wisata pulau cemara

wisata pulau cemara

wisata pulau cemara

wisata pulau cemara

wisata pulau cemara

wisata pulau cemara

Jumat, 31 Maret 2017

Kecelakaan di Depan Stasiun Simpang 5 TV, 1 Korban Meninggal Dunia dan 2 Kritis

Kabarjateng.com, Pati - Jum'at (31/03) siang terjadi kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan, yakni sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi K 3215 UG, sepeda motor Suzuki dengan nomor polisi K 3690 JD, dan truk tronton di depan stasiun simpang 5 tv, tepatnya di Jl Raya Pati-Kudus Km 6,5, Margorejo, Pati.

Akibat kecelakaan ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan 2 korban mengalami kritis.

Diketahui identitas korban yang meninggal dunia bernama Natalina warga Desa Ngawen, Kecamatan Margorejo Pati.

Menurut saksi mata, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario dan sepeda motor Suzuki melaju searah dari arah timur. Saat berada dilokasi kejadian, tiba-tiba kedua kendaarn tersebut di tabrak truk tronton dari belakang.

Persipa Pati Dipastikan Absen Dari Kompetisi Liga 3 Musim Ini

Patifosi
Persipa dipastikan absen dari kompetisi Liga 3 musim ini. Sebab, hingga batas waktu pendaftaran klub pada Selasa (28/3), tim berjuluk Laskar Saridin ini belum mendaftarkan timnya.

Sekretaris Umum Askab PSSI Pati Didik Supadi mengungkapkan, pihaknya sudah berkonsultasi dengan sejumlah pihak sebelum memastikan absen di kompetisi Liga 3 musim ini.

Selain dengan suporter, pihaknya juga sudah konsultasi dengan Askab PSSI Semarang dan beberapa pihak lain. Setelah mempertimbangkan  segala efeknya, akhirnya disepakati bahwa tahun ini tim yang bermarkas di Stadion Joyokusumo  ini memutuskan untuk absen dari kompetisi.

”Kami sudah pertimbangkan berbagai efeknya. Karena, kami juga tidak memutuskannya sendiri. Ada dari suporter dan beberapa pihak. Karena kalau hanya sekali tidak ada sanksi, kami putuskan untuk absen, karena  memang tidak ada anggaran,” ujarnya kemarin.

Dengan absennya tahun ini, Didik berujar bisa membuat Askab PSSI Pati menyiapkan tim untuk tahun depan agar lebih baik lagi. Sehingga, persiapan untuk tahun depan lebih matang dan memiliki skuad yang berkualitas. Sebab, bila dua tahun absen berturut-turut, Persipa bisa terkena sanksi.

Sementara itu, para pemain yang musim lalu memperkuat Persipa, kini telah bermain di sejumlah klub. Didik menyebutkan, kebanyakan mereka telah mendapatkan klub untuk tetap berkiprah di persepakbolaan.

”Mereka yang tidak terkena efek regulasi masih tetap berkiprah. Ada yang di Persiku, Persekap Pekalongan, dan Persis Solo,” katanya lagi.

Selain itu, beberapa di antara mereka juga  bergabung ke klub-klub di Blora, Rembang, dan juga Kendal.

Adapun dengan absennya Persipa senior, kini askab pun fokus untuk Persipa Junior yang sedang berkiprah di Piala Soeratin. Pihaknya berharap, Laskar Saridin Muda bisa berbicara banyak dengan segala keterbatasan yang ada.

Sumber : Jawa Pos.

Kebakaran Menghanguskan 2 Toko di Pekalongan

Kabarjateng.com, Pekalongan - Jum'at (30/03) malam sekitar pukul 23.30 terjadi kebakaran di  Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekalongan.

Kebakaran tersebut membakar dua toko, yakni toko kelontong dan toko bengkel onderdil.

Kapolsek Pekalongan Timur, Kompol Agus Riyanto,menyebut api pertama kali berasal dari toko bengkel onderdil. Sampai saat ini belum bisa apa penyebab pasti kebakaran tersebut.
"Saat ini itu pemilik bengkel tidak ada dilokasi kejadian, jadi belum bisa dimintai keterangan. Sedangkan pemilik toko kelontong berada dilokasi, tapi masih shock. Jadi belum kami mintai keterangan," Imbuhnya

Dua jam kemudian, akhirnya si jago merah berhasil benar-benar diatasi berkat petugas pemadam kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil juga masih belum bisa dipastikan.

Kamis, 30 Maret 2017

Kecelakaan Sepeda Motor dengan Truk Kontainer di Bawen Ungaran, Kakek 70 Tahun Meninggal Terlindas Truk

Kabarjateng.com, Ungaran - Kamis (30/03) siang terjadi kecelakaan antara sepeda motor Suzuki Smash dengan nomor polisi H 3565 SL dengan truk kontainer dengan nomor polisi H 1356 AW di depan SPBU Mijen, Ungaran, Kabupaten Semarang.

Dalam kecelakaan mengakibatkan satu pengendara sepeda motor Suzuki Smash, Bambang Budi Murdono (70) warga Dusun Jambu Kidul RT 03 RW 02, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang meninggal dunia dilokasi kejadian karena terlindas truk.

Kecelakaan bermula saat Bambang mengendarai sepeda motor dari arah Semarang menuju ke arah Bawen. Sesampainya dilokasi kejadian, sepeda motor tersenggol body belakang truk kontainer yang dikemudikan oleh Toparwi (42) warga Desa Beji RT 3 RW 1 Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang dari arah yang sama.
Sepeda motor Suzuki Smash dengan nomor polisi H 3565 SL
Setelah tersenggol, korban tidak bisa mengendalikan sepeda motornya hingga akhirnya terjatuh dan terlindas truk kontainer.

Saksi mata, Fajar Febriyanto (34) yang saat itu berada dibelakang truk mengatakan, truk kontainer berjalan pelan di lajur kiri karena ada truk Satpol PP di lajur kanan yang melambat karena hendak berputar arah.

"Saat truk berjalan pelan, korban menyenggol bagian samping belakang truk, korban terjatuh dan terlindas roda truk bagian belakang belakang," Imbuhnya.

Saat sopir truk kontainer, Toparwi dimintai keterangan di Mako Satlantas Polres Semarang, ia membantah telah menabrak korban karena truk berjalan lambat.

Rabu, 29 Maret 2017

Seorang Warga Ditemukan Tewas Di Kali Bendo Plukaran Gembong Pati

Kabarjateng.com, Pati - Rabu (29/03) warga Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Pati digegerkan dengan penemuan mayat di kali bendo plukaran Kecamatan Gembong, Pati.

