Select Menu

Favourite

Berita Jateng

Nasional

Gambar template oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Berita Politik

Berita Parlemen

Ekonomi

Berita Hukum

Sepakbola

Simak Dulu

Semarang, Kabarjateng.com - Sesuai dengan undang-undang Pers no.40 tahun 1999 pasal 3 bahwa pers mempunyai fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial, maka kompetensi seorang wartawan wajib menjunjung tinggi profesionalitas dan indepensitas. Peran pers diharapkan dapat memberikan informasi yang tepat, akurat dan benar. Demikian diungkapkan sekertaris jendral Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun dalam acara pelatihan jurnalistik lanjutan untuk wartawan pemula yang berlangsung di Hotel Kesambi Semarang, Senin (16/12/2014).

Hendry mengatakan, seorang profesi kewartawanan di Indonesia haruslah memiliki uji kelayakan kompetensi. Bukti kompeten tersebut, lanjutnya, ditandai dengan sertifikat yang dikeluarkan oleh lembaga atau aliansi pers seperti PWI, AJI, IJTI, perguruan tinggi maupun media utama.

"Wartawan yang kompeten adalah mereka yang sudah lulus ujian dan dianggap menguasai berbagai kemampuan seperti paham menaati kode etik, kepekaan jurnalistik, pengetahuan umum dan yang terpenting itu independensi dalam diri yakni tidak terpengaruh maupun tidak dipengaruhi oleh sumber berita" ,ungkapnya.

Dalam menulis berita lanjutnya,seorang wartawan harus menakar penting/menarik tidaknya peristiwa dari sisi kepentingan publik. Selain itu proses mencari informasi harus sesuai dengan kode etik, berimbang dan jujur.

"secara khusus lagi, wartawan diharapkan memiliki panggilan hati dalam menulis berita, serta mengutamakan kepentingan publik" , Urainya menambahkan.

Seperti diketahui, peran media/pers disebut sebagai pilar keempat dalam sebuah negara demokrasi setelah eksekutif, legislatif dan yudikatif. Sejauh pers dapat dikelola secara profesional, sesuai dengan kaidah jurnalistik dan taat dengan kode etik, maka pers akan mampu memberikan perubahan bagi bangsa dan negara.

Dalam pelatihan Jurnalistik yang diselenggarakan Biro Humas Setda Provinsi Jawa Tengah tersebut, hadir sebagai pembicara yakni Sekjen PWI Pusat Hendry,Ch Bangun dan Ketua PWI Jawa Tengah Hendro Basuki. Adapun peserta yang mengikuti acara berasal dari kalangan wartawan Semarang, jajaran SKPD Jateng dan sejumlah Mahasiswa.@Bayu
Semarang, kabarjateng.com- Setelah sukses diraih Babyface Club & Karaoke dalam mengadakan Atlas Music Festival pada Oktober lalu, Desember ini acara yang identik dengan parade DJ itu hadir kembali.

Semakin Banyak tempat hiburan di Indonesia, untuk menghadirkan konsep lain daripada yang lain. Selalu ingin tampil beda dan memberikan yang terbaik kepada tamu, dan itu menjadi alasan mutlak setiap tim kreatif untuk menghasilkan muatan hiburan yang unik.

Sabtu 20 Desember 2014, Babyface Club & Karaoke menyatukan DJ Patricia dari Jakarta, Echa dari Bali, MC Camel dan Lady Dhie dari Yogyakarta, Rayi AS dari Bandung, Alicia dari Surabaya, dan tentunya talent - talent terbaik Kota Semarang.

Dengan menggelar acara bertajuk Atlas Music Festival, kota Semarang akan diwakili oleh Vicky Hardbeat, Duty Sanchez, Aeesha, MC Elvo, dan VJ Forte Glissant. Acara itu akan semakin meriah, karena tampil pula Babyface Sexy Dancer dan Candyled,.

"Bila Kami dipercaya menjadi Club nomor 1 di Jawa tengah, Kami harus konsisten menghadirkan hiburan yang lebih baik dan terus lebih baik, dan itu alasan Atlas Music Festival Kami hadirkan kembali, dan diharap menjadi icon event Parade DJ di Semarang." Tutup  Marketing Manager Babyface Club, Yoga Alkhadafi.@Aldy
Semrang, kabarjateng.com- Perayaan Natal sudah dekat, satu hal yang selalu ada dari tahun ke tahun adalah pohon natal. Sangat menyenangkan rasanya bersama keluarga menghias pohon natal dan mendekor ruangan dengan pernik-pernik natal. Memasang lampu-lampu natal dan membungkus kado-kado kecil untuk diletakkan di bawah pohon natal tadi.

