Sabtu, 30 Desember 2017

Kumpulan Kata kata Sambut Tahun Baru Ini Bisa Menginspirasi Dan Mengandung Do'a


Kabarjateng.com - Kata- kata yang di bawah ini sangatlah puitis. romantis, menginspirasi dan mengandung do’a,  Kamu bisa menyalin dan memberikan ucapan tahun 2018 kepada saudara,teman maupun sahabat dekat.

Berikut sejumlah kalimat ucapan selamat tahun baru yang dikutip dari sijai.com

Doa dan Harapan Tahun Baru 2018

Ucapan tahun baru 2018 ini isinya berupa doa dan harapan di tahun yang akan kita sambut:
Ada beragam bentuk kata yang bisa kita ucapkan untuk menyambut tahun baru 2018 ini. Tahun 2018 bukan tidak mungkin kita butuh perjuangan dan kerja keras di dalamnya, lebih dari perjuangan yang pernah kita lakukan di tahun sebelumnya.
Oleh karena itu, sudah selayaknya kita meminta doa dan harapan tahun baru kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar diberikan kekuatan dalam mengarunginya.
***
Dua belas bulan di tahun 2017 telah kita lewati bersama, semoga semua pencapaian di tahun baru 2018 dapat kita tingkatkan lagi. Selamat tahun baru
***
Bismillah,
Yaa Allah, di kaulah yang kekal abadi, yang maha memuliakan. Demi kelebihanmu yang amat banyak dan kemurahanmu yang melimpah. Dan kini telah muncul tahun baru di hadapan kami.
Yaa Allah, aku berharap di tahun baru 2018 besok, diriku yang banyak dosa dan salah ini, Kau ampuni yaa Rabb, bimbinglah diriku agar semakin memahami  dan taat pada perintah dan laranganmu. Janganlah kau biarkan aku melakukan kesalahan dan dosa tanpa aku sadari. Berilah aku kekuatan untuk bersabar atas cobaan yang Kau berikan.
Yaa Allah, aku berharap semoga besok di tahun 2018 Engkau berkenan mengampuni dosa-dosa ibu bapakku, istriku/suamiku, anak-anakku, keluargaku, sahabat-sahabatku.
Yaa Allah, semoga di tahun baru esok, engkau selalu menunjukkan jalan lurusmu. Jalan yang engkau ridhoi, bukan jalan mereka yang sesat. Dan berikanlah kekuatanmu kepada kami, agar kamu mampu mengarungi jalan yang telah Engkau tunjuki kebenaran.
Yaa Allah, Semoga di tahun baru esok, Kau berikan umur yang berkah, limpahan rahmat dan hidayah kepada kami untuk dapat menjalani hidup dengan kemuliaan di jalanmu dan meraih syurgamu kelak.
Ucapan Tahun Baru 2018

Jangan menyesali hari kemarin yang telah berlalu, jangan khawatirkan masa depan yang belum pasti. Akan selalu ada harapan di tahun baru. Selamat tahun baru 2018, semoga berkah, cinta dan kesuksesan selalu menyertaimu.
***
Waktu terus berjalan, lembaran demi lembaran telah terisi, coretan demi coretan telah menghiasi 2017. Kadang tak bermakna, atau ada sedikit makna. Semoga di tahun 2018 ini setiap lembarannya punya makna, punya manfaat. Selamat tahun baru 2018
***
Tanpa iman, hati akan mati. Hari ini adalah kenyataan, kemarin adalah kenangan, hari esok adalah impian. Sucikan hati, jernihkan pikiran. Sambutlah tahun baru dengan penuh harapan dan semangat. Happy New Year 2018!
***
Aku selalu berharap, cahaya kebaikan selalu menerangi hidupmu, kesuksesan menyertaimu, kebahagiaan yang selalu memelukmu erat, doa-doa yang terkabul, dan senyum indah yang senantiasa terlukis di wajahmu. Selamat Tahun Baru 2018.
***
Hari ini akan berlalu, minggu ini akan pergi, bulan ini akan beranjak, tahun ini akan meninggalkan. Kehidupan yang memiliki sejarah, suka duka telah terlewati, setiap amalan telah tercatat. Bersiap menyongsong tahun baru. Selamat tahun baru 2018. Semoga harapan-harapan kita segera terwujud di tahun 2018.
***
Detik demi detik berlalu, dan hari pun tak bisa ditahan untuk berganti
Fajar senantiasa menyingsing di ufuk timur
Jejak langkah menghiasai kehidupan
Tawa serta tangis terukir bergantian
Ada yang diingat, ada pula yang terlupakan
Satu lahir, dan yang lain pergi meninggalkan dunia sementara ini
Kesan dan kisah telah terukir abadi dalam memori setiap insan
Langkah kaki ini akan terus melangkah
Menyambut indah dan terangnya sinar matahari pagi yang segar
Berharap akan menemui harapan dan cita-cita yang terwujud.
Semoga cita dan asa segera terlihat dalam nyata.[Red]

 https://sijai.com/ucapan-tahun-baru-2018/

Warga Geruduk Rumah Mantan Wagub Rustriningsih, Ada Apa

[Sumber Foto:detiknews.com]

Semarang-kabarjateng.com-Kediaman Rustriningsih, mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah "digeruduk" sekitar 400 petani dan nelayan untuk mendorongnya maju pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018.