Diketahui identitas korban bernama Mohammad Ali (24) warga Dukuh Rubiyah, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, Pati.

Pertama kali korban ditemukan oleh seorang Petani, Rupaat yang saat itu dari sawah hendak pulang kerumahnya melewati Kali Bendo, Desa Plukaran.  Mengetahui kejadian tersebut, Rupaat langsung memberi tahu temanya untuk melaporkan kejadian itu keperangkat Desa Plukaran. 

Tak lama berselang, Polsek Gembong datang ditempat kejadian untuk melakukan proses evakuasi dan melakukan autopsi yang dilakukan oleh petugas Puskesmas.

"Anak saya pergi dari rumah sejak tadi pagi pukul 06.00. Ia memiliki riwayat penyakit ayan dan juga mengalami keterbelakangan mental," Ujar Kasim, ayah korban.

"Saya kaget mendengar kabar bahwa anak saya sudah dalam keadaan tak bernyawa," Imbuhnya.

Salah Satu Mesin SPBU di pekalongan Ambruk Tertarik Mobil

Kabarjateng.com, Pekalongan - Selasa (28/03) malam sebuah mesin pengisian bahan bakar di SPBU THR, Kota Pekalongan ambruk karena tertarik oleh mobil MPV dengan nomor polisi B 1685 CFV yang saat itu sedang mengisi bahan bakar.

Manager SPBU THR Pekalongan, Tri Paryono, mengatakan, saat itu sebuah mobil warna putih sedang mengisi bahan bakar jenis pertalite. Saat pengisian belum selesai, petugas SPBU sedang mengembalikan uang sisa pengisian.

Saat nosel pengisian bahan bakar masih menempel di lubang tangki, mobil tersebut berjalan sehingga menarik mesin pengisian hingga ambruk.

Mobil sempat berhenti sebentar, namun setelah itu langsung kabur.

"Saya belum tau berapa jumlah kerugiannya. Namun saat ini kami sudah menghubungi teknisi," Ujar Tri Paryono.

Selasa, 28 Maret 2017

Kebakaran di Pabrik Garmen Kawasan Tanjung Emas Semarang

Kabarjateng.com, Semarang - Selasa (28/03) sore terjadi kebakaran di gudang garmen PT Glory Industrial II Jalan Coaster no 8 Blok A11-12A, kawasan Pelabuhan Tanjung Emas.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu asap hitam keluar dari gudang. Melihat kejadian tersebut, petugas keamanan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. 

Bangunan yang terbakar itu hanya berjarak sekitar 100 meter dari tangki bahan bakar komplek Indonesia Power.

"Kalau merembet, wassalam. Tangki-tangki itu penuh berisi bahan bakar," ujar kepala Seksi Penyelamatan dan Komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang.

Belum diketahui jumlah kerugian materiil pabrik garmen ini. Beberapa pejabat perusahaan yang datang ke lokasi pun enggan berkomentar.

Terekem CCTV, Pelaku Pencurian Kotak Amal Dimasjid Kendal di Bekuk Polisi

Kabarjateng.com, Kendal - Selasa (28/03) dini hari Unit Reskrim Polsek Boja Polres Kendal yang dibantu Unit Reskrim Polsek Ungaran berhasil menangkap pelaku pencurian kotak amal di Masjid At Taqwa, Desa Banjarejo Kecamatan Boja Kabupaten Kendal.

Aksi tersebut dilakukan pada Rabu (22/03) lalu.

Takmir masjid, Masrukhan (35) baru mengetahui pada Kamis (23/03) saat ia hendak sholat shubuh dan mengetahui kotak amal dalam kondisi terbuka serta isinya sudah dalam keadaan kosong.

Diketahui pelaku berjumlah dua orang yakni Dwi Utomo (44) warga Desa Beji, Kecamatan Ungaran dan Sawiji (50) Warga Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Salatiga.

Berdasarkan rekaman CCTV, kedua pelaku mengambil uang kotak amal berkisar Rp 5 Juta dengan cara merusak gembok kotak.

Dari rekaman CCTV yang terpasang disudut bangunan masjid, satu dari dua pelaku, Dwi Utomo  berhasil dibekuk dirumahnya sendiri. Sedangkan, Sarwiji saat ini masih dalam pencarian.

"Berdasarkan rekaman video CCTV, kami langsung menelusuri keberadaan kedua pelaku pencurian kotak amal tersebut," ujar Kapolsek Boja AKP Winarno Panji Kusumo.

Dari hasil penangkap tersebut, polisi berhasil menyita satu unit sepeda motor Yamaha Vega R dengan nomor polisi H 4528 EI, helm warna merah muda, jaket warna hitam serta uang sisa dari hasil curian sebesar Rp 361.700,-

Di Iming-iming Uang Jajan dan Pulsa, Saudara Sepupu Dibawah Umur Dicabuli Di Tegal

Ilustrasi
Kabarjateng.com, Tegal - Senin (27/03) Satuan Reskrim Polres Tegal Kota Polda Jateng menangkap YF (20), warga gang Kudawa Rt 04 Rw 03 Debong Lor Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal lantaran diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur.

YF melakukan aksi bejadnya terhadap korban yang masih berusia 16 tahun dan masih merupakan saudara sepupunya sendiri.

Kejadian tersebut diketahui setelah korban menceritakn kepada orang tuanya dan melaporkan ke polisi.

Kasat Reskrim AKP Aris Munandar, mengatakan, aksi bejad tersebut dilakukan oleh pelaku mulai sekitar bulan Maret hingga bulan Desember 2016. Pelaku sering bermain kerumah korban dan merayu korban diiming-imingi akan diberi uang jatah jajan dan akan diberikan pulsa oleh pelaku untuk melakukan perbuatan cabul tersebut.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Tegal Kota. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 (2) subsider Pasal 83 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak jo 64 KUHPidana, dengan ancaman hukuman selama 15 tahun.

Senin, 27 Maret 2017

Dua Pencuri Motor Nyaris Dihajar Massa Di Sukorejo Kendal

Kabarjateng.com, Kendal - Senin (27/03) dua pencuri sepeda motor nyaris  menjadi amukan warga setelah mereka terpergok hendak mencuri sepeda motor di halaman parkir di Toko Bangunan Harapan, Jalan Raya Sapen Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Diketahui kedua pelaku bernama Aang Rifaudin (25 ) warga Desa Kejajar Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo dan Triyono (20 th) warga Desa Rejosari Kecamatan Wonoboyo Kabupaten Temanggung.

