Rabu, 08 Maret 2017

Mahasiswa UNNES Semarang Beromzet Usaha 1 Milyar Membagikan 1000 Gelas Susu Saat Wisuda


Kabarjateng.com, Semarang - Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) Mohamad Faisal Hidayat membagikan 1.000 gelas susu usai diwisuda, kemarin. Dia merasa berkat susu bisa mengantarkannya menyelesaikan studi hingga ingin berbagi dengan keluarga mahasiswa yang datang ke kampus Unnes.

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu memulai usaha penjualan susu pada awal 2013. Dengan uang Rp1,3 juta ia nekat menyewa kios di Jalan Cempaka, Sekaran, tidak jauh dari kampusnya. Saat ini dia memiliki 15 outlet dan 3 outlet yang dijalankan dengan jalan kemitraan yang berada di lima provinsi. Selain di Jawa Tengah, ia membuka outlet di Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, dan Lombok (NTB). Jika dirata-rata ia bisa membuka satu outlet baru per dua setengah bulan. Omzet tiap bulan per outlet dirata-rata sekira Rp 60 juta sehingga omzet total keseluruhan mencapai sekitar Rp 1 miliar per bulan. 

Sejak awal ia berkomitmen untuk mengembalikan keuntungan yang diraih untuk diinvestasikan kembali. Karena itulah cabang usahanya bertambah dalam waktu singkat.

Menurut Faisal, kondisi ekonomi keluarganya kurang sehat sejak terjadi krisis moneter. Akibatnya, keluarganya harus berpindah-pindah. Tidak kuat tinggal di Bekasi, mereka sempat pindah ke Klaten sebelum akhirnya kembali pindah ke Brebes. Kondisi ekonomi itulah yang sempat membuatnya pesimistis bisa kuliah. Tapi ketika ia diterima di Program D3 Teknik Elektro Unnes, ia memberanikan diri untuk merantau ke Semarang.

Dalam situasi sulit itu Faisal merintis usaha. Dengan gerobak ia membuka usaha sate aji. Dengan gerobak pula ia pernah jualan olos dan coklat. Semua usaha itu dilakukan di sekitar kampus.

Pada semester ketiga, ia memperoleh bantuan usaha melalui Program Mahasiswa Wirausaha (PMW). Modal sebesar Rp 5 juta itu ia gunakan untuk riset pasar dan tersisa hanya Rp 1,3 juta. Dengan uang sisa itulah ia memulai usaha Its Milk. Saat usahanya mulai naik, ia merekrut dua teman kuliah untuk mengelola usahanya. Karena tak bisa memberi gaji, Faisal menjanjikan saham kepada keduanya.

Setelah usahanya berkembang, Faisal ingin mengangkat potensi kuliner Indonesia ke tingkat internasional. Saat ini tim riset Its Milk sedang mengadakan riset berbasis susu untuk menciptakan rasa lokal seperti ketela dan rempah.


EmoticonEmoticon