Kamis, 09 Maret 2017

Tim Gabungan Satpol PP dan Kepolisian Ringkus 33 PSK Di Semarang

Kabarjateng.co, Semarang - Tim Gabungan Satpol PP dan Kepolisian melakukan razia untuk penegakan Perda 1959 tentang Menekan Pekerja Seks Komersial di jalanan.

"Razia semalam menjaring 33 orang PSK. Mereka yang terjaring langsung dikirim ke Resos Wanito Tomo Solo," ujar Endro Pudyo, Kepala Satpol PP Kota Semarang, Kamis (9/3/2017).

Razia dilaksanakan Rabu malam hingga Kamis dinihari melibatkan 70 personel. Pekerja Seks Komersial (PSK) yang sering mangkal di pinggir jalan menjadi permasalahan di perkotaan dan meresahkan masyarakat. Lebih dari itu, PSK juga dianggap sebagai penyakit sosial masyarakat.

Sekira 70 personil gabungan ikut dalam razia yang di lakukan pukul 23.30 WIB hingga pukul 02.00 WIB.

Endro Pudyo, Kepala Satpol PP Kota Semarang, mengatakan, dalam razia tersebut terjaring 33 orang PSK.

Dia juga menuturkan razia tersebut memang dilakukan mendadak agar lebih maksimal.

"Mulai kawasan Imam bonjol, Tanjung, Pemuda, dan Gajah Mada disisir petugas. Beberapa PSK yang terkepung tidak sempat melarikan diri. Bahkan ada yang pura-pura menjadi tamu sebuah hotel, tapi petugas cukup jeli," tuturnya.

Endro menambahkan, razia tersebut merupakan penegakan Perda 1959 tentang menekan Pekerja Seks Komersial di jalanan.

"Kami akan intensifkan razia tersebut bersama jajaran Kepolisian, untuk penegakan perda," imbuhnya.
*TN


EmoticonEmoticon