Senin, 06 Maret 2017

Diduga Mabuk, Polisi Dihajar Warga Setelah Tabrak Sepeda Motor Di Tasikmadu Karanganyar


Kabarjateng.com, Karanganyar - Minggu (05/03) Andi yang merupakan anggota polisi dihajar massa setelah mobil yang dikendarainya menabrak sepeda motor di Dusun Pendem Wetan, Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar. 

Menurut saksi mata, mobil Avanza yang dikendarai Andi dengan nomor polisi AD 9045 CF melaju zig zag sehingga membahayakan keselamatan warga. Dari arah yang sama, di depannya ada sepeda motor trail yang dinaiki pasangan suami istri dan anak berumur sekitar empat tahun.

Sesampainya dilokasi kejadian, mobil Avanza menabrak sepeda motor tersebut. Beruntung pengendara sepeda motor tidak mengalami luka berat.

Dari informasi yang diperoleh, saat itu Andi sedang mabuk lantaran tercium bau alkohol dari mulutnya.

Melihat kejadian tersebut, massa langsung emosi lantaran cara mengemudi mobil yang dikendarai Andi dengan ugal-ugalan dan membahayakan pengendara lainnya.

Setelah menabrak motor, Andi tidak segera keluar dari mobilnya. Akhirnya seorang warga mematikan mesin mobil dan mengambil kunci mobil tersebut. “Setelah mesin mobil saya matikan dan kuncinya saya ambil, dia ditarik massa keluar dari mobil dan dipukuli,” ujar salah satu warga.

Beruntung saat itu ada seorang polisi yang mengetahui kejadian itu dan mengamankan Andi ke kompleks rumah orang tua Sumanto, ketua DPRD Karanganyar.

Kanitlaka Ipda Maryadi mewakili Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Ahdi Rizaliansyah, menjelaskan pengemudi mobil Avanza AD 9045 CF itu adalah polisi. Tapi menurut dia yang bersangkutan tidak bertugas di Karanganyar.

Maryadi mengakui polisi tersebut tinggal di Jaten, Karanganyar. Menurut dia, polisi itu sudah diserahkan ke Propam Polres Karanganyar untuk diproses hukum. “Pangkatnya apa saya tidak tahu, yang jelas tadi langsung saya serahkan ke Propam,” Imbuhnya.


EmoticonEmoticon