiah dan 2 hp.


Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kasat Resnarkoba Polres Brebes, AKP Eko Sugeng menuturkan, "tersangka ditangkap atas dasar laporan warga atas ulahnya yang menjual obat-obatan terlarang, saat ditangkap, tersangka sedang mengemas obat yang akan diedarkan, yakni berupa obat Tramadol dan Heximer di rumahnya,” ujar AKP Eko Sugeng.

Untuk memastikan bahwa tersangka merupakan pengedar, Polisi berusaha mendapatkan barang bukti dengan menggeledah kamar tersangka, dan di temukan beberapa obat-obatan yang masuk daftar terlarang yang sudah dikemas,” imbuhnya.

AKP Eko menjelaskan, heximer merupakan obat-obatan keras yang dijual secara terbatas. Obat tersebut digunakan sebagai obat penenang atau antidepresian yang biasa dikonsumsi oleh orang stres atau orang gila. "Kalau dijual tanpa izin dokter, obat ini kemungkinan besar untuk disalahgunakan. Jadi bisa dipakai buat mabuk-mabukan, dengan campuran minuman keras," katanya.

Sementara tersangka terancam  dikenai Pasal 196 Jo 98 ayat (2) UURI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman yakni 2 tahun penjara.


EmoticonEmoticon