Kedatangan rombongan orang dari komunitas petani dan nelayan dari wilayah Pantai Utara Jateng itu di kediaman Rustriningsih di Semarang, Jumat, menggunakan setidaknya enam unit bus.

Koordinator rombongan, Ulin Nuha menjelaskan bahwa mereka menilai Rustriningsih sebagai sosok yang memiliki jejak kepemimpinan yang bersih, baik, dan dekat dengan rakyat kecil.

"Para petani dan nelayan merasa terayomi selama kepemimpinan Ibu Rustri dulu. Apalagi, setelah tidak menjabat wagub tetap konsisten dan peduli terhadap masyarakatnya," katanya.

Menurut dia, kepedulian Rustriningsih itu dibuktikan dengan berbagai aktivitasnya di tengah masyarakat, seperti di yayasan amal, yayasan pertanian, yayasan sosial keagamaan, hingga majelis taklim.

"Kami menginginkan agar Jateng lebih baik. Ibu Rustri harus bersedia mencalonkan diri atau dicalonkan pada Pilgub Jateng 2018," katanya.

Ulin mengaku sampai mengajak rombongan petani dan nelayan dari berbagai daerah, seperti Brebes, Tegal, Pekalongan, Kendal, dan Demak untuk mendorong Rustriningsih karena Jateng butuh sosok yang berpengalaman.

"Menurut kami, Ibu Rustri memenuhi syarat karena pernah jadi Bupati Kebumen dan sudah membuktikan perubahan di sana, pernah jadi Wagub Jateng. Yang utama, bersih dari jeratan kasus hukum," katanya.

Menanggapi dorongan untuk maju pada Pilgub Jateng 2018, Rustriningsih tak langsung menjawab, seraya berterima kasih atas dukungan dan harapan yang diberikan oleh masyarakat petani dan nelayan.

"Ini merupakan bukti komunikasi dengan masyarakat masih terjaga. Saya sangat berterima kasih atas `support`, dukungan, dan masyarakat selama ini," katanya, seraya menitikkan air mata.

Rustriningsih menjelaskan peluangnya untuk maju pada Pilgub 2018 adalah proses politik, sementara dirinya tidak mendaftar sebagai calon lewat jalur independen maupun ke partai politik.

"Saya tak mendaftar independen. Semua mari berdoa saja semoga Pilgub Jateng 2018 bisa lancar dan menghasilkan pemimpin yang amanah, jauh dari pencitraan, dan kerja pengabdian. Saya sangat berterimakasih dengan kunjungan ini," kata Rustriningsih.[Red/antara]


Sumber berita dan foto: [https://jateng.antaranews.com/berita/187173/400-petani-geruduk-rustriningsih-didorong-maju-pilgub-jateng/detiknews.com]

Minim Perhatian,Persaudaraan Setia Hati Teratai Brebes Tetap Optimis



Brebes -kabarjateng.com- Meski minim  perhatian Pemerintah. dalam rangka pemilihan bibit-bibit pesilat muda Brebes untuk penjaringan masuk IPSI, Persaudaraan Setia Hati Teratai Brebes optimis gelar turnamen pencak silat  tingkat SLTP/MTS dan SLTA dan kategori dewasa umum eksebisi se-Kabupaten Brebes

Turnamen Pencak Silat Bertajuk PSHT Cup Brebes 2017 yang di gelar di GOR Karang Birahi . (Kamis, 28/12/2017).diikuti 264 peserta,102 pelajar  SLTP/MTS,118 peserta pelajar SLTA dan 44 peserta dewasa..

 “Meski belum mendapat perhatian pemerintah, kami tetap optimis gelar turnamen pencak silat,harapan kami semoga kedepan Kabupaten Brebes mempunyai atlet-atlet pencak silat berbakat guna mengharumkan nama baik Brebes ditingkat nasional  dan lebih jauh ditingkat internasional” kata ketua panitia,Irawan,SPd.I.

Sementara sebagai salah satu pengurus IPSI Brebes, Kapten Arhanud Nediono, Danramil 03/Wanasari Kodim 0713/Brebes berkesempatan menyerahkan hadiah berupa medali dan piala umum kepada para pemenang turnamen.

Juara umum tingkat pelajar SLTP/MTS di raih MTS Miftahul Huda Kecamatan Jatibarang dengan meraih 4 emas, 4 perak dan 3 perunggu, kategori juara umum tingkat SLTA Rayon Sigentong dengan meraih 3 emas, 2 perak dan 4 perunggu.

