Kamis, 16 November 2017

Pengusaha Sukses “Muhadi Setiyabudi” Ajak Kuli Tinta Makan Siang Bersama


Brebes-kabarjateng.com-Muhadi Setiyabudi sosok sentral Putra Brebes yang di kenal pengusaha ulet dan sukses, berkesempatan beri kehormatan dan undang beberapa rekan kuli tinta [wartawan] untuk makan siang bersama di Hotel Grand Dian Brebes beberapa waktu lalu.

Tokoh sentral dari brebes tersebut selain memberikan kehormatan makan siang bersama, Muhadi bersama Istrinya juga beramahtamah dalam suasana keakraban melalui makan siang.

Di katakan Muhadi, undangan makan siang bersama rekan wartawan, selain kangen jumpa para pers, juga untuk mengenal lebih dekat serta sebagai bentuk support dari peran pers yang menjadi salah satu pilar pembangunan bangsa.

“Undangan makan siang bersama ini jangan di artikan lain, kami hanya kangen dan pengin mengenal lebih dekat para wartawan yang menjadi salah satu pilar pembangunan bangsa” kata Muhadi.
Dalam kesempatanya Muhadi  memandang  peran pers sangat penting, dirinya berharap meski publikasi berita adalah hak mutlak pers, namun dia lebih berharap untuk lebih mengedepankan berita yang membangun.

Selain itu, pengusaha sukses yang memiliki banyak perusahaan tersebut sedikit memberikan tip sukses dalam berwira usaha, menurutnya dalam meraih sukses berusaha adalah kuncinya sederharna “Rizki yang berkah dan barokah”.
“Berkah dan barokah adalah berbeda, berkah memiliki arti lebih pada mendapatkan banyak harta, sedangkan barokah lebih pada arti yang di ridoi, sehingga di artikan carilah harta yang banyak namun di ridoi” beber Muhadi

Di tambahkanya, Keharmonisan rumah tangga juga sangat mempengaruhi sukses tidaknya sebuah usaha, di awali dari keharmonisan rumah tangga, rasa nyaman dan berbunga akan memunculkan suatu pemikiran usaha yang brilliant.

Sementara melalui perwakilan dari rekan rekan pers, Nurohman dari Jawaranews mengapresiasi Muhadi, di katakanya Muhadi meski telah menjadi orang besar namun tidak melaupakan sekelilingnya, hal itu terbukti dari kesempatanya mengundang rekan rekan pers makan siang, dan juga seringya PT.Dedy Jaya grup mengadakan kegiatan social.

Profil Muhadi Setyabudi

Lahir di Desa Cimohong Bulakamba Brebes pada Maret 1961 tahun silam, Pendidikan di raih hanya Madrasah Tsanawiyah atau setingkat SMP, nikah pada usia 19 tahun dengan Atik Sri Subekti, memulai usaha dari penjual keliling hingga bekerja sebagai kondektur Bus. Setelahnya dirinya mendirikan grup usaha PT Dedy Jaya Lambang Perkasa, Di Bawah PT Dedy Jaya Lambang Perkasa kini Muhadi telah memiliki berbagai usaha, usahanya berkembang pesat hingga melambungkan namanya menjadi pengusaha terkaya di Brebes bahkan Jawa Tengah. [di olah dari berbagai sumber].


[Roni/kabarjateng.com]

Rabu, 15 November 2017

Selain lakukan Penghijauan, KPSA Wanalestari Munculkan Pulau Cemara Sawojajar Menjadi Destinasi Wisata


Brebes-kabarjateng.com- Sawojajar merupakan salah satu desa pesisir di Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Berdasarkan data monografi desa, sekitar separuh dari penduduknya adalah nelayan dan petambak. Aktivitas pertambakan ini turut mempengaruhi kenampakan lahan berupa hamparan tambak di sepanjang pesisir Desa Sawojajar.

