Kamis, 09 Maret 2017

3 Orang Diduga Penculik Anak Hampir Jadi Amukan Massa Ternyata Benar-benar Gila

Kabarjateng.com - Dalam dua hari terakhir ini warga Kendal diresahkan dengan sejumlah postingan dan pesan berantai di media sosial.

Pesan tersebut menghimbau agar masyarakat Kendal berhati-hati dengan pengamen atau pengemis yang sedang menyamar untuk menculik anak-anak yang beredar di Weleri, Cepiring, bahkan Sukorejo.

Bahkan ada tidak sedikit pengguna media memposting foto dengan caption bahwa penculik yang menyamar tertangkap.

Seperti yang dibagikan oleh akun Nissa Ulffiatun yang mengabarkan bahwa telah terjadi penculikan siswa SD di Desa Damarjati, pelaku tiga orang yang dan sedang diinterogasi di Polsek Sukorejo.

Kapolsek Sukorejo AKP Haryo Deko Dewo, membenarkan ada 3 orang yang diserahkan oleh Sat Pol PP Kecamatan Sukorejo kepada Polsek, Rabu (8/03).

Tetapi, Deko menegaskan bahwa ketiga orang tersebut bukanlah penculik seperti yang ramai dibicarakan.

"Itu orang yang mengalami gangguan kejiwaan yang ditemukan di Desa Selokaton dan Desa Damarjati Kecamatan Sukorejo," ujarnya, Kamis (09/03)

Deko menjelaskan tiga orang yakni Kasmini (40) warga Langenharjo Kelurahan Kebondalem, Kabupaten Kendal, Sutiah (36 th) warga Desa Dempelrejo Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal dan Mariati M (55 th) warga Campursari Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung.

Setelah melakukan koordinasi dengan Polsek Pegandon, satu diantara orang yang mengalamj ganguan jiwa yakni Sutiah adalah warga Ngampel sesuai alamat.

Tidak lama, datang dari Kades Ngampel dan orang tua Sutiah untuk menjemput dan membawa pulang ke rumahnya.

"Dari keterangan orangtua Sutiah, anaknya memang mengalami gangguan jiwa dan telah meninggalkan rumah sekira satu 1 minggu," terangya

Sedangkan Mariati dan Kasmini saat ini sudah diserahkan oleh anggoa Sat Pol PP dan Dinas Sosial Kecamatan Sukorejo diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Kendal.


EmoticonEmoticon