Dalam kesempatan itu juga Nediono menghimbau agar para peserta turnamen PSH Teratai ini selalu menjaga kerukunan dan kedamaian Kabupaten Brebes serta menjadikan ilmu bela diri pencak silat ini untuk membela kebenaran dalam konteks tidak main hakim sendiri serta untuk menjaga diri sendiri, bukan untuk gagah-gagahan.


 “Jagalah nama baik PSH Teratai dan tidak mudah terprovokasi oleh berita yang sifatnya hoax yang belum jelas kebenarannya yang ditimbulkan oleh oknum tertentu untuk memicu konflik sehingga mengacaukan Kamtibmas di wilayah Brebes. Selamat sekali lagi kepada para pemenang, tetap jaga kekompakan dan persaudaraan sesama PSH Teratai dan tidak lupa jangan berpuas diri, tetap rajin berlatih meningkatkan kemampuan dan keterampilan untuk membawa Brebes berprestasi dikancah yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya.[Roni]

Kamis, 28 Desember 2017

Aliansi Aktivis Brebes Bersatu Peduli Kesehatan Brebes Kembali Turun Kejalan Tuntut Tuntas Kematian Icha


Brebes-kabarjateng.com-Sejumlah masa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Kesehatan Brebes kembali turun kejalan,Kamis [28/12/2017]. mereka menggruduk kantor Bupati Brebes menuntut  Pemerintah Kabupaten Brebes untuk mengusut tuntas atas meninggalnya Icha bayi 7 bulan beberapa waktu lalu.

Dalam orasinya, mereka menuntut Kepala Puskesmas yang di anggap bertanggung jawab untuk segera di copot, selain itu masa juga menuntut Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes melakukan evaluasi, rombak sistem birokrasi dan membasmi mafia kesehatan di Kabupaten Brebes.
Melalui audiensi, beberapa perwakilan dari pengunjuk rasa di berikan kesempatan untuk menyampaikan tuntunya, yang di terima Pemkab brebes melalui perwakilan dari Dinas Kesehatan, Badan Kepegawean Daerah [BKD] dan Kesehatan Rakyat [Kesra].

Bambang Sumitro,kordinator aksi kepada kabarjateng mengatakan”kami warga brebes yang tergabung dalam Aliansi Aktivis Brebes Bersatu Peduli Kesehatan  menuntut kepada pemerintah atas meninggalnya Icha bayi 7 bula. jelas ini ada pelanggaran yang di lakukan kepala Puskesmas Sidamulya, baik pelanggaran kebijakan yang menyebabkan kematian maupun pelanggaran sebagai Aparatur Sipil Negara [ASN], oleh karena itu kami menuntut Kepala Puskesmas Sidamulya untuk segara di copot dan mengevaluasi sistem birokrasi di dinas kesehatan brebes” kata bambag.

Maski Kecewa tuntutan masa tidak langsung  tersampaikan kepada Bupati Brebes sebagai pengambil kebijakan, Bambang yakin suara masa akan tetap di dengar oleh Bupati brebes,

”kami memang sedikit kecewa suara kami tidak langsung kepada pengambil kebijakan, namun kami yakin pemerintah mendengar suara kami, namun jika tetap tidak ada perubahan kami akan turun ke jalan dengan membawa masa lebih besar”Ungkapnya.

Sementara Pemkab Brebes melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes menjelaskan “Pemkab sangat mengapresiasi dari kepedulian para aktivis, kepedulian para aktivis ini semoga bisa mengevaluasi dan lebih baik lagi kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat” kata Dewi dari Dinas Kesehatan Brebes.

Terkait tuntutan pencopotan jabatan tentu kebijakanya ada pada Bupati, namun kami akan menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh dan nantinya hasil pemeriksaan akan kami laporkan kepada Bupati.

“Selain itu evaluasi akan segera kami lakukan dengan menekankan kepada seluruh pelayanan kesehatan di brebes untuk memprioritaskan pelayanan daripada kelengkapan admistrasi”. tambah Dewi.[Red]




Minggu, 24 Desember 2017

10.350 Sertifikat Tanah Diberikan Khusus Untuk Warga Jawa Tengah.


Semarang-kabarjateng- Presiden Joko Widodo membagi-bagikan 705 ribu sertifikat tanah bagi masyarakat di lima provinsi se-Indonesia. Sebanyak 10.350 sertifikat tanah diberikan khusus untuk warga Jawa Tengah.
[Foto: Medcom.id]


"Hari ini dibagikan 705 ribu sertifikat. Nanti, 28 Desember kita bagi lagi 1.080.000 sertifikat di seluruh Tanah Air. Target kita, tahun ini, 5 juta sertifikat terus dibagi," kata Jokowi, sapaan akrabnya, di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 23 Desember 2017.[di kutip dari nusantara.medcom.id]

Jokowi menargetkan pada 2018, pemerintah mampu memberikan sertifikat tanah bagi 7 juta rakyat Indonesia. Setiap tahun, jumlah rakyat yang menerima sertifikat harus terus meningkat. 