Kebijakan pemanfaatan lahan untuk budidaya tambak di masa lalu ternyata kemudian disadari turut mempengaruhi kerentanan wilayah ini terhadap abrasi dan banjir rob. Apalagi sepanjang pesisir Sawojajar minim akan penghijauan.
Atas inisiatif dari sebagian orang yang peduli dan prihatin dengan adanya kerusakan lahan pantai yang mengalami abrasi dan terdampak rob, dibentuklah kelompok tani yang bernama Kelompok Pelestari Sumberdaya Alam (KPSA) Wana Lestari pada tahun 1997.

Munasir, Ketua KPSA Wana Lestari berkisah bahwa dulu saat mulai mencoba menanam mangrove di pematang tambak dan pinggir sungai kerap mendapat cercaan dari warga sekitar. Banyak yang menganggap beliau kurang kerjaan dan mmembuang-buang waktu dengan menanam sesuatu yang tidak jelas gunanya.
Namun ketika masyarakat sudah mulai mengerti dan menyadari manfaat mangrove,kini banyak yang mendukungnya.
Kini sebagian kawasan mangrove yang sudah menghutan telah  dijadikan kawasan pariwisata dan pembelajaran mangrove yang terdiri dari wisata burung, wisata tracking dan terintegrasi dengan kawasan Pulau cemara.
Di katakan Munasir,sejak kawasan pulau Cemara dan hutan manggrove sawojajar di kelola menjadi Desa Wisata,setidaknya telah menjadi sumber pengharapan dari masyarakat desa Sawojajar untuk bisa meningkatkan perekonomian, meski saat ini belum di rasakan.
Munasir menambahkan, terbentuknya Pulau Cemara sebagai kawasan desa wisata masih membutuhkan tata kelola yang baik, di antaranya di katakan pasilitas yang ada belum mendukung secara maksimal. Hal itu selain Pulau Cemara baru di kenalkan sebagai tempat wisata, belum ada investasi dari luar dan hanya mengandalkan swadaya masyarakat.
Sementara Maspui, Pengelola Wisata Pulau Cemara sawojajar mengatakan “Dengan keindahan alam yang di tawarkan wisata pulau cemara, di antaranya Spot selfy, pemandangan sunset,hutan mangrove, pulau burung dan naik perahu menyusuri sungai hingga ke pulau cemara, kami yakin wisata pulau cemara Sawojajar akan menjadi wisata unggulan. Namun di katakanya, akses jalan serta pasilitas lain yang belum mendukung, sangat menjadi kendala saat ini.

Pihaknya berharap semua pihak kususnya pemerintah agar bisa melihat potensi wisata pulau cemara dan mendukung agar Pulau Cemara Sawojajar mampu menjadi wisata unggulan bahkan tidak menutup kemungkinan Go Internasional.[Roni]

Antisipasi Bencana,BPBD Brebes Kordinasi Kesiapsiagaan


Brebes-kabarjateng.com-Jelang musim penghujan yang dapat menimbulkan bencana, Antisipasi pencegahan dilakukan BPBD Brebes bersama pihak pihak terkait, 

Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono turut hadir dalam rapat koordinasi antisipasi ancaman bencana Hidrometrologi, penyelenggaraBPBD Brebes acara bertempat di gedung Korpri Kabupaten Brebes Jl. MT Haryono, Brebes, Kec. Brebes, Kabupaten Brebes, Selasa (14/11/2017).

Rakor dalam rangka antisipasi ancaman bencana banjir, tanah longsor, dan angin di kabupaten brebes dimaksudkan guna melakukan koordinasi kesiapsiagaan dalam menyiapkan potensi sumber daya personel dan sarana prasarana.

dihadiri oleh kepala SKPD terkait di Pemerintah daerah Brebes bersama unsur dari TNI, POLRI, BASARNAS, BMKG, OPSDA BBWS Cimanuk-Cisanggarung dan lain-lain-membahas tentang kesiapan Pemda Brebes dalam menghadapi potensi Bencana Banjir, bencana Tanah Longsor dan Bencana Angin Puting Beliung yang setiap tahunnya-tren kejadiannya biasanya di musim penghujan.