Kapolsek Sukorejo Kendal, AKP Haryo Deko Dewo, mengatakan, dari saksi mata, peristiwa berawal saat salah seorang warga curiga dengan gerak-gerik kedua pelaku. Setelah diamati, kedua pelaku sedang berusaha melakukan aksinya menggunakan kunci palsu.

“Salah satu dari tersangka sempat kabur dan lari masuk ke dalam pemukiman warga. Tapi kemudian berhasil ditangkap,” Ujar AKP Haryo Deko Dewo.

“Dari hasil penyidikan keduanya merupakan residivis dengan kasus yang sama dan belum lama selesai menjalani masa hukuman di Lapas Temanggung, " imbunya.

Jembatan Sungai di Kali Serang Penghubung Jepara-Demak Roboh

Kabarjateng.com, Jepara - Jembatan sungai di Kali Serang yang menghubungkan Kabupaten Jepara dan Demak roboh, Senin (27/03) pagi. Jembatan sungai tersebut roboh lantaran tidak kuat menahan bebat truk yang dikemudikan oleh Anas warga Desa Bungo RT 01 RW 04 Kecamatan Wedung, Demak yang saat itu sedang melintas.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Salah seorang warga mengatakan, umur jembatan saat ini sudah tua dan muatan truk yang melebihi batas.

Jembatan tersebut merupakan jembatan inti yang menghubungkan antara Kabupaten Jepara dan Kabupaten Demak. Warga yang terbiasa menggunakan jembatan terpaksa harus putar balik menggunakan jalur lain yang jaraknya sekitar 5 KM.

Selain itu, jembatan tersebut juga biasa digunakan oleh pelajar dari Demak yang bersekolah di SMP 3 Welahan dan MTs di sekitar itu. Selain itu juga banyak pekerja konveksi yang banyak bekerja di Welahan.

Kabid Bina marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Hartaya mengungkapkan bahwa jembatan tersebut bukan merupakan kewenangan Pemkab Jepara, melainkan kewenangan Provinsi.

Sabtu, 25 Maret 2017

Kecelakaan Antara Mobil dan Truk di Desa Adirejo Blora

Kabarjateng.com, Blora - Sabtu (25/03) malam sekitar pukul 21.00 terjadi kecelakaan antara mobil dengan nomor polisi H 9000 C dan sebuah truk dengan nomor polisi K 1404 HB di Jalan Raya Desa Adirejo Kecamatan Tunjungan, Blora.

Tidak ada korban jiwa dalam kcelakaan ini.
Menurut saksi mata, kecelakaan bermula saat mobil merah melaju dari arah barat hendak menghindari jalan yang berlubang. Namun naas, dari arah berlawan terdapat truk yang sedang melaju. 

Seketika mobil langsung menabrak bagian sisi kanan truk.

Saat ini kecelakaan sudah ditangani oleh Polsek Tunjungan.


Diduga Penculik Anak, Pria Tanpa Identitas Dihajar Warga Di Mranggen Demak

Kabarjateng.com, Demak - Sabtu (25/03) seorang pria tanpa identitas yang dicurigai sebagai penculik anak menjadi sasaran amukan warga di Desa Banyumeneng, Mranggen, Demak.

"Pria tersebut memang terlihat berkeliaran di rumah-rumah warga. Tadi pagi dia sempat minta makan dirumah saya, nggak taunya siangnya sudah digebuki warga," Ujar Kepala Desa Banyumeneng, Muntaha.

Melihat keributan yang terjadi, Muntaha segera menghubungi Babinsa dan Babhinkamtibmas Banyumeneng. Tidak lama setelah itu, korban dievakuasi ke Puskesmas Mranggen II, Pucang Gading karena mengalami luka berdaah dibagian kepala.
Menurut Babinsa Desa Banyumeneng, Koptu Ahmad Safii, warga khawatir pria tersebut adalah penculik anak.

Ia juga menjelaskan sebelum terjadi pengeroyokan, pria tersebut enggan berbicara saat diajak berkomunikasi. Korban peneroyokan itu hanya mau menjawab dengan bahasa isyarat. Warga yang memiliki anak kecil menjadi khawatir.

"Saat ditegur, pria ini malah mengeluarkan senjata tajam, jenis kapak, dan pisau, tindakan itu memacu emosi yang kemudian terjadi peneroyokan," Imbuhnya.

Setelah dibawa ke Puskesmas, pria tersebut baru mau bibicara. Pria tersebut berasal dari Pasuruan, Jawa Timur. Setelah digeledah di tasnya selain ada kapak dan pisau juga ada bumbu dapur, gunting, hingga tembakau.

Perampokan Di Sukoharjo, Satu Pemilik Rumah Tewas Dengan Kondisi Terikat

Kabarjateng.com, Sukoharjo - Sabtu (25/03) pagi sekitar pukul 06.20 warga Dukuh Ngenden Desa Banaran Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo dihebohkan adanya seorang warga yang tewas di dalam rumahnya sendiri dengan keadaan kaki dan tangan yang terikat serta mulut tersumbat kain.

Diketahui korban bernama Sunarmi (67) Dukuh Ngenden RT 008 RW 007 Desa Banaran Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo.
Kejadian pertama kali diketahui oleh cucu korban, Candi Olivia (10) yang saat itu sedang datang untuk menengok neneknya yang tinggal sendirian dirumah.

Setelah sampai dirumah neneknya, Candi Olivia kaget melihat Sunarmi dalam kondisi tengkurap dengan kaki dan tangan yang terikat. 

Melihat kejadian tersebut, Candi Olivia langsung memanggil ayahnya, Andi Marsudi (36) yang saat itu masih berada diluar rumah.
Andi Marsudi bergegas masuk kedalam rumah dan mendapati Sunarmi sudah dalam keadaan tak bernyawa. Andi pun langsung berteriak meminta bantuan tetangga dan langsung melaporkannya ke Polsek Grogol.

Setelah mendapat laporan, Kapolsek Grogol AKP Sarwoko bersama tim medis Puskesmas Grogol segera datang dan langsung melakukan olah TKP.

Setelah melakukan pemeriksaan, ditemukan adanya bekas kekerasan pada tubuh korban.

"Barang milik korban yang hilang berupa gelang emas 6 buah, cincin 10 buah, kalung 3 buah, dan uang tunai Rp10 juta," ujar Kapolsek Grogol, AKP Sarwoko.

"Pihak kepolisian akan melakukan peyelidikan lebih lanjut," Imbuhnya.