"Tahun depannya (2019) 9 juta harus dibagi. Setelah itu tahun selanjutnya dibagikan 10 juta, 10 juta, 10 juta sertifikat di seluruh Tanah Air," ujar Jokowi.



Masyarakat di lima provinsi yang hari ini menerima sertifikat tanah adalah Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatra Barat, Baubau-Sulawesi Tenggara, dan Bengkulu.

Jokowi mengapresiasi kerja keras kantor wilayah (kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) se-Indonesia yang menerbitkan sertifikat tanah kepada masyarakat. 

"Saya tahu kanwil seluruh Tanah Air dan seluruh pegawai BPN bekerja pagi, siang, dan malam sesuai target yang saya tentukan," jelas Jokowi.[Red/Nusantara]


Sumber berita[https://nusantara.medcom.id/jawa-tengah/peristiwa-jateng/wkBnrd4k-jokowi-bagikan-705-ribu-sertifikat-tanah-di-semarang]

Usir Kepenatan,Polisi Ini Berjoget Sembari Bertugas

[Sumber poto:Humas Polres Brebes]

Brebes-kabarjateng.com- Kepenatan sering menghampiri pada personil Kepolisian yang bertugas mengatur lalu lintas, lebih lagi menghadapi kepadatan arus mudik Natal dan Tahun baru.

Untuk mengusir lelah, ada hal yang unik yang di lakukan oleh anggota Sat Lantas Polres Brebes Polda Jateng.

Di iringan musik dangdut koplo dari pengeras suara yang berada di pos pengamanan Brexit, dua petugas Polisi Lalulintas Polres Brebes Polda Jateng, yakni Ipda Suratman dan Aipda Agung. Tanpa pikir panjang, mereka langsung mengikuti alunan lagu Jaran Goyang yang memang sengaja diputar untuk menghibur para pemudik yang dilanda antrian panjang dari dalam tol.

Dirinya berjoget sambil mengatur kendaraan yang melintas di Exit Tol Brebes Timur sembari mengamankan jalannya arus lalu lintas libur panjang perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini.

Hal tersebut dilakukanya hanya untuk mengusir stres yang melanda saat mengatur arus lalu lintas ,apa lagi di siang hari dengan cuaca yang panas, tak menghabiskan akal bagi anggota Satlantas Polres Brebes untuk terus melanjalankan tugasnya.

Dirinya mengaku, hal itu dilakukan semata-mata hanya untuk mengusir kepenatan. “Biar gak stres kita joget Jaran goyang bro,” ungkapnya


Antrian kendaraan yang keluar dari Brexit secara otomatis mengharuskan diberlakukannya contraflow dari Brexit hingga ke arah timur. Pola 3:1 diberlakukan dari Brexit hingga ke Tegal, dimana 3 lajur dari arah barat dan satu lajur dari arah timur.[RN]

Minggu, 17 Desember 2017

Akibat Gempa,Warga Slatri Tertimbun Reruntuhan Bangunan


Brebes-kabarjateng.com-sepanjang Jumat malam, 15 Desember 2017 hingga Sabtu pagi, 16 Desember 2017. Gempa terjadi di beberapa titik di wilayah Indonesia, di antaranya di Jawa Barat dan Aceh

1. Gempa berkekuatan 4.8 skala richter pada Jumat, 15 Desember 2017 pukul 21:49:27 terjadi di laut, 123 kilometer barat daya Kabupaten Aceh Besar pada kedalaman 10 kilometer.

2. Gempa berkekuatan 4.5 skala richter pada Jumat, 15 Desember 2017 pukul 23:04:39 terjadi di 48 kilometer barat daya Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 50 kilometer.
3. Gempa berkekuatan 7.3 skala richter pada Jumat, 15 Desember 2017 pukul 23:47:57 terjadi di laut, 74 kilometer barat daya Kawalu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada kedalaman 105 kilometer.
4. Gempa berkekuatan 6.9 skala richter pada Jumat, 15 Desember 2017 pukul 23:47:58 terjadi di laut, 11 kilometer barat daya dari Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat pada kedalaman 107 kilometer.
5. Gempa berkekuatan 5.1 skala richter pada Sabtu, 16 Desember 2017 pukul 04:27:31 terjadi di darat, 13 kilometer tenggara Boalemo, Gorontalo pada kedalaman 63 kilometer
Akibat gempa Tasikmalaya,Sebuah bangunan di desa Slatri Kecamatan Larangan Brebes roboh menimpa Ikmah, 50, penghuni rumah yang tidak sempat menyelamatkan diri,Ikmah langsung di bawa ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka di bagian kepala.
“Saat terjadi gempa’ warga segera berhamburan keluar, di saat yang sama ada terdengar suara reruntuhan bangunan, yang di ketahui runtuhan bangunan tua di samping rumah Ikmah,dan reruntuhan menimpa dan menjebol tembok rumah korban yang saat itu masih tertidur”Kata Amin,tetangga korban
Saat ini korban masih dalam perawatan intensif di RS Bhakti Asih, Brebes. Korban mengalami luka kulit terkelupas dibagian kepala.

segera para anggota Koramil 16/ Larangan Kodim 0713/Brebes  bersama warga melaksanakan perbantuan kepada BPBD Kabupaten Brebes melaksanakan bhakti sosial pembersihan reruntuhan bangunan.