Dalam Rakor tersebut Kepala Pelaksana BPBD BrebesIr. Eko Andalas Muchti memaparkan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kinerja aparat bersama masyarakat, relawan khususnya dalam mencegah bahaya bencana banjir, tanah longsor, dan angin di kabupaten brebes yang terkoordinasi dan terencana.
Menghadapi bahaya bencana, agar seluruh SKPD khususnya lingkup Pemda Brebes agar 100% siaga dan siap dalam menghadapi segala ancaman demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Brebes, terutama dalam bersinergi dengan instansi terkait sebagai Penanggungjawab dalam Penanggulangan Bencana di Daerah masing-masing.

Kapolda Jateng berkesempatan Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Bhayangkara Residence


Brebes-Kabarjateng.com- Kapolda Jawa tengah Irjen H. Condro Kirono.MM.M.Hum dalam kunjungan kerja di Brebes lakukan  kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Bhayangkara Residence di Desa Klampok Wanasari Brebes,Rabu [25/11/2017]

Usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid, Kapolda Jateng bersama rombongan berkesempatan melihat kondisi perumahan yang didampingi oleh pengembang PT. Graha Residence Jaya Indo Iwan Alexander.

Dalam kesempatannya Kapolda Jateng Irjen H. Condro Kirono,MM, M.hum menyampaikan Kebersamaan dalam membangun perumahan residence sebagai contoh di Rembang sudah di bangun perumahan residence TNI/Polri yaitu Perumahan Bhayangkara residence dan Kartika residence. Fenomena sekarang banyak orang investasi membeli kendaraan padahal investasi yang paling baik adalah Tanah atau perumahan.

 Diharapkan pengembang memperhatikan masalah sertifikat hak tanah agar penghuni rumah residence dapat segera direalisasikan kepada penghuni perum bhayangkara residence. Dan peresmian peletakan batu pertama semoga masjid ini akan menambah ketaqwaan dan berguna untuk kemaslahatan umat. pembangunan perumahan ini adalah bertujuan untuk kesejahhteraan para anggota. Terkait rencana pembangunan masjid ini pihaknya juga mengucapkan terimakasih yang setulus-tulusnya kepada para Donatur yang telah bersedia membantu.

“Semoga dengan pembangunan masjid ini dapat memperkuat iman dan taqwa sehingga para anggota yang berdinas dapat selalu memiliki etika, sopan santun serta selalu dapat menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” jelas Kapolda.

Sementara Kapolres Brebes AKBP Sugiharto SH Sik Msi yang ikut mendampingi menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Bhayangkara Residence ini merupakan wujud kepedulian sosial dari Pemda Brebes dan para donatur terhadap warga masyarakat sekitar yang diharapkan dapat segera digunakan untuk giat peribadatan. Masjid yang merupakan fasilitas penunjang di perumahan ini akan dibangun dengan ukuran 15×12 meter.
 “Pembangunan ini diharapkan dapat menampung ± 100 jamaah,” kata Kapolres.

Hadir dalam kegiatan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti, SE, MH, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono, Kapolres Brebes AKBP Sugiharto, SH, SIK, Msi,Kapolres Kota tegal Kab. Tegal, dan Pemalang, KA Pengadilan Agama Brebes Abdul Basyir, Kajari Brebes Transwara Adi, SH, Shum, Ka PN Brebes diwakili Waka PN Sugeng, SH, Para Kapolsek Polres Brebes, KH. Subhan Mamun Pengasuh Ponpes Assalafiyah Luwungragi Bulakamba Brebes, Para Kadin/Instansi Setda Brebes, Pengusaha P.O Dedy Jaya Group Brebes Muhadi, Muspika Wanasari, Pengembang Perum Bhayangkara Resistance Brebes Haris.


