Kamis, 09 Maret 2017

Sopir Truk Meninggal Tenggelam di Embung Grobogan

Kabarjateng.com, Grobogan - Kamis (09/03) sekitar pukul 12.30 seorang sopir truk toko terminal tewas saat sedang mandi di sebuah embung pertanian di Desa Pakis Kecamatan Kradenan, Grobogan. Identitas korban diketahui bernama Sumardi, (29), warga Desa Rejosari, Kecamatan Kradenan.

Informasi yang didapat menyebutkan, peristiwa orang tenggelam itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Sebelum kejadian, korban sempat mengantarkan pasir ke tempat pelanggan di Kradenan. Setelah pulang dan makan siang, korban pamit pada majikannya untuk membersihkan badan di embung yang lokasinya tidak jauh dari tempatnya bekerja.

Begitu sampai di lokasi, korban langsung melepas pakaian dan menceburkan diri ke dalam embung berisi air sedalam 3 meter tersebut. Beberapa menit setelah itu, korban terlihat seperti mengalami kesakitan dan kemudian berteriak minta tolong.

Saat itu, kebetulan ada beberapa warga yang sedang mengambil air dan mancing ikan di embung tersebut. Selanjutnya, beberapa orang di antaranya langsung terjun ke dalam air untuk menolong korban.“Saat melakukan pertolongan sempat mengalami kesulitan. Soalnya, korban waktu itu meronta-ronta sehingga menyulitkan orang yang menolong,” kata Kades Pakis Priyono.

Akhirnya, dibantu beberapa orang lainnya, korban berhasil dievakuasi dari embung. Namun, saat diperiksa, kondisinya sudah meninggal dunia karena sudah cukup banyak kemasukan air. “Korban sebenarnya bisa berenang dan sudah sering mandi di embung. Mungkin tadi sempat kram kakinya ketika mandi,” sambung Priyono.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Eko Adi Pramono ketika dikorfirmasi membenarkan adanya info peristiwa orang tenggelam di embung tersebut. “Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda penganiayaan pada tubuh korban. Selanjutnya, korban sudah kita serahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya


EmoticonEmoticon