Sementara ditempat terpisah, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono, memerintahkan seluruh jajarannya di wilayah Kabupaten Brebes untuk mengambil langkah pertama, tanggap bencana melalui temu cepat, lapor cepat, atasi kilat,“ perintahnya.

“Segera berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk merespon bencana yang menimpa rakyat Brebes dan sekitarnya. Saya juga berharap, bagi siapa saja/instansi mana saja yang mempunyai Breaker pemecah beton atau alat berat lainnya, mohon bantuannya dalam membantu para korban bencana, dan anggaplah itu semua sebagai amal ibadah,” kata Hadi.

Para relawan TNI, Polri, Linmas dan seluruh elemen di Kecamatan Larangan serta masyarakat setempat ini, begitu cekatan dalam mengangkut dan membersihkan puing-puing bangunan, serta mencari jika ada korban dalam reruntuhan gempa tersebut.


“Bangunan yang sudah rusak parah dan tak layak lagi, akan kita robohkan kemudian kita bersihkan, sehingga ketika nantinya dibangun kembali akan kokoh dan lebih mudah dalam pengerjaannya. Hal ini juga dilakukan di seluruh wilayah Brebes yang terkena dampaknya seperti di Salem dan beberapa tempat lainnya,” terangnya [Roni]

Kamis, 14 Desember 2017

Di Duga Mark'up Data PIP, Sejumlah Sekolah Dilaporkan Ke Kejari


Brebes-kabarjateng.com-Program Indonesia Pintar [PIP] yang di gelontorkan pemerintahan Jokowi guna menyukseskan kecerdasan bangsa ternyata tidak semua sesuai dengan apa yang di harapkan, bagi sebagian orang program PIP menjadi ladang untuk memperkaya diri sendiri dan golonganya.

Menyikapi hal tersebut,seperti yang di temui di kantor Kejaksaan negeri Brebes,Rabu [13/12/2012] sebuah Lembaga dari Lembaga Pengawasan dan Investigasai Tindak Pidana Korupsi [LPI TIPIKOR] menyambangi Kantor Kejari Brebes untuk melaporkan temuan dugaan mark’up dana anggaran PIP yang di lakukan beberapa sekolah SMK di wilayah kabupaten brebes.

Joko, salah satu anggota LPI TIPIKOR  yang di dampingi dua rekanya mengatakan “ kami akan melaporkan dan menyerahkan berkas dugaan mark’up data yang di lakukan beberapa sekolah yang ada di Brebes”kata Joko.

Joko membeberkan, jika beberapa Sekolah di brebes di duga melakukan mark’up data, ini menjadikan keprihatinan sendiri bagi lembaganya untuk bertindak, menurutnya data yang diperoleh adalah valid dan dapat di pertanggung jawabkanya. Salah satunya adalah dengan menggandakan nama, jumlah siswa yang tidak sesuai dan nama yang memiliki kesamaan tanggal lahir yang tidak logis. Beber Joko.

“ Saat ini berkas yang kami serahkan ke Kejari Brebes adalah data dari SMK wilayah Brebes Selatan, selanjutnya akan kami serahkan pula data data dari sekolah lain yang di duga kuat melakukan permainan mark’up”ujar Joko.


Suwandi, Pengurus LPI TIPIKOR Pusat yang ikut mengawal membeberkan, Ketika  tim gabungan melontarkan pertanyaan tentang temuan tim, Sugiarto, salah satu guru mengakui kesalahan sekolah tersebut dihadapan tim. Hal ini jelas semakin menguatkan adanya dugaan mark'up disekolah tersebut.

"Dari data yang diterima pada Tahun 2016 pengajuan dana PIP sekolah tersebut ke pusat diduga melebihi jumlah murid. Karena pada tahun 2016 ke bawah, penerimaan dana PIP berdasarkan pengajuan, bukan berdasarkan Dapodik. Baru di tahun 2017 ini lah penggelontoran dana PIP  berdasarkan Dapodik, sehingga kuat dugaan tahun-tahun sebelumnya Kepsek sangat berkesempatan melakukan dugaan mark'up jumlah siswanya. Jadi temuan kasus ini sudah dilaporkan ke penegak hukum", tegas Suwandi.


Sementara dari Kejari Brebes melalui Kasi Pidsus, Arie Chandradinata,SH. mengatakan”Berkas laporan sudah kami terima, selanjutnya dari kami akan segera menindaklanjuti kebenaran  laporan tersebut, jika terbukti ada penyimpangan tentunya yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkanya” kata Chandra.