Apa jadinya kalau koran – koran yang tidak terpakai menjadi satu kreasi yang unik. Untuk itu, Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini Hotel Dafam Semarang menyemarakkan dekorasi hotel dengan kreasi Pohon Natal dari bahan koran bekas. Tepat di lobby Hotel berdiri megah “Old Newspapper Chrismast Tree” dengan tinggi 2,5 meter lebar 1 meter, berbahan dasar koran bekas ± 6 kg, kayu bekas, pot bekas, serta kertas bekas.

Waktu yang dibutuhkan untuk membuat adalah 1 minggu dengan bahan-bahan lain yang di pakai yaitu lampu hias, pita hias, besi, dan cat warna emas sebagai sentuhan terakhir nan megah. Hasil karya ini dikerjakan langsung oleh team Engineering Hotel Dafam Semarang. Untuk menyambut kedatangan tamu di lobby kami menyiapkan bingkisan manis berupa “Jello Fruit” yaitu buah dengan isian jelly dengan rasa manis, dan dibagikan langsung oleh Dafam Santa Claus di area Lobby Hotel.

“Untuk melengkapi perayaan natal, kami menyediakan paket “Christmast Set Menu” dengan harga mulai dari Rp.110.000,-/pax, lRp.115.000,-nett/pax lalu Rp.135.000,-nett/pax  Anda dapat menikmati menu appetizer, soup, maincourse, dessert bersama keluarga dan kerabat”  jelas Suyitno – Food & Beverage Manager Hotel Dafam Semarang

 “Kami team PR setiap harinya membaca  koran – koran baik lokal maupun nasional, dari situlah tercetus ide kreasi koran – koran bekas untuk dijadikan suatu ikon yang unik menyambut natal dan tahun baru, maka terciptalah “Old Newspapper Chrismast Tree”, selain itu kami tetap mendukung campaign Go Green dengan menjalankan 3R (Reduce,Reuse,Recycle) di kreasi ikonik untuk menyambut para tamu dengan suasana Natal dan Tahun Baru di Hotel Dafam Semarang, pada saat check in banyak tamu yang mengabadikan foto bersama icon natal yang unik ini,” tutup Namira Fanessa, selaku Assistant Public Relation Manager Hotel Dafam Semarang@Aldy
Semarang, kabarjateng.com- Untuk kedua kalinya Hotel Djelita Jalan MT. Haryono Kota Semarang ini, di segel oleh pihak Satuan Polisi Pamong Praja Kota Semarang (Satpol PP) Selasa, (16/12). Penyegelan terpaksa dilakukan oleh Satpol PP karena pemilik Hotel tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Sesuai Undang-undang Perda Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bangunan di Kota Semarang. Pihak Hotel Djelita selama enam bulan pembangunan hotel tidak mempunyai izin.

"Kita sudah memberi surat peringataan pertama sampe ketiga, tetapi dari pihak hotel tetap melakukan kegiatan pembangunan." Ungkap Drs. kusnandir. MM, selaku Kabid Tibuntranmas satpol pp kota semarang. Kepadakabarjateng.com

Drs. kusnandir. MM juga menambahkan, apa bila dalam satu bulan semenjak penyegelan ini dilakukan pihak Hotel Djelita tidak bisa menunjukkan surat IMB maka pihak Satpol PP akan melakukan pembongkaran bangunan Hotel Djelita. Saat dikonfirmasi ke Hotel Djelita, pihak managenan hotel tidak bisa ditemui oleh kabarjateng.com@Aldy
Semarang, kabarjateng.com - Event spectacular yang menghadirkan artis berkelas nasional akan digelar besok Sabtu, 20 Desember 2014 dibuka jam 22.00 WIB di Entertainment Plaza, EP akan menampilkan grup band yang cukup digandrungi banyak penikmat musik Indonesia. Siapa yang tidak tahu akan lagu lagu mereka seperti “selimut tetangga - Sandiwara Cinta - Duri Cinta - Sakit Aku Sakit” lagu lagu hit mereka selalu jadi jawara di tangga lagu Indonesia.

Repvblik merupakan sebuah grup musik asal Indonesia. Band yang resmi terbentuk 24 Maret 2004 dan bermarkas di kota Bogorini mempunyai 6 orang anggota yaitu Ruri (vokal), Hexa (rhythm gitar), Lafi Hariyatulafian (bass), Tyar (keyboard, backing vocal), Chiel (drum), dan Ei (lead gitar).

Awalnya masing-masing personil memiliki band dan bersaing pada setiap festival yang dihelat di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bandung. Kemudian mereka berkumpul lantaran band masing-masing dilanda kevakuman. Mereka pun saling bersinergi dengan sebuah jiwa nasionalisme, anak-anak muda yang masih bertatus mahasiswa ini mengusung nama REPVBLIK.