Selanjutnya Kapolda Jateng melanjutkan perjalanan ke Mapolres Brebes guna melaunching program Perpustakaan Keliling Bhabinkamtibmas dan Program Anak Asuh Polres Brebes.[Roni]

Selasa, 14 November 2017

500 Peserta Hadiri Peringatan HKN Ke 53 Di Alun Alun Brebes


Brebes-kabarjateng.com-500 lebih peserta dari Jajaran Pemerintah Kabupaten Brebes ikut peringati Hari Kesehatan Nasional yang di gelar di alun alun Brebes,Senin [13/11/2017].

Dengan mengusung tema " Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku ". Selaku Inspektur upacara Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE. MH. dan sebagai Komandan upacara Kepala Puskesmas Cikakak dr. Suhartono, M. Kes. 

            Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr.  Nila Farid Moeloek,  Sp. M (K) dalam sambutanya yang dibacakan oleh Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE. MH mengatakan Peringatan Hari Kesehatan Nasional yang saat ini kita laksanakan dengan mengangkat Tema " Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku ",sejalan dengan Program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga yang menekankan keluarga sebagai bagian penting dalam mendorong masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat.

            Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang menjadi inti Pembangunan Kesehatan sesuai Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan 
Keluarga. Kesehatan lingkungan keluarga memberikan dasar bagi seseorang untuk memiliki kebiasaan, perilaku dan gaya hidup yang sehat. Oleh karena itu, kita perlu terus berupaya untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat mulai dari lingkungan keluarga
.
        Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga pada dasarnya merupakan integrasi pelaksanaan program-program kesehatan baik Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) maupun Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) secara berkesinambungan.

            segenap jajaran kesehatan untuk senantiasa menggelorakan semangat revolusi mental melalui penghayatan dan pengamalan tiga nilai utamanya yaitu integritas, kerja keras dan gotong royong sehingga kita dapat mewujudkan cita-cita besar pembangunan kesehatan di Indonesia yaitu masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.

            Peringatan HKN Ke-53 Tahun 2017 tingkat Kabupaten Brebes ini turut dihadiri Wakil Bupati Brebes Narjo, SH, Dandim 0713/Brebes yang diwakili Danramil 01 Brebes Kapten Inf Nurhadi, Kapolres Brebes diwakili Kabagsumda Poekda Kab. Brebes H. Emastoni Ezam, SH. MH, Asisten 1 Setda Brebes H. Athoilah Satori, Msi, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Brebes dr. Sri Gunadi Parwoko,M.Kes, Direktur RSUD Brebes drg. Oo Suprlres Brebes Kompol Hery, Kajari Brebes yg diwakili Jaksa Fungsional Setia Adi, SH, Kepala  SKPDSana M. Kes, Para Kepala OPD Brebes, Para Kepala Puskesmas Se Kab. Brebes, Karyawan/Karyawati RSUD Brebes, RSUD Bumiayu dan RS Swasta, Karyawan / Karyawati Puskesmas se-Kabupaten Brebes. 

2 Personil Kodim Brebes Dipindah Tugaskan Ke Cilacap Dan Pekalongan


Brebes-kabarjateng.com- Bertempat di Lapangan Apel Makodim 0713/Brebes seluruh organik Perwira,Bintara,Tamtama dan PNS mengikuti upacara pelepasan pindah satuan untuk personel Bintara tamtamaupacara ini dipimpin langsung oleh Danramil 06/Kersana kapten Inf Sugeng Wiratno, Inspektur upacara Kepala Staf Kodim 0713/Brebes  Mayor Inf Ustadi Rahmad. Senin (13/11).

Personel yang pindah satuan kali ini sebanyak orang, masing-masing personel akan bertugas di tempat yang baru yaitu Serda Wagirun pindah ke Kodim 0703/Cilacap dan Kopka Dilli pindah ke Kodim 0710/Pekalongan.

Dalam kesempatannya Kepala Staf Kodim 0713/Brebes  Mayor Inf Ustadi Rahmad menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada personil yang pindah satuan karena dedikasi yang ditunjukkan selama ini, "semoga pengalaman yang telah diperoleh di Kodim 0713/Brebes dapat menjadi bekal berharga untuk mengemban tugas di satuan yang baru. dan  Hendaknya kita semua memahami bahwa pindah satuan adalah suatu peristiwa yang biasa dalam perjalanan karier seorang prajurit sebagai tuntutan dari kebutuhan organisasi satuan dan TNI angkatan darat umumnya."kata Ustadi Rahmad.

Setelah selesai melaksanakan upacara pindah satuan,  selanjutnya pemberian piagam dan ucapan selamat dari Kepala Staf Kodim 0713/Brebes  kepada personel bintara tamtama dan diikuti oleh para pejabat perwira Kodim 0713/Brebes.

Seluruh organik yang menghadiri upacara tersebut juga memberikan ucapan selamat kepada masing-masing personel yang melaksanakan pindah yang akan berangkat untuk pindah ke satuan yang baru.

Senin, 13 November 2017

Desa Bulusari Perankan Pemuda Sebagai Pilar Pembangunan


Brebes-kabarjateng.com-Masa depan suatu bangsa sangat di tentukan oleh generasi pemudanya, Pemuda merupakan tonggak perubahan, Pemuda merupakan harapan bangsa yang nantinya akan menjadi penerus cita cita luhur segenap bangsa Indonesia dan melindungi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal tersebut salah satunya yang menjadi acuan dasar bagi Asep trirosanto,SH.Kepala Desa Bulusari Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes sehingga saat di percaya memimpin desa Bulusari dirinya begitu dekat dan mensuport program kepemudaan di desanya.

Sebagai Pemimpin pemerintahan yang juga pernah menjadi ketua kepemudaan Asep tahu betul bagaimana pemuda itu butuh penyaluran kreasi sebagai bentuk dari wujud jatidiri pemuda, oleh karenanya ia yakin dengan dukungan dan motivasi dari pihak pemerintah desa. Kreasi jatidiri pemuda dapat tersalurkan ke arah yang lebih positif.

Di bawah naungan organisasi kepemudaan Karang Taruna, program  kepemudaan di desanya kini telah menjadi salah satu pendukung pilar pembangunan desa.

Di jelaskan Asep di antaranya giat Karang taruna telah melakukan acara penghijaun kembali, giat acara pemahaman bela bangsa, giat santunan dan lain sebagainya.

Selain giat di atas, di katakanya karang taruna di desanya juga melakukan giat seni musik melalui sebuah wadah  grup music, gelar sepak bola antar warga, bahkan saat ini team/ club sepak bola desa Bulusari menjadi salah satu dari empat club sepak bola dari Kecamatan Bulakamba yang mewakili di ajang turnamen Sepak bola Persab Cup yang di gelar di lapangan sepak bola desa Sitanggal.

Asep berharap, keikutsertanya team Bulusari di ajang Persab Cup  semata mata bukan berambisi meraih juara , namun lebih pada bagaimana menyalurkan bakat yang ke arah positif dan produktif “ Keikut sertaan team Bulusari di ajang Persab Cup Selain mengasah dan mencari bibit unggul pesepak bola, kami juga ingin kreasi bakat pemuda kususnya olah raga sepak bola dapat tersalurkan” kata Asep.

“dengan mengarahkan atau menyalurkan kreasi pemuda minimal dapat mencegah dan menjauhkan kenakalan kenakalan remaja pada hal yang tidak baik” lanjut Asep.

Sementara salah satu tokoh pemuda Desa Bulusari, Budi Harjo mengatakan” Giat kepemudaan desa Bulusari yang di naungi Karang Taruna memang saat ini padat kegiatan"kata Budi.

Ia menilai selain kepedulian pemerintah desa yang ikut mendukung dan memotivasi pemuda, kepemimpinan Kepala Desa yang dekat dengan pemuda menjadi komunikasi yang baik yang dapat menyatukan sudut pandang masa emas kepemudaan.[Roni]