Pengemudi Mobil Mabuk, Anggota Polrestabes Semarang Tewas Ditabrak Mobil

Kabarjateng.com, Semarang - Sabtu (25/03) dini hari sekitar pukul 01.00 terjadi kecelakaan antara mobil Honda CRV dengan nomor polisi H 168 DL dan sepeda motor Scoopy dengan nomor polisi H 5557 EG di Jalan Sriwijaya Kota Semarang.

Dalam kecelakaan ini mengakibatkan pengendara sepeda motor, seorang anggota Polrestabes Semarang, Bripka Andi Saputra (37) tewas ditempat karena mengalami luka parah dibagian kepala.

Diketahui Bripka Andi Saputra merupakan warga Jalan Damar Utara, Banyumanik, Semarang.

Kecelakaan bermula saat Bripka Andi Saputra mengendarai sepeda motor Scoopy melaju dari arah timur ke barat (arah Mapolda Jateng). Namun tiba-tiba dari arah berlawan melaju mobil Honda CRV Liem Nicolas Dicky Lopaz (24) warga Jalan Jenderal Sudirman, Gisikdrono, Semarang Barat yang melanggar jalur dan seketika kecelakaan pun terjadi.
Bripka Andi Saputra
Saat dimintai keterangan, pengemudi mobil Honda CRV, Liem Nicolas Dicky Lopaz  masih dalam keadaan mabuk karena pengaruh minuman keras.

Liem juga mengaku baru pulang dari minum miras bersama rekan-rekannya di daerah Jalan Ahmad Yani. Kemudian ia memberikan keterangan membingungkan yaitu hendak pulang ke daerah Puri Anjasmoro, padahal jalan yang ia lewati atau lokasi kejadian itu justru menjauh dari Puri Anjasmoro.

Hingga saat ini peristiwa tersebut masih ditangani Sat Lantas Polrestabes Semarang. Sementara itu jenazah korban disemayamkan di Jalan Cinde Raya Timur dan akan dimakamkan di TPU Jangkang Cinde.

Jumat, 24 Maret 2017

Sesosok Mayat Ditemukan di Pantai Bondo Jepara

Kabarjateng.com, Jepara - Kamis (23/03) sore seorang pencari ikan, Cahyono dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di bibir Pantai Bondo, Jepara.

Melihat kejadian tersebut, Cahyono segera melaporkan ke pihak Polsek Bangsri Serta Basarnas Jepara.

Setelah mendapat laporan, pihak Polsek Bangsri serta Basarnas Jepara segera datang ditempat kejadian dan langsung melakukan evakuasi. Selanjutnya mayat perempuan itu dibawa para petugas ke kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Kartini Jepara untuk dilakukan proses identifikasi mayat.

Hasil identifikasi, perempuan itu sudah meninggal antara tiga hingga enam hari lamanya. Usia diperkirakan sekitar 45 tahun.

"Setelah mengetahui hasil identifikasi, kami konfirmasi ke SAR Temanggung. Soalnya ada kemiripan data orang hanyut," imbuh Whisnu.

Pihak keluarga korban hanyut pun didatangkan ke Jepara, untuk memastikan identitas mayat perempuan itu.

Tak berselang lama, keluarga membenarkan mayat perempuan tersebut adalah Susanti (45), kerabat mereka.

Susanti merupakan warga Tlogowungu II, Muncar, Gemawang. Ia terhanyut di Sungai Pupu, Temanggung, Senin (20/3/2017) lalu. Dua anaknya yang sempat turut hanyut dapat menyelamatkan diri.

Melengkapi, Koordinator Basarnas Jateng, Zulhawary berujar jarak hanyutnya tubuh Susanti di Temanggung hingga Jepara sekitar 150 kilometer. Wajar bila penemuan mayat memakan waktu hingga empat hari.

"Basarnas Jawa Tengah turut berduka, berbelasungkawa. Semoga keluarga diberi ketabahan," ungkapnya.

Andika Eks Vokalis Kangen Band Jadi Pengurus DPD Partai Demokrat

Eks vokalis Kangen Band, Andika Mahesa, dilantik sebagai Wakil Ketua Bidang Seni dan Budaya DPD Demokrat Lampung. DPP Partai Demokrat membenarkan hal tersebut.

"Teman-teman DPD Lampung mengkonfirmasi, betul Andika masuk sebagai pengurus DPD PD Lampung," kata Ketua DPP Demokrat Didik Mukriyanto melalui pesan singkat, Senin (20/3/2017).

Didik pun mengungkapkan alasan Andika ditunjuk sebagai Wakil Ketua Bidang Seni dan Budaya DPD Demokrat Lampung.

Sekretaris Fraksi Demokrat itu menuturkan penyusunan Pengurus DPD PD Lampung sudah rampung sekitar sebulan yang lalu.

Dia mengatakan, penyusunan struktur didasarkan kepada kapasitas, kapabilitas, serta kompetensi personifikasi calon pengurus, selain komitmen dan loyalitas serta kesamaan platform nilai perjuangan yang diperjuangkan Demokrat.

"Kalau melihat rekam jejak Andika sebagai penggiat seni dan budaya, tentu itulah salah satu parameter DPD PD Lampung mendudukkan Andika pada bisa seni budaya," kata Didik.

Sebelumnya diberitakan, setelah bebas dari tahanan, vokalis Kangen Band Andika Mahesa dilantik sebagai pengurus DPD Demokrat di Hotel Novotel, bersama pengurus Demokrat Lampung, Minggu (19/3/2017) malam.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung, Fajrun Najah Ahmad (Fajar), mengatakan Andika didapuk sebagai wakil ketua bidang seni dan Budaya yang diketuai Kiki vokalis The Potter.

Andika terlihat ikut hadir dalam acara pengarahan Sekjen DPP Demokrat Hinca Panjaitan. Suami dari Caca ini bahkan sempat berjoget bersama dengan pengurus partai lainnya di kantor DPD Partai Demokrat Lampung dalam sesi acara hiburan.

Editor : Caroline Damanik
Sumber : Warta Kota

Dua Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk Di Jl. Raya Pantura Cepiring Kendal

Kabarjateng.com, Kendal - Kamis (23/03) sekitar pukul 15.00 terjadi kecelakaan antara truk Hino gandeng dengan nomor polisi L 8964 UF dengan motor Supra X 125 dengan nomor polisi H 4170 KM di Jl. Raya Pantura. Tepatnya di Desa Cepiring, Kabupaten Kendal.

Dalam kecelakaan ini mengakibatkan kedua pengendara sepeda motor Muh Faisal Rahman (15) dan Muhadi Prasetyo (15) yang merupakan pelajar SMP tewas ditempat. Keduanya merupakan warga Kelurahan Sijeruk, Kecamatan Kendal, Kendal.

Menurut saksi mata, kecelakaan bermula saat sepeda motor Supra X 125 yang dikendarai Faisal berboncengan dengan Muhadi hendak menyalip di sela-sela truk Hino di lajur kanan dan kendaraan yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya berada di lajur kiri.
Saat menyalip, diduga setang kanan sepeda motor diduga menyenggol truk Hino. Sepeda motor pun terjatuh masuk di kolong truk Hino dan seketika kedua korban terlindas truk Hino.

Diketahui pengemudi truk bernama Supardi (54), warga Desa Tuwiri Kulon RT 3 RW 2, Kecamatan Merakurak, Tuban.

Faisal yang mengendarai motor mengalami luka parah di bagian kepala. Sedangkan Muhadi yang membonceng mengalami luka di bagian telinga kanan, pinggang kiri, dan kaki.

"Dua pelajar itu terlindas ban truk gandeng bagian belakang sebelah kiri," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Kendal, Ipda Eko Syaifudin.

Kamis, 23 Maret 2017

Kecelakaan di Pertigaan Langensari Ungaran Barat, Satu Korban Tewas Terlindas Truk

Kabarjateng.com, Ungaran - Kamis (23/03) siang sekitar pukul 12.30 kecelakaan kembali terjadi di kawasan pertigaan Langensari, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang antara sepeda motor Vega R dengan nomor polisi R 5950 EL dengan sebuah teruk.

Akibat kecelaakan ini mengakibatkan satu pengendara sepeda motor tewas terlindas ban truk.

Belum diketahui identitas korban. Diketahui bagian spakbor terdapat stiker logo Lindu Aji Freestyle Fighting.

Sampai saat ini belum diketahui kronologi penyebab terjadi kecelakaan.Namun salah satu saksi mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30.

Saat ini Kanitlaka Satlantas Polres Semarang, Ipda Mahfudi mengatakan, anggotanya masih melakukan olah kejadian kecelakaan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Baca juga : Penemuan Mayat Di Sumur Tua Gegerkan Warga Karang Wetan Ungaran

Penemuan Mayat Di Sumur Tua Gegerkan Warga Karang Wetan Ungaran

Kabarjateng.com, Ungaran - Kamis (23/03) sekitar pukul 13.00 warga Karang Wetan, Ungaran digegerkan dengan penemuan mayat didalam sumur tua di Karang Wtan, Ungaran, Kabupaten Semarang.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Gati (31) warga yang sedang mencari rumput.

Belum diketahui jenis kelamin maupun identitas mayat.

Saat ini Tim Sar belum berhasil mengevakuasi mayat karena ukuran diameter yang sangat kecil, sekitar 50 centimeter. Sehingga petugas Tim Sar sulit untuk masuk ke dalam sumur sembari mengangkat mayat.

"Saat ini kondisi tubuh mayat sudah rapuh karena beberapa hari terendam air. Takutnya jika ditarik menggunakan tali nanti bisa hancur," ujar anggota SAR Bumi Serasi (Buser), Tokrik.

"Posisi mayat telungkup. Sampai saat ini belum diketahui jenis kelamin maupun identitasnya," Imbuhnya.

Baca juga : Kecelakaan di Pertigaan Langensari Ungaran Barat, Satu Korban Tewas Terlindas Truk

Rabu, 22 Maret 2017

Kronologi Kecelakaan Di Depan Pasar Trangkil, Satu Korban Meninggal Terlindas Truk

Kabarjateng.com, Pati - Rabu (22/03) siang sekitar pukul 13.30 terjadi kecelakaan di jalan raya Pati-Tayu, tepatnya didepan pasar trangkil yang mengakibatkan seorang guru bernama Sugiyanto (57) warga Desa Jetak RT 01 RW 01, Kecamatan Wedarijaksa, Pati meninggal dunia karena terlindas truk tronton dengan kondisi pecah dibagian kepala.

Kecelakaan bermula saat korban hendak pulang dari sekolahan menuju rumahnya, dari arah Margoyoso.

Saat itu korban mengendarai sepeda motor Supra X dengan nomor polisi K 2243 VA berusaha untuk menyalip truk Hino 500 yang dikemudikan oleh Nur Cahyo (44) warga Desa Sembojo, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang yang berada didepannya. 


Saat bersamaan, truk tersebut juga hendak menyalip sepeda motor yang ada didepannya. Namun naas, dari arah berlawanan ada mobil Colt Diesel yang sedang melaju. Korban yang kehabisan ruang untuk menghindar, akhirnya terjatuh dan seketika terlindas truk Hino.

"Korban meninggal dunia di tempat kejadian karena terlindas ban truk," Ujar Kapolsek Wedarijaksa AKP Rochana Sulistyaningrum.

Kecelakaan Maut Didepan Pasar Trangkil, Satu Korban Meninggal Terlindas Truk

Kabarjateng.com, Pati - Rabu (22/03) sekitar 13.30 terjadi kecelakaan antara truk tronton dengan sepeda motor Supra dengan nomor polisi K 2243 VA di Jl. Raya Pati-Tayu. Tepatnya di depan pasar Trangkil.

Satu korban pengendara sepeda motor meninggal ditempat karena mengalami pecah dibagian kepala.

Diketahui korban bernama Sugiyanto warga Desa Jetak RT 01 RW 01, Kecamatan Wedarijaksa, Pati.
Belum dikehui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Sopir truk tronton masih belum bisa dimintai keterangan.
Namun menurut saksi mata, korban melaju dari arah Tayu yang hendak pulang ke rumahnya Desa Jetak, Wedarijaksa. Sesampainya dilokasi, korban tersenggol dan terlindas truk.

Saat ini kecelakaan sudah ditangani oleh Polsek Kajar untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Selasa, 21 Maret 2017

Seorang Pemuda Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Gayamsari Semarang

Kabarjateng.com, Semarang - Selasa (21/03) sore warga Kel. Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari, Semarang dikejutkan dengan penemuan mayat disebuah rumah di Jalan Bintoro II No. 44 Rt. 08 Rw. 07 Kel. Pandean Lamper Kecamatan Gayamsari, Semarang dalam keadaan gantung diri dan dengan kondisi yang sudah mulai membusuk.

Diketahui korban bernama Bayu Nugroho (19) warga Halmahera II / 5 Rt. 04 / 05 Kel. Karangtempel Semarang Timur.

Bayu mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan sabuk beladiri yang diikatkan pada pintu kamar. Tak jauh dari posisi korban juga ditemukan sebuah kertas yang bertuliskan 
"Maafin aku mi, aku akan sayang sama kamu walaupun aku mati, love u Lian"

Korban pertama kali diketahui oleh pembantunya, Hana Widyanrngtyas (40) yang saat itu hendak membersihkan kamar korban. Hana membersihkan rumahnya setiap hari Selasa dan Jum'at.
Sore tadi, Selasa (21/03) saat Hana membuka pintu rumah, ia mencium bau busuk dari kamar korban. Mengetahui hal tersebut, Hana langsung memberi tau keluarga dan tetangga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek gayamsari.

Setelah mendapat laporan, petugas Polsek gayamsari bersama dengan Infasi dan SPK Polretabes Semarang segera datang dan langsung melakukan olah TKP.

Kapolsek Gayamsari, Kompol Dedy Mulyadi menuturkan, tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan, kita hanya menemukan surat yang diduga ditulis korban.

"Saat ini jenazah sudah langsung dibawa ke RSUP Kariadi untuk pemerikaan lebih lanjut," Imbuhnya.

Kronologi Meninggalnya Almarhum Patmi Peserta Aksi Cor Kaki Tolak Pabrik Semen Warga Asal Pati

Kabarjateng.com - Seorang peserta aksi cor kaki tolak pembangunan pabrik semen di Rembang, Patmi (48) warga asal Kabupaten Pati meninggal dunia karena serangan jantung.

Bu Patmi datang ke Jakarta bersama kakak dan adiknya.

Mokh Sobirin, dari Desantara salah satu NGO (Non Government Organization) yang tergabung dalam 'Koalisi untuk Kendeng' mengatakan, Bu Patmi adalah salah satu dari yang mengecor kaki dengan kesadaran tanggung jawab penuh.

Sebagian besar warga peserta aksi cor kaki tolak pembangunan pabrik semen akan pulang ke kampung halaman pada Selasa (21/03). Almarhum Patmi merupakan salah satu warga yang hendak pulang ke kampung halaman, sehingga cor kakinya dibuka pada senin (20/03) malam.

Sebelumnya, almarhum Patmi dinyatakan sehat dan dalam kondisi baik oleh dokter. Namun sekitar pukul 02.30, setelah mandi, ia mengeluh tak enak badan.

Tiba-tiba almarhum mengalami kejang-kejang dan muntah. Dokter yang saat itu mendampingi dan bertugas langsung segera membawa bu Patmi ke RS. St. Sarolus Salemba, Jakarta.

Saat dalam perjalanan, dokter yang mendampingi menyatakan bahwa bu Patmi meninggal dunia. Pihak rumah sakit menyatakan bahwa bu Patmi meninggal mendadak terkena serangan jantung.

Tadi pagi jenazah langsung dipulangkan ke Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati untuk segera dimakamkan.

Peserta Aksi Cor Kaki Asal Pati Meninggal Dunia, Ini Ungkapan Duka Dari Ganjar Pranowo

Kabarjateng.com - Selasa (21/03) sekitar pukul 02.55 seorang peserta aksi cor kaki didepan Istana, Patmi warga Desa Larangan, Kecamatan Tambakromo, Pati meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS. St. Carlous Jakarta.

Diduga Patmi meninggal dunia dikarena serangan jantung.

Kabar meninggalnya Patmi menuai ungkapan duka cita di media sosial. Salah satunya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengucapkan duka di akun twitternya.

"Innalillahi wainna illaihi rojiun, semoga almh ibu Patmi khusnul khotimah..," tulis Ganjar di akun Twitternya.
Ungkapan duka juga diungkapkan dari penyanyi legendaris, Iwan Fals di akun twitternya.
"Innalilahi Wainnailaihi Roji'un," tulis Iwan Fals di akun twitternya.
Tak hanya itu, artis Melanie Subono yang selama ini dikenal mendukung perjuangan para penolak pabrik semen Rembang juga mengungkapkan berita duka di akun instagramnya @melanisubono.
Empati juga datang dari artis Melanie Subono.
Melanie selama ini memang dikenal mendukung perjuangan para penolak pabrik semen Rembang.
Melanie menuliskan empatinya di akun Instagramnya, @melaniesubono.

"Selamat Jalan bu .... • •
Ibu adalah Kartini yang sebenarnya. • •
Terimakasih sudah menjadi semangat dan contoh sampai saat terakhir. •
Memang pemerintah kita Tuli dan Buta bu. Mereka suka memastikan orang kecil taat hukum tapi tidak dengan mereka. •
Mereka patuh nya sama uang bu. 
Di setiap belahan indonesia. • •
Tuhan bersama ibu dan yang ditinggalkan. 
Ibu selalu ada sama kita , sama yang masih ada. 
You are the light, you are the spirit. 
Keadilan pasti ada bu. • •
Ada pengadilan yang pejabatnya gak bisa di beli kok. • •
#katamel #diarymel #melaniesubono #malaikatbreng*ek"


Kecelakaan Beruntun Melibatkan 3 Kendaraan Di Jl. Majapahit Semarang

Kabarjateng.com, Semarang - Selasa (21/03) sekitar pukul 09.00 terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan di Jalan Majapahit, Semarang Timur. Tepatnya di depan Rumah Makan Padang Duta Minang.

Tiga kendaraan diantaranya mobil Pick Up dengan nomor polisi H 1693 WF, truk box dengan nomor polisi B 9741 PXR dan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi H 6312 FA.

Menurut saksi mata, kecelakaan bermula saat mobil Pick Up yang dikemudikan oleh Andreas Irawan (33) warga Tlogosari melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya dilokasi, mobil Pick Up hendak belok ke kanan dan sudah berada dilajur kanan. Tiba-tiba dari belakang mobil Pick Up ditabrak truk box yang dikemudikan oleh Rosikhun (37).
Mobil Pick Up yang terdorong maju seketika langsung menabrak sepeda motor Honda Vario yang dikendarai oleh Putri Wahyu Wulandari (22) yang melaju dari arah berlawanan.

"Saya tidak melihat ada mobil Pick Up yang hendak menyebrang," Ujar pengemudi Truk box, Rosikhun.

Pengemudi mobil Pick Up, Andreas dan Pengemudi mobil trux box, Rosikhun tidak mengalami luka. Namun, pengendara sepeda motor, Putri yang merupakan warga Jalan Kelapa Sawit Raya 727, Plamongansari mengalami luka patah tangan kanan.

"Saat ini pengendara sepeda motor masih dalam perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jateng," ujar anggota penyidik Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang, Aiptu Hardiyanto.

Kecelakaan Mobil Avanza Tabrak Truk Dari Belakang di KendaL, 1 Orang Meninggal Dunia

Kabarjateng.com, Kendal - Senin (20/03) sore sekitar pukul 17.30 terjadi kecalakaan antara mobil Avanza dengan nomor polisi AB 1453 EJ yang menabrak truk boks Hino B 9025 TXTyang sedang parkir di pinggir jalan di Jalan Lingkar Arteri Kaliwungu, Kendal.

Dalam kecelakaan ini mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 2 orang mengalami luka berat dan 5 mengalami luka ringan.

Diketahui identitas korban yang meninggal dunia bernama Allan Taufan Putra (20) warga Desa Bangunharjo RT 5 RW 6, Kecamatan Sewon, Bantul, DI Yogyakarta.

Sedangkan korban yang mengalami luka berat yakni Eny Tirtawangi (20), warga Wonosari, Gunungkidul dan satu lagi bernama Fredy Krisnawan (19), warga Gowongan RT 2 RW 9 Jetis, Kota Yogyakarta.

Menurut keterangan saksi, kecelakaan bermula saat mobil Avanza yang dikemudikan oleh Novik Dwi Asmoro (20) melaju dari arah barat dengan kecepatan sedang hendak mendahului Bus dari lajur kiri. 

Tiba-tiba Bus yang tidak diketahui identitasnya itu berpindah ke jalur kiri. Pengemudi mobil Avanza, Novik yang kaget seketika langsung membanting setir ke kiri dan langsung menghantam truk yang sedang parkir di pinggir jalan.

Kepala Unit Laka Satlantas Polres Kendal, Ipda Eko Syaifudin, membenarkan satu orang meninggal di lokasi dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Lingkar Arteri, Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal.

Mobil PU Grand Max menabrak mobil Opel Blazer yang sedang parkir di Rembang

Kabarjateng.com, Rembang - Senin (20/03) malam sekitar pukul 23.00 sebuah mobil PU Grand Max menabrak mobil Opel Blazer yang sedang parkir di Jl. Slamet Riyadi selatan pasar kota Rembang.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Menurut saksi mata, kecelakaan bermula saat mobil PU Grand Max yang dikendarai oleh Bambang Unyil warga desa Sumberjo Kec. Rembang Kab. Rembang melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi. Sesampainya dilokasi, mobil PU Grand Max menabrak mobil Opel yang sedang parkir.
Pengemudi mobil Grand Max hanya mengalami luka ringan.

Kejadian ini saat ini sudah ditangani oleh SATLANTAS POLRES Rembang. Sedangkan mobil PU Grand Max saat ini sudah diamankan sebagai barang bukti.

Senin, 20 Maret 2017

Isu Penculikan Anak Mulai Menyebar Di Kudus, Ini Pesan Kapolres Kudus

Kabarjateng.com, Kudus - Akhir-akhir ini informasi menyesatkan terkait aksi penculikan anak dengan modus pelaku pura-pura menjadi gila mulai ramai di Kabupaten Kudus. Informasi tersebut beredar luas melalui pesan berantai via aplikasi WhatsApp (WA).

Kapolres Kudus, AKBP Agusman G‎urning mengimbau, masyarakat jangan turut menyebar informasi atau berita yang sumbernya tidak jelas.

Disampaikan lebih lanjut, informasi terkait penculikan anak, yang banyak beredar belakangan ini, telah meresahkan masyarakat.

Hal itu lantaran, masyarakat menjadi mudah timbul rasa curiga berlebihan terhadap orang yang tak dikenal.

"Waspada itu bagus, tapi jika berlebihan, hingga sampai taraf paranoid, itu bisa berbahaya. Disulut sedikit saja, bisa burujung pada aksi main hakim sendiri," tutur dia.

Untuk menetralisir berita hoax yang meresahkan tersebut, sambung Gurning, ia akan memaksimalkan peran Babinkamtibmas, di masing-masing desa.

"Kami minta Babinkamtibmas untuk memberi edukasi ke masyarakat, selain itu jika ada orang yang gerak-geriknya mencurigakan, laporkan saja ke petugas, jangan main hakim sendiri," tandas dia. (TBN)

Dua Pelaku Pembobol ATM di Pekajangan Pekalongan Babak Belur Dihajar Warga

Kabarjateng.com, Pekalongan - Senin (20/03) pagi dua pelaku pembobolan ATM dihajar oleh warga saat beraksi di daerah Pekajangan, Kabupaten Peklaongan. Kedua pelaku yakni Henri dan Sobri yang merupakan warga Palembang.

Kedua pelaku kepergok menguras isi ATM senilai Rp 14 juta dari mesin ATM di Pekajangan.

Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Kristanto, mengatakan, modus yang mereka lakukan yakni memasukkan batang korek api kayu ke dalam lubang kartu mesin ATM. Batang korek api itu berguna untuk mengganjal kartu ATM milik korban yang hendak mengambil uang.

Saat korban merasa kebingungan, para pelaku yang berjumlah empat orang langsung mendekati mendekati korban.

Para pelaku mempunyai peran yang berbeda-beda, ada yang mencoba untuk mengalihkan perhatian korban, dan ada juga yang menguras isi ATM korban.

Korban sadar setelah Rp 14 juta uang di dalam tabungan korban dikuras pelaku. Sontak korban berteriak dan warga sekitar pun langsung berdatangan.

"Warga mengepung pelaku, dua orang melarikan diri menggunakan sepeda motor. Dua orang diamankan bersama barang bukti uang tunai Rp 14 juta dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio," ujar Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Kristanto.

Kecelakaan Karambol 4 Mobil dan 3 Sepeda Motor di Kendal, Mobil Ambulan Membawa Jenazah Ikut Tertabrak

Kabarjateng.com, Kendal - Senin (20/03) pagi terjadi kecelakaan karambol dijalur lingkar Kaliwungu, Kabupaten Kendal yang melibatkan 7 kendaraan, diantaranya mobil Toyota Calya H 9000 XX, Toyota Avanza H 8847 HW, Toyota Innova D 1373 NB, ambulans D 9943 AD yang membawa jenazah dan 3 sepeda motor.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kecelakaan karambol ini bermula saat mobil Toyota Calya H 9000 XX yang dikemudikan Budi Setiono, warga Rowobelong RT 4 RW1 Batang melaju kencang dari arah timur.

Sampai di lokasi kejadian, mobil Calya menabrak Toyota Avanza H 8847 HW yang dikemudian Solikhin, warga Grobogan. Mobil Calya kemudian oleng ke kiri dan menabrak median jalan hingga menyeberang ke jalur lain. Dari arah berlawanan melaju rombongan ambulans D 9943 AD yang membawa jenazah dan Toyota Innova D 1373 NB.

Mobil Calya berhenti setelah menabrak Toyota Innova yang dikemudian Vian Sundaryono, warga Bandung. Dari arah belakang tiga sepeda motor kemudian menabrak mobil Innova. 

Riky, penumpang ambulans mengatakan, mobil Calya melaju kencang dan melewati pembatas jalan menabrak bagian kanan ambulans. Mobil baru berhenti setelah menabrak mobil rombongan di belakang ambulans. Rencananya jenazah yang dibawa dari Bandung itu akan dimakamkan di Magelang.

Sopir Avanza Solikhin mengatakan, mobil Calya menabrak bagian belakang mobilnya. Kemudian mobil terus melaju hingga oleng ke kiri dan menyeberang pembatas jalan.

Kasat Lantas Polres Kendal AKP Agus Triyono mengatakan kecelakaan karambol melibatkan empat mobil dan tiga sepeda motor. Dua pengendara sepeda motor mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Jenazah dari mobil ambulans yang ringsek samping kanannya ini kemudian dipindahkan ke mobil ambulans milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kendal, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Magelang.

Dua mobil derek dikerahkan untuk mengevakuasi tiga mobil yang terlibat kecelakaan karambol agar arus lalu lintas tidak macet. Sopir mobil Calya diamankan di Mapolres Kendal. 

Sedangkan tiga sepeda motor diangkut mobil patroli Polres Kendal. Kasus kecelakaan karambol ini masih dalam penanganan Satuan Lalu Lintas Polres Kendal. (Sindo)

Truk Bermuatan Buah Terguling di Jl. Raya Blora-Cepu

Kabarjateng.com, Blora - Minggu (19/03) siang truk dengan nomor polisi P 8906 UY bermuatan buah mengalami kecelakaan tunggal terguling ditikungan Jl. raya Blora-Cepu, tepatnya di dekat Desa Cabak, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Sopir truk, bernama Sanaji (53) dan kernet bernama Wahyu Suprayogo (20) warga Kedalaman, Tlogojampi, Kabupaten Banyuwangi.

Mereka sempat diperiksa Unit Laka Satlantas Polres blora untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
Selepas kejadian, Polisi dibantu petugas derek melakukan evakuasi truk yang mengalami kerusakan parah dan patah as.

Kapolsek Jiken AKP Hardi menuturkan, kecelakaan terjadi karena truk melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampainya ditikungan, truk lepas kendali dan terguling.

Saking lajunya yang terlalu tinggi, bahkan saat truk terguling masih terseret beberapa meter ke pinggir jalan.

Kecelakaan Maut Di Kalibakung Tegal, Korbal Meninggal Bertambah 1 Orang

Kabarjateng.com, Tegal - Kecelakaan maut yang melibatkan mobil Elf dengan nomor polisi G 1437 AA, mobil Pick Up Carry dengan nomor polisi G 1724 HP dan sebuah sepeda motor Vega dengan nomor polisi B 3178 NIB di ruas Jalan Raya Kalibakung Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal, korban meninggal bertambah 1 orang.

Korban bernama Zahro (30) yang merupakan penumpang mobil Pick Up  warga Desa Kesuben, Kecamatan Lebaksiu, Tegal meninggal di rumah sakit sekitar pukul 19.00.

Kasat Lantas memastikan terdapat empat korban meninggal akibat kecelakaan tersebut dengan tiga di antaranya meninggal di lokasi kejadian.
Kecelakaan yang bermula saat rombongan keluarga berangkat menuju Guci dengan menggunakan mobil Pick Up yang dikemudikan oleh Wahroni.

Sesampainya di tempat kejadian ada sepeda motor yang menyalip dari belakang. Namun naas, dari arah berlawan ada mobil Elf yang sedang melaju. Kaget melihat sepeda motor, seketika mobil Elf langsung bantig stir dan akhirnya menabrak sepeda motor dan mobil Pick Up.

Kasat Lantas Pores Tegal AKP Yoppy Anggi Krisna mengatakan, penyebab kecelakaan diduga karena mobil Elf mengalami rem blong tiba di lokasi kejadian.

Untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut, anggota Satlantas masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.  Pengemudi mobil elf juga dibawa ke Mapolres Tegal untuk diperiksa. "Pengemudi KBM (Elf) tersebut sudah kita bawa. Sekarang masih dimintai keterangan," Imbuhnya.

Kecelakaan Maut Melibatkan 3 Kendaraan Di Kalibakung Tegal, 3 Orang Meninggal Dunia

Kabarjateng.com, Tegal - Minggu (19/03) sore sekitar pukul 13.35 terjadi kecelakaan maut antara mobil Elf dengan nomor polisi G 1437 AA, mobil Pick Up Carry dengan nomor polisi G 1724 HP dan sebuah sepeda motor Vega dengan nomor polisi B 3178 NIB di ruas Jalan Raya Kalibakung Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal.

Dalam kecelakaan ini mengakibatkan 3 orang meninggal dunia dan 17 orang lainnya mengalami luka-luka.

Data korban yang meninggal dunia diantanya,
1. Khoironi (52) warga Desa Kesuben RT 02 RW 01, Kecamatan Lebaksiu, Tegal.
2. Nisfi Nur Afifah (14) seorang pelajar asal Desa Kesuben RT 02 RW 11, Kecamatan Lebaksiu, Tegal.
3. Wahroni (40), (Sopir Pick Up) warga Desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu, Tegal.
Menurut saksi mata, kecelakaan bermula saat rombongan keluarga berangkat menuju Guci dengan menggunakan mobil Pick Up yang dikemudikan oleh Wahroni.

Baca juga : Kecelakaan Maut Di Kalibakung Tegal, Korbal Meninggal Bertambah 1 Orang

Sesampainya di tempat kejadian ada sepeda motor yang menyalip dari belakang. Namun naas, dari arah berlawan ada mobil Elf yang sedang melaju. Kaget melihat sepeda motor, seketika mobil Elf langsung bantig stir dan akhirnya menabrak sepeda motor dan mobil Pick Up.
Korban yang mengalami luka-luka sudah dievakuasi ke RS Dr. Soesilo untuk mendapatkan perawatan.

Petugas Satlantas Polres Tegal saat ini masih mendalami insiden pasti terjadi kecelakaan maut tersebut. (UAL)