Arie Candra yang baru di beri tugas di Brebes sekitar satu bulan menceritakan, secara keseluruhan dirinya belum mengetahui peta brebes, sehingga dirinya berterimakasih kepada beberapa pihak yang mau bekerjasama memberikan laporan data penyimpangan di brebes.[Roni]



Ganjar Intrusikan Lembaga kesehatan Tidak Tolak pasien

[Poto:Antaranews]

Semarang -kabarjateng.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan semua lembaga kesehatan yang tersebar di 35 kabupaten/kota, untuk tidak menolak pasien dengan alasan apapun.

"Saya minta jangan sampai ada (lembaga kesehatan berupa rumah sakit dan puskesmas, red.) yang menolak pasien," katanya di Semarang, Rabu.[di kutip dari antaranews]

Hal tersebut disampaikan Ganjar menyusul  adanya seorang balita berusia 7 bulan bernama Icha Selfia yang meninggal dunia akibat ditolak saat akan berobat di Puskesmas Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, dengan alasan kurangnya syarat administrasi.

Ia menegaskan agar hal serupa tidak terulang dengan dalih apapun.

Menurut Ganjar, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak agar di masa mendatang tidak ada kejadian serupa.

Kabupaten Brebes, kata Ganjar, baru saja mendapatkan penghargaan Hak Asasi Manusia (HAM) dari Kementerian Hukum dan HAM, tapi bersamaan dengan itu justru terjadi pelanggaran HAM di bidang kesehatan.

"Saya minta Dinas Kesehatan tolong dicek betul agar masyarakat bisa berobat dengan cepat, administrasi dipermudah, mereka dilayani dengan prima, itu penting," ujarnya, menegaskan.

Seperti beredar kabar pemberitaan di berbagai media, balita bernama Icha [7 Bulan] menderita sakit dengan gejala muntah dan berak secara terus menerus.


Pada Sabtu (9/12), Emiti ibu Icha membawa anaknya ke Puskesmas Sidamulya dengan berjalan kaki sepanjang 1,5 kilometer, namun sampai di puskesmas tidak mendapat penanganan karena alasan kelengkapan administrasi.

Icha akhirnya meninggal dunia pada Minggu (10/12) pagi dan peristiwa ini lalu banyak menjadi sorotan media dan juga warganet.

Melalui akun twitter resminya, Pemkab Brebes juga memberikan penjelasan terkait kejadian itu dan disebutkan bahwa Bupati Brebes Idza Priyanti langsung berkunjung ke rumah keluarga pasien dan berjanji akan mengevaluasi pelayanan kesehatan di wilayahnya.

Namun janji Bupati Brebes mengevaluasi pelayanan kesehatan di anggap oleh beberapa pemerhati kesehatan di anggap kurang maksimal.

Melalui beberapa elemen masyarakat yang peduli kesehatan, sejumlah Lembaga gelar demo tragedy penolakan berobat pada bayi di Puskesmas sidamulya yang berujung meninggalnya bayi,Kamis [14/12/2017] Di Alun alun Brebes.

Dedy, salah satu peserta aksi mengatakan “Mestinya harus ada sangsi tegas dari Pemerintah kabupaten Brebes, jangan hanya evaluasi pelayanan dan mutasi yang bersangkutan, namun Kepala Puskesmas Sidamulya harus mendapat sangsi tegas dengan pemberhentian” kata Dedi.
[Poto:aksi Demo Sejumlah Lembaga Peduli Kesehatan]


Dedi menambahkan “tetap akan kami kawal terus hingga ada keputusan hasil yang maksimal agar bisa menjadi perhatian bagi pelayanan kesehatan.[RN]



Tertangkap CCTV Spesialis Pembobol Rumah Kosong Berhasil Ditangkap

Tegal – kabarjateng.com - Seorang pelaku pencuri spesialis pembobol rumah berhasil ditangkap Satuan Reserse Polres Tegal Kota Polda Jateng. Pelaku berhasil ditangkap setelah polisi melakukan pengembangan dari rekaman kamera CCTV salah satu rumah korban.
Kapolres Tegal Kota AKBP Jon Wesly Arianto, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Agustinus David P, S.Sos menjelaskan pihaknya mendapatkan gambar ciri-ciri pelaku, setelah penyidik mempelajari  dengan menghimpun keterangan sejumlah saksi yang terekam di CCTV.
“Tersangka YS (28) warga Jalan Boyolali Margadana Tegal diamankan setelah ditengarai terlibat dalam pembobolan sebuah rumah milik Korban Edi Marsono (36), di Jalan Gatot Subroto RT 9 RW 1 Sumurpanggang Margadana, Kota Tegal,” terang AKP Agustinus David, Rabu (13/12/2017)
Lebih lanjut, dijelaskan kejadian berawal saat korban bersama istrinya pergi ke Malang Jawa Timur, Kamis (30 /11/17)  dan saat pergi rumah dalam keadaan terkunci semuanya. Namun saat keduanya pulang, mendapati  jendela rumah sudah dalam keadaan terbuka, jendela kamar sudah pecah, dan isi dalam kamar sudah dalam keadaan berantakan.
Adapun barang yang hilang, lanjut Kasat diantaranya, 1 gelang emas seberat 7 gram, kalung emas seberat 5 gram, cincin batu akik sekitar 10 buah, uang tunai sekitar Rp.3000.000. Total kerugian mencapai Rp.7.000.000,” terangnya.
Sementara dalam kejadian tersebut petugas mengamankan barang bukti berupa 2 lembar surat emas serta 1 bongkah batu yang digunakan tersangka yang merupakan residivis kasus jambret  pada 2015 untuk memecah kaca.Pelaku juga pernah melakukan aksinya disejumlah lokasi lainnya.

