Sabtu, 04 Maret 2017

Wanita Kurir Narkoba Dijebloskan Di Lapas Bulu Semarang

Seorang perempuan berinisial MDS, yang dibekuk polisi gara-gara menjadi kurir narkoba jaringan internasional saat ini dijebloskan ke dalam tahanan Lapas Wanita Kelas IIB Bulu Semarang.

Kabid Pemberantasan Narkoba BNNP Jateng, Suprinarto menyatakan perempuan tersebut terbukti bersalah melakukan komunikasi dengan gembong jaringan narkoba yang bertransaksi di Stasiun Balapan Solo.

“Untuk wanita yang sempat ditangkap di Solo itu terjerat pasal 127 dan pasal 121 karena jelas-jelas mengetahui peredaran narkoba, dia terbukti bersalah dan saat ini ditahan di Lapas Bulu,” ungkap Suprinarto, di sela pemusnahan barang bukti sabu dan pil ekstasi di markas BNNP Jateng Jalan Madukoro, Rabu (1/3).

Dalam kesempatan tersebut, petugasnya juga mengeler Sutrisno alias Babe seorang gembong narkoba yang turut diamankan saat di Solo beberapa bulan lalu. Khusus Babe, katanya, akan dijerat Pasal 112 tentang Tindakan Permufakatan Jahat dengan dengan ancaman hukuman mati. 

Sedangkan untuk pemusnahan barang buktinya sendiri, BNNP melarutkan 1 kilogram sabu serta 588 butir pil esktasi hasil dari pengungkapan peredaran narkoba di Lapas Nusakambangan, Cilacap. Barang bukti sebanyak itu dilarutkan dalam ember bersama air, solar, dan deterjen.

Setelah larut, sabu dan ekstasi selanjutnya dibuang ke saluran pembuangan air di salah satu toilet kantor BNN Jateng. Menurut Kepala BNNP Jateng Tri Agus Heru P, 1 kilogram sabu dan ratusan ekstasi itu diperkirakan mampu membunuh 16 ribu jiwa pengguna di Jateng.

Makanya, ia menganggap pemusnahan narkoba sangat penting untuk memerangi peredaran narkoba yang kini sangat marak.

“Setelah melalui proses penyelidikan dalam kurun waktu tertentu dan diambil sampelnya lalu dimusnahkan. Ini bisa memakan korban mencapai 16 ribu jiwa,” kata Tri, sembari menambahkan bahwa pemusnahan narkoba juga disaksikan beberapa petinggi BPOM dan Kejati Jateng.

0 komentar:

Posting Komentar