Senin, 20 Maret 2017

Isu Penculikan Anak Mulai Menyebar Di Kudus, Ini Pesan Kapolres Kudus

Kabarjateng.com, Kudus - Akhir-akhir ini informasi menyesatkan terkait aksi penculikan anak dengan modus pelaku pura-pura menjadi gila mulai ramai di Kabupaten Kudus. Informasi tersebut beredar luas melalui pesan berantai via aplikasi WhatsApp (WA).

Kapolres Kudus, AKBP Agusman G‎urning mengimbau, masyarakat jangan turut menyebar informasi atau berita yang sumbernya tidak jelas.

Disampaikan lebih lanjut, informasi terkait penculikan anak, yang banyak beredar belakangan ini, telah meresahkan masyarakat.

Hal itu lantaran, masyarakat menjadi mudah timbul rasa curiga berlebihan terhadap orang yang tak dikenal.

"Waspada itu bagus, tapi jika berlebihan, hingga sampai taraf paranoid, itu bisa berbahaya. Disulut sedikit saja, bisa burujung pada aksi main hakim sendiri," tutur dia.

Untuk menetralisir berita hoax yang meresahkan tersebut, sambung Gurning, ia akan memaksimalkan peran Babinkamtibmas, di masing-masing desa.

"Kami minta Babinkamtibmas untuk memberi edukasi ke masyarakat, selain itu jika ada orang yang gerak-geriknya mencurigakan, laporkan saja ke petugas, jangan main hakim sendiri," tandas dia. (TBN)


EmoticonEmoticon