Album pertama mereka adalah punya Arti dirilis pada awal tahun 2007 dengan hits single “Hanya Ingin Kau Tahu”. Kesuksesan album ini membuat mereka berani merilis album repackage bertajuk Arti Baru. Dalam album kedua ini, mereka memasukkan 2 lagu baru, yaitu "Buatku Abadi" (yang juga menjadi lagu hit pertama dari album ini) dan "Sudah Cukup" Menjelang bulan ramadhan 1428 H (2007 M), Repvblik ikut menyemarakkan dengan mengeluarkan album religi Hidupku Di Jalanku(2007) dengan 6 track andalan

Untuk menambah meriah acara ini, " kami juga menampilkan Sexy Naughty Band, Digital Monkey, Alexis Dancer dan VJ R’Motion yang akan menjadi bagian yang menarik dari event ini luar biasa ini." Tutup Bayu Wijaya, selaku Marketing Communication E-Plaza Semarang.@Aldy
Tim penyelamat mengevakuasi tubuh korban tanah longsor yang menyapu rumah-rumah di desa Jemblung, Banjarnegara, Jawa Tengah, 13 Desember 2014. Puluhan orang tewas dan lebih dari 100 hilang akibat longsor yang disebabkan hujan deras.
Yogyakarta - Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Dwikorita Karnawati mengatakan longsor yang terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada Jumat lalu, disebabkan faktor alam dan kesalahan pengelolaan kawasan.

"Di sana banyak dilalui oleh jalur patahan," kata pakar geologi dan pergerakan tanah ini di UGM pada Ahad, 14 Desember 2014.

Tanah longsor di Banjarnegara terjadi pada Jumat pukul 18.00 WIB. Ada 54 rumah yang tertimbun tanah. Akibatnya, 88 orang hilang, belasan orang tewas, 11 luka berat, dan 4 terluka.

Dwikorita sudah berkunjung ke lokasi longsor di Banjarnegara bersama tim investigasi bentukan UGM pada Sabtu sore, 13 Desember 2014. Tim itu kini masih berada di Banjarnegara untuk memetakan kawasan rawan lainnya.


Dwikorita menjelaskan akibat adanya sejumlah jalur patahan, kawasan Kecamatan Karangkobar memiliki tekstur daratan berbukit yang memiliki lereng curam dan tegak. Jalur-jalur patahan itu juga mengakibatkan ikatan lapisan batuan penyangga tanah saling terbelah dan rapuh.

Efek patahan, yang memudahkan longsor terjadi ini, didukung dengan karakter lapisan di bawah tanah yang berupa batu lempung atau napal. Saat hujan lebat terjadi, air yang meresap ke dalam tanah tertahan oleh lapisan batuan itu.

Akibatnya, permukaan batuan menjadi licin. Gundukan tanah dalam jumlah besar di atas lapisan itu mudah bergerak melaju ke area bagian bawah. “Saya sudah pegang contoh lapisan batuan napal itu, permukaannya licin dan terpecah-pecah sehingga juga rawan ikut longsor,” kata Dwikorita.

Lapisan tanah di atas batuan juga gembur karena banyak ditumbuhi pepohonan jenis perdu atau tingginya kurang dari enam meter. Adapun pohon-pohon lain yang tidak memiliki akar tunggang juga banyak tumbuh di sekitar lokasi longsor.

Selain karakter wilayah yang memang rawan, Dwikorita mengamati banyak drainase berkualitas buruk. Hujan lebat menyebabkan banyak air meluber ke luar drainase dan membebani lapisan tanah di lereng.




Sumber : Tempo.com
Semarang, kabarjateng.com – Sebuah Masjid yang terletak di Kelurahan Tawangmas, RT 6 RW 4, Semarang Barat, tiba-tiba roboh, Jumat (12/12/2014). Kejadian tersebut terjadi usai berlangsungnya shalat jumat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Diduga, rangka masjid bernama Baiturrochim itu roboh karena tidak kuat menahan beban kubah masjid yang mencapai berat sekitar tiga ton. Menurut Waltinah (30), warga sekitar yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian, masjid tersebut roboh  sekitar pukul 14.14 WIB.

“Saya ada di rumah, suaranya keras sekali, saya keluar melihat  gumpalan asap dari debu yang beterbangan di area masjid,” tuturnya usai kejadian. Dikatakannya, pada saat kejadian kondisi masjid sepi. Tetapi ia sempat mendengar ada seorang wanita yang ingin berwudlu terluka.

“Tadi ada wanita mau wudlu, pas masjid roboh langsung loncat. Terluka, kakinya terkilir, tapi tidak tahu sekarang di mana,” imbuhnya. Sementara, seorang takmir masjid, Jalal (49), mengatakan, belum diketahui secara pasti penyebab robohnya masjid yang dibangun sekitar tahun 2006 silam itu.

“Kubahnya sekitar tiga ton dengan diameter sekitar delapan meter. Kerugian pastinya belum tahu, disinyalir ratusan juta rupiah,” bebernya.@Bayu