Modusnya pelaku berkeliling mencari rumah kosong yang ditinggal penghuninya.. Akibat perbuatanya tersangka yang sebelumnya sudah pernah ditangkap karena melakukan penjambretan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara, “pungkasnya.[RN/tribrata]

Rabu, 13 Desember 2017

Kodim 0713/Brebes Raih Juara II Lomba Karya Jurnalistik TMMD Reguler Ke-100 Tingkat Nasional



Brebes - kabarjateng.com - Kodim 0713/Brebes Kodam IV/Diponegoro menyabet juara II dalam lomba karya tulis jurnalistik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-100 tahun 2017  kategori Dansatgas/Dandim.
Sementara keluar sebagai juara pertama berhasil di raih Dandim 0715/Kendal dan juara ketiga di raih Dandim 0619/Purwakarta Kodam III/Siliwangi.

Lomba ini diadakan Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) bekerja sama dengan staf Teritorial TNI AD.
Lomba diikuti seluruh media cetak maupun elektronik yang ikut aktif meliput program TMMD Reguler Ke 100, diikuti 58 kodim se-Indonesia.
Selama tahun 2017,kegiatan TMMD di laksanakan di 171 sasaran dengan rincian TMMD ke 98 sebanyak 61 sasaran, TMMD ke 99 ada 55 sasaran, sedangkan TMMD ke 100 ada 52 sasaran.
Kodim 0713/Brebes yang menempatkan sasaran TMMD Ke-100 tahun 2017 di Desa Cikuya Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes dengan menggandeng jurnalis dari cetak,elektronik dan online mampu meraih juara ke II Lomba Karya Jurnalistik TMMD Reguler Ke 100
Dalam kesempatan tersebut Danrem 071/WK kolonel Inf.Suhardi berkenan mendampingi Dandim Brebes dalam menerima penghargaan yang membawa harum Brebes.
“Pemberian hadiah ini sebagai wujud penghargaan terhadap kreativitas dan karya terbaik insan jurnalistik yang berperan aktif dalam pemberitaan selama TMMD Reguler ke-100 di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo,” jelas Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf. Ahmad Hadi Hariono.
Dandim mengungkapkan, terima kasih terhadap seluruh media yang membantu mempublikasi, baik online, cetak maupun elektronik. “Sebab mereka sangat berjasa dalam memberi tahu masyarakat bahwa TNI memiliki program ke masyarakat,” terangnya.
Dandim berharap, program TMMD terus berlanjut karena salah satu upaya percepatan pembangunana. “Masyarakat lebih bisa merasakan manfaatnya. Sebab bangunan yang kami bangun kuat. Campuran material sesuai aturan. Bahkan sasaran kami cukup banyak,” imbuhnya.[RN]

Bupati Brebes Berharap Danramil Dan Babinsa Untuk Meningkatkan Peranya


Brebes-kabarjateng.com-Dalam kegiatan Apel Danramil dan Babinsa jajaran prajurit Kodim 0713/Brebes,Rabu [13/12/2017] yang di gelar di gedung pertemuan Kantor DPRD Kabupaten Brebes, Bupati Brebes Hj.Idza Priyanti,SE.MH yang di dampingi Komandan Kodim 0713/Brebes,Letkol Inf.Ahmad Hadi Hariono berkesempatan memberikan pengarahan kepada Danramil,Babinsa dan Koramil jajaran Kodim Brebes.

“Saya berpesan kepada para prajurit untuk meningkatkan kepedulian, membina dan mengarahkan desa , serta selalu melaksanakan koordinasi dengan unsur terkait diwilayah. Saya berharap kepada seluruh Danramil dan babinsa untuk meningkatkan perannya diwilayah masing-masing guna terwujudnya kemanunggalan TNI dan rakyat” kata Idza dalam keteranganya.

Dalam kesempatannya Idza menyampaikan, Kabupaten Brebes merupakan kabupaten yang terluas di jawa tengah dengan penduduk lebih kurang 1,7 juta jiwa yang mempunyai budaya. Berbagai budaya yang ada ditengah masyarakat membuat kita harus jeli dalam menyikapi permasalahan yang dapat mengganggu kamtibmas. Para danramil dan Babinsa menempati posisi yang strategis sebagai organisasi teritorial TNI AD yang paling bawah yang berada di desa/kelurahan yang terdekat dengan masyarakat, oleh dari itu Danramil dan Babinsa yang di anggap di garis terdepan yang langsung dekat dengan rakyat di harapkanya selalu aktif berperan mewujudkan kemanunggalan.


Kegiatan Apel Danramil dan Babinsa yang diikuti lebih kurang seratus lima puluh prajurit jajaran Kodim Brebes, turut hadir pula Kasdim 0713/Brebes Mayor Inf Ustadi Rahmad, Staf Ahli Bupati bidang  Kesra Dra Lely Mulyani MPd, kepala Dinas Peternakan Ir. Yulia henrawati, Kabag Tata Pemerintahan Eko Warsito, SH, Pasiter Kodim 0713/Brebes Kapten Inf Sutarno, para Danramil dan Babinsa Kodim 0713/Brebes. (RN]

Selasa, 12 Desember 2017

Cerita Pilu Di Brebes, Bayi 7 Bulan Meninggal Usai Ditolak Puskesmas

[gambar:ilustrasi]
Brebes-kabarjateng.com-Icha Selvia Bayi 7 Bulan, anak ke lima dari Ibu Emiti [32] tahun, warga Desa Sidamulya Kecamatan Wanasari Brebes akhirnya tak dapat terlolong dan meninggal dunia setelah mengalami sakit muntaber beberapa hari.

Ironisnya, Icha Selvia yang saat itu sedang mengalami sakit muntaber oleh orang tuanya telah di rujuk ke Puskesmas terdekat, namun karena di anggap tidak memiliki kelengkapan administrasi, oleh petugas Puskesmas di tolak.

Usai di tolak, di ceritakan oleh Ibu korban, kondisi Icha yang tidak tertangani medis makin melemah sehingga akhirnya  meninggal dunia pada minggu siang.[10/11/2017]

“Anak saya mengalami sakit sejak jum’at malam, sabtunya saya bawa berobat ke Puskesmas Sidamulya, namun oleh petugas kami di tolak dengan alasan kami tidak memiliki KK dan anak saya juga belum terdaftar KIS” kata Emiti Ibu korban.

Emiti mengakui saat itu dirinya tidak membawa salian KK, dirinya bingung karena meskipun membawa Salinan KK, nama anaknyapun belum terdaftar karena di anggap masih usia 7Bulan.

Emiti yang merupakan keluarga kurang mampu  tidak berani membawa anaknya ke rumah sakit dengan alasan tidak ada biaya,sedangkan suaminya juga lagi merantau.

Sementara Kepala Puskesmas Sidamulya, Dr.Arlinda mengakui ada kesalahan Standar Operasioanal Prosedur [SOP] yang di lakukan bawahanya, menurutnya seharusnya petugas lebih mendahulukan kedaruratan kondisi pasien ketimbang kelengkapan administrasi.

Dikatakanya ia telah melaporkan kepada Dinas Kesehatan Brebes terkait permasalahan di Puskesmas Sidamulya, menurutnya terkait sangsi apapun biar dari Dinas yang menentukan.[Red]

Minggu, 10 Desember 2017

Penyakit Difteri Mewabah, Apa Sebenarnya Penyakit Difteri

Koloni Corynebacterium diphtheriae (Wikimedia)

Kesehatan-kabarjateng.com-Menurut data Kemenkes, ada 20 provinsi di Indonesia yang melaporkan kasus difteri. Apa sebenarnya faktor penyebab penyakit yang sedang mewabah ini?

Difteri adalah infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium. Gejala yang muncul bila kita terkena difteri adalah sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan pada amandel dan tenggorokan. Dalam kasus yang sudah lanjut, infeksi dapat menyebar ke organ tubuh lain seperti jantung dan sistem saraf. Infeksi kulit juga ditemukan pada beberapa pasien. Racun yang dihasilkan oleh Corynebacterium dapat berbahaya bila tersebar ke bagian tubuh yang lain. [Seperti dikutip dari klicsehat.com]
Kasus difteri banyak ditemui di negara-negara berkembang seperti Indonesia, di mana kesadaran akan pentingnya vaksinasi masih rendah. Difteri dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko.

Tanda dan gejala

Walaupun gejala yang paling mudah terlihat adalah pada mulut dan tenggorokan, namun difteri juga dapat dikenali dari beberapa tanda berikut:
·                     tenggorokan seperti dilapisi selaput tebal keabu-abuan
·                     radang tenggorokan dan suara menjadi serak
·                     pembengkakan pada kelenjar leher
·                     masalah pernapasan dan kesulitan menelan
·                     hidung berlendir
·                     demam dan menggigil
·                     batuk
·                     perasaan tidak nyaman
·                     gangguan penglihatan
·                     bicara yang melantur
·                     kulit pucat, berkeringat dan jantung berdebar.



Sumber referensi=http://www.klicsehat.com/2017/12/penting-mengenal-lebih-jauh-tentang.